LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Selamat Tinggal Anaku, Zhou Chen Yi


__ADS_3

Jingmi terhenyak sesaat dalam diam, dia mencoba mengkosentrasikan pendengaranya, karena suara tersebut sangat jelas ditelinganya, Ya, suara dari pendekar lonceng penghancur sukma terdengar begitu jelas, ada rasa bahagia pada perasaan Jingmi karena Zhou Chen Yi akan tumbuh dikalangan orang orang yang baik dan penuh kasih sayang, membuat dirinya benar benar ikhlas untuk meninggalkan putra satu satunya.


"Jangan khawatir Jingmi, aku dan Chang Mao berjanji akan menjaga anakmu." bisikan suara seorang pendekar mengalun melewati pendengaran Jingmi. Jingmi hanya mengangguk pelan. Dia sadar hanya dirinya yang mampu berkomunikasi dengan pendekar misterius tersebut, bahkan Yin He tidak mampu merasakan getaran dari pancaran suara pendekar lonceng penghancur sukma.


Kedelapan pendekar naga berkumpul, untuk ketiga Wei bersaudara masih menjadi bagian dari Wisma Giok dan mereka telah menjadi senior di Wisma Giok, sedangkan untuk Xiao bersaudara mereka mendirikan sebuah perguruan yang bernama sekte Pedang Suci, dan ketiganya menjadi tetua, sedangkan tetua paling tua adalah Xioa Yan, dalam kurun waktu setahun perguruan mereka sudah mencapai hampir 1000 orang yang berlatih disana, sedangkan Kalden menikah dengan adik temannya yaitu Jetsan dan mempersatukan dua keluarga penjaga gerbang selatan dan Gerbang utara.


Tetua Tuoli dan para tetua yang lain berkunjung menemui Yin He dan juga Jingmi, terutama Tetua Tuoli yang sangat bahagia dengan kehadiran seorang cicit laki laki. "Untung penyegelan selesai sebelum para tetua hadir, jika tidak, kita ngga tau apa yang terjadi." Bisik Xiao Zhuang kepada para pendekar naga yang lainya, "Kenapa untuk hal ini harus disembunyikan?" Tanya Xiao Yan kepada yang lainya, Akhirnya Wei Hanzu menjelaskan semuanya mengapa semua itu harusnya disembunyikan terkait keselamatan dari Zhou Chen Yi itu sendiri.


Setelah Feng Tian dan pasukanya ditumpas habis oleh Yin He dan para pendekar naga, nama mereka terkenal di keempat daratan kekaisaran, tapi masih ada beberapa yang menyelamatkan diri dan dalam waktu setahun ini mereka melakukan gerakan dibawah tanah untuk membangkitkan kembali sekte iblis, sekte iblis adalah sebuah organisasi dimana anggotanya percaya akan kekuatan iblis yang akan memimpin dunia, dan keyakinan mereka ini berdasarkan sebuah skrip kuno yang menyebutkan bahwa manusia terkuat adalah titisan dari raja iblis, hal ini menjadikan mereka membentuk semua sekte baru yang nantinya mereka akan memuja raja iblis yang baru, pertanda kemunculan raja iblis yang baru adalah bulan purnama darah, yaitu saat bulan purnama dengan bulat sempurna akan tetapi bulan tersebut berwarna merah darah, Sekte tersebut bernama Sekte Menara Hitam.


***


Jingmi yang sedang menyusui sangat terkejut melihat kehadiran para tetua yang ingin melihat anak mereka, awalnya Jingmi enggan untuk memberikan anaknya akan tetapi Yin He meyakinkan bahwa semua akan baik baik saja, dan apa yang menjadi kekhawatiran Jingmi pun tidak terjadi, para tetua tidak menyadari adanya kekuatan yang berada dalam tubuh Zhou Chen Yi , sepertinya formasi Yuan yang dibuat oleh Xiao Zhuang telah bekerja dengan sempurna.

