
Chen Yi menatap ketiga binatang spirit didepanya.
"Tuan , lebih baik keluarkan semua aura dari Tuan, karena sudah saatnya tuan memperlihatkan siapa diri tuan sebenarnya." Bai Cuan kini menampakan wujudnya, hal ini membuat Chen terkejut manakala dia melihat sosok selama ini yang selalu membisikinya.
Sosok pemuda yabg tidak kalah tampan dengan Chen Yi, dengan coklat dan senyum mengembang, sosok Bai Cuan dapat menjadi saingan yang serius bagi Chen Yi soal mendapatkan wanita atau pasangan.
Dan ketiga makhluk spirit dihadapanya juga berubah wujud menjadi manusia, "Hormat kamu yang mulia, mulai hari ini Ras Makhluk Spirit sudah menemukan rajanya kembali."
ujar ketiganya.
Saat ketiganya memberi hormat kepada Chen Yi, mereka terkejut dan mundur kebelakang.
"Ada apa dengan kalian, mengapa kalian begitu pucat m..menatap." Kata kata Chen Yi terhenti, manakala dia melihat Pelahap Mimpi kini telah berevolusi menjadi gadis kecil dengan rambut warna merah dan yang lebih mengejutkan Chen Yi adalah tingkat dari gadis tersebut adalah puncak neraka. dua level diatas Chen Yi.
"Ini adalah pelahap mimpi, dan setelah aku memberikannya permata serigala elang dan juga permata tarantula merah." Ujar Chen Yi.
"Tapi yang mulia, apakah yang mulia tidak tahu, jika dia bukanlan hewan spirit, melaikan ras peri, ras yang selama ini dianggap telah musnah." Ujar jelmaan Phoenix api.
"Tuan, Ras Peri adalah dari golongan setengah dewa yang mempunyai kekuatan sihir alam yang sangat kuat, setelah pertempuran antar kekuatan baik dan buruk, Bangsa Peri telah memghilang."
"Dan yang tersisa adalah Bangsa Iblis, Dewa, Bangsa Manusia, dan Siluman."
"Dan kami sebagai bangsa binatang Spirit akhirnya bersembunyi sejak sang yang agung Phoenix menghilang."
Chen Yu duduk agar tingginy sama dengan gadis kecil berambut merah disampingnya, saat Chen Yi duduk menatap jelas mata dari gadis tersebut.
"Maafkan hamba tuan muda, saya tidak bermaksud menyembunyikan dari tuan, akan tetapi dengan kemampuan sebelumnya, hamba tidak bisa berkomunikasi dengah tuan."
"Baiklah siapa namanu?" Tanya Chen Yi sambil menatap lekat lekat mata gadis kecil tersebut.
"Maafkan hamba yang mulia, hamba tidak berhak mempunyai nama, karena sekarang hamba ada milik tuan."
Chen Yi pun terkejut, sambil menatap kearah gadis kecil berambut merah tersebut. " Baiklah kalau begitu aku panggil kau Nana."
__ADS_1
Nana pun membungkuk dan tersenyum kepada Chen Yi, " Terima Kasih Tuan atas nama yang diberikan."
Akan tetapi tiba tiba Nana langsung melesat kedepan Chen Yi,
Dhuar ..Dhuar..
Sebuah ledakan yang dahsyat langsung mengenai tempat mereka sedang berbicara, tubuh Chen Yi langsung terpental, untung saja Bai Cuan menggunakan perisai pelindung untuk menahan tekanan tersebut.
Yang lebih mengejutkan adakah Nana yang sedang melayang dengan kedua tanganya keatas menahan sebuah bola merah yang sangat besar.
Tiba tiba rambut merah nana langsung merambat dan menutup semua permukaan bolah merah tersebut dan perlahan lahan menyerap bola merah tersebut.
Tapi sebuah petir merah menyambar dari langit, akan tetapi dengan cepat Nana langsung melempar sisa bola merah tersebut keatas untuk menangkis petir merah tersebut.
Sebuah ledakan tidak terelakan lagi, dan dengan satu tarikan tangan dari nana, sebuah tubuh dari terjatuh langit.
"Siapa kau sebenarnya? mengapa kau bisa menahan petir merah milikku, dan terlebih juga kau..!" sosok lelaki dengan tubuh setengah burung dengan kaki seperti burung elang memuntahkan darah segar.
"Kau Iblis rendahan, tidak perlu tahu siapa aku, dan yang paling aku benci kau akan membuat tuanku celaka." Ujar Nana dengan mata yang tajam kearah manusia setengah burung tersebut.
Chen Yi merasakan kekuatan lelaki setengah burung dihadapanya mempunyai kekuatan yang hampir sama dengan Nana.
Akan tetapi kenapa Nana bisa dengan menangkis dan bahkan menjatuhkan lelaki tersebut dengan mudahnya.
Nana tanpa banyak kata, langsung menyerang sosok setengah burung tersebut, kan tetapi dengan Nana langsung ditangkis dengan sayap lelaki tersebut.
Akan tetapi lagi lagi sosok tersebut terkejut dengan apa yang terjadi, yaitu dengan mudah Nana menembus perisai sayapnya dan pukulan Nana langsung meremukan lelaki burung tersebut.
"Laknat kau bocah, aku tidak akan bermain main lagi." Ujar sosok hitam tersebut, dan dengan cepat dia lansgung menyerang Nana.
Akan tetapi hal hanya untuk bermaksud mengecoh kosentrasi Nana, dan dengan secepat kilat pukulan sosok berwujud setengah burung tersebut mengalihkan seranganya kearah Chen Yi.
Chen Yi yang sadar akan keadaan tersebut langsung mengaktifkan Qi Hitam miliknya.
__ADS_1
Sehingga saat pukulan sosok sosok setengaj burung tersebut menyerangnya.
Sosok tersebut belum juga sadar, bahwa orang yang dia incar lebih berbahaya walaupun secara kekuatanya jauh dibawahnya.
Bang..!
Sebuah benturan sangat keras pun tak terelakan, dan kekuatan dari sosok tersebut langsung di serap oleh Chen Yi.
Dengan tenang Chen Yi menyerap kekuatan musuhnya, dan kini sosok tersebut hanya bisa menggelepar karena seluruh kekuatanya kini sedang dihisap paksa oleh Chen Yi.
Pemandangan yang sangat mengerikan terjadi, tubuh setengah burung tersebut menggelapar dan menjerit tertahan, tubuhnya mulai meleleh dan hancur sampai yang tersisa adalah abu dari tubuhnya.
Pemandangan ini membuat semuanya merinding, sungguh mereka tidak akan percaya sosok didepanya adalah seorang anak yang akan menginjak umur 10 tahun.
Akan tetapi kemampuan dan cara membunuhnya sungguh sangat mengerikan.
"Nana, terima kasih kau telah menolongku, tapi jika tidak aku perintahkan jangan lagi kau bertindak sendiri." Ujar Chen Yi menatap tajam kearah Nana.
Sekarang semua penghuni lembah neraka telah berkumpul, sebenarnya lembah neraka berada di benua timur, untuk perguruan pertama sakti ada benua Utara.
"Semuanya penghuni lembah neraka, sambutlah raja kalian, "Yang Mulia Chen Yi." Ujar lelaki jelmaan kuda bertanduk emas tersebut.
Dan sebuah siluet burung Phoenix biru melayang mengitari meraka.
Chen Yi pun menyapa semuanya, kini Chen Yi mempunyai harapan untuk bertemu dengan kedua orang tuanya.
Setelah mengumpulkan semua rakyatnya, dan juga Chen Yi memperbaiki pertahanan portal langit dengan membuat Array dibeberapa titik portal langit.
Sebelum Chen Yi akan meninggalkan lembah neraka, dia memanggil Singa Emas yang berada di hutan terlarang dilembah angin.
Singa emas dan pemimpin kawanan datang ke Lembah Setan, "Singa Emas, kau bantu mereka menjaga lembah ini sebagai perwakilanku, dan kau bisa datang kapan saja mengabariku jika ada seseatu yang penting.
Singa emas yang sekarang berwujud pemuda yang seusia dengan Chen Yi hanya mengangguk, setelah semua udah jelas, kini saatnya Chen Yi kembali