__ADS_1


Tetua Tuoli memandangi putra Yin He dan Jingmi yang merupakan cicit pertama baginya, hal yang paling menggembirakan baginya, dia berjanji bahwa Zhou Chen Yi akan mendapatkan yang terbaik darinya, "Tenanglah Zhou Chen Yi, kakek buyut tidak akan membiarkanmu disakiti oleh siapapun, kakek buyutmu ini yang bakal selalu menjagamu dari segal hal yang mengancammu." Seperti sudah mengerti Zhou Chen Yi kecil menguap dan seperti orang tersenyum lalu tertidur dalam pangkuan Kakek buyutnya, melihat tingkah putranya seperti itu membuat Yin He dan Jingmi pun tersenyum haru, mereka tidak. ingin putra mereka tidak mendapatkan banyak kasih sayang, mereka tidak ingin kejadian yang mereka alami akan menimpa putra mereka.


Hari hari berlalu, bayi Jingmi dan Yin He tumbuh menjadi bayi yang sehat dan seperti bayi pada umumnya, yang membedakan adalah mata biru yang dimiliki oleh Zhou Chen Yi menjadi banyak perhatian, karena kebanyakan mata dari daratan kempat kekaisaran adalah berwarna coklat kehitaman, sedangkan warna mata Zhou Chen Yi adakah biru dengan pupil kemerahan, sehingga matanya terlihat sangat indah.


Jingmi menjadi seorang ibu yang super protekstif kepada putranya, pengasuhan Zhou Chen Yi langsung diasuh oleh Jingmi dan tidak boleh sembarangan orang boleh membawa atau sekedar bermain dengan Zhou Chen Yi, Yin He dan para tetua melihat hal ini sangat kasihan, mereka tahu waktu Jingmi dan putranya tidak lama sehingga dia sangat posesiv dan protektif kepada putranya, bagi yang tidak mengetahuinya akan menghujat Jingmi seorang ibu yang terlalu protektif dan nantinya membuat bayinya tidak akan bisa diasuh orang lain jika Jingmi sedang mandi atau melakukan aktifitas yang lainya.


Delapan bulan sebelum Yin He dan Jing Mi akan meninggalkan Wisma Giok, para tetua sudah memberikan sebuah pengumuman bahwa akan ada sebuah misi penting yang akan diterima oleh Wisma Giok dan meminta semua anggota atau para tetua untuk bersiap siap terkait dengan misi ini, para anggota semua bersiap siap, karena jika misi yang diberikan langsung dari Wisma Tetua dan bukan dari Wisma Misi seperti biasanya, maka misi ini adalah misi yang sangat penting dan rahasia.


***


" Lapor tetua, aku mendengar Wisma Giok akan menjalankan misi yang sangat rahasia dan penting karena melibatkan semua anggota Wisma Giok, tidak terkecuali dengan Yin He dan juga Istrinya, yang mengejutkan misi ini berbarengan dengan saat purnama darah dan juga kebangkitan sang raja iblis kita." Tetua Sekte Menara Hitam pun bangkit, raut mukanya berubah menjadi.seperti orang yang kebingungan, karena menurut skrip kuno, yang akan menjadi raj iblis berikutnya adalah manusia yang sangat kuat saat ini, "Apakah Yin He yang akan menjadi Raja Iblis baru? karena menurut skrip kuno yang menjadi raja adalah manusia terkuat, dan Hanya Yin He yang memenuhi kriteria tersebut. Aaaaaaaaa.. " Tetua Sekte Menara Hitam tersebut tiba tiba memegang kepalanya, karena jika Yin He maka tidak ada alasan yang kuat untuk dia menjadi seorang raja iblis, hal yang sangat membingungkan untuk difikirkan.


"Tetap awasi misi tersebut dan siapa yang akan ditugaskan untuk menjalankan misi tersebut." Tetua Sekte Menara Hitam memberikan arahan kepada mata matanya yang ditugaskan di Wisma Giok, karena informasi terkait dengan misi tersebut sangatlah penting karena menyangkut dengan kebangkitan dari raja iblis, "Aku takut mereka sudah mendengar hal ini dan memerintahkan Yin He untuk menggagalkan upaya kebangkitan dari raja iblis." Ujar Tetua Sekte Menara Hitam.

__ADS_1


Waktu terus berlalu dan kurang dari seminggu Yin He dan Jingmi harus meninggalkan semuanya, persiapan sudah dilakukan semuanya, para pendekar naga pun sudah datang untuk mengawal jalannya hal ini, mereka akan pergi ketitik dimana segel ketiga untuk membuka dunia iblis, saat Yin He dan Jingmi menyerahkan Jiwanya untuk disimpan di tubuh Zhou Chen Yi, maka saat itu juga jiwa raja iblis akan menguasai penuh tubuh Yin He dan Jingmi akan melepas jiwanya dan mengikuti Yin He dengan ikatan pernikahan diantara mereka, bisa Jingmi tetap didunia manusia, akan tetapi peran Jingmi disini sangat dibutuhkan untuk meredam amarah dan emosi dari Yin He yang nantinya akan menjadi raja Iblis.


Waktu yang telah ditunggu telah tiba, Jingmi memeluk erat putranya, butir air matanya mengalir dan menetes membasahi pipi putranya yang sedang tertidur didekapanya, dipandanginya wajah putranya lekat lekat sebuah ciuman kecil mendarat diwajah putranya, Guncangan batin Jingmi terlihat sangat jelas manakala Zhou Chen Yi diambil alih gendonganya oleh tetua Tuoli, hatinya sangat hancur manakala harus menyerahkan putra kesayanganya kepada tetua tuoli, Jingmi pun melangkah bergandengan tangan dengan sang suami, ditengah tengah sebuah formasi Yuan yang telah disiapkan oleh Xiao Zhuang, Jingmi dan Yin He bersiap siap untuk memberikan jiwanya kepada anak mereka.


"Proses ini akan sangat menyakitkan, sesuai yang aku baca pada sebuah manuskrip, bahwa perpindahan jiwa atau pengosongan jiwa lebih menyakitkan dari pada kematian, jadi sebelumnya aku mohon maaf kepadamu kaka Yin He, kau lah guru, kakak dan semuanya buat kami, kami akan selalu menjaga Zhou Chen Yi sepenuh jiwa kami, kami berjanji kepadamu." Setelah mendengar arahan dari Xiao Zhuang Yin He dan Jingmi hanya terdiam, tekat mereka telah bulat, demi umat manusia mereka merelakan diri mereka sendiri. Semuanya tidak yanh berbicara semuanya terdiam dalam hening, kesedihan yang sangat mendalam, karena kemungkinan hal yang menyakitkan adalah mereka akan bertemu Yin He dalam sebuah arena perang, dan hal ini pasti akan menjadi pertarungan yang menyedihkan , walaupun jika menang akan tetap kalah.


Xiao Zhuang langsung memulai perpindahan jiwa Yin He ke dalam tubuh Zhou Chen Yi, keringat dingin menahan sakit yang teramat sangat, membuat urat nadi mereka terlihat menonjol karena menahan sakit yang benar benar sakit, dan saat jiwa Jingmi dan Yin He telah berpindah, sebuah cahaya hitam mengelilingi keduanya, dan diakhiri dengan asap kemerahan yang mengelilingi mereka, kini tatapan Jingmi dan Yin He sudah tidak kosong melainkan tatapan yang sangat mengerikan sekali terpancar dari keduanya, auranya juga sangat dingin dan membuat semuanya tercekam dalam diam, Xiao Zhuang langsung mengaktifkan portal untuk membuka dimensi dunia iblis.


Yin He dan Jingmi meraung dan tubuhnya pun terpancar sinar merah yang kuat, dan portal dari dunia iblispun terbuka, sinar merah pun menyorot keatas, tepat kearah bulan purnama, dan sinar bulan tersebut berubah menjadi seperti bulan darah.


Beberapa saat kemudian hawa dingin menyeruak dan membangkitkan bulu kuduk sehingga semua yang ada disana pun merinding, apalagi ternyata setelah hawa dingin tersebut terdengar suata tawa Yin He dan Jingmi yang sangat menyeramkan, dan setelah portal tertutup, suara gemuruh petir menyambar nyambar dan dengan air laut dibeberepa daerah pun meluap tinggi kepemukiman dan beberapa lagi menghancurkan pembatas yang sudah dipasang dari pihak kekaisaran.


Tetua Tuoli masih belum bisa beranjak dari tempatnya. air matanya masih membasahi pipi keriputnya, semuanya beranjak untuk meninggalkan tempat tersebut.

__ADS_1


__ADS_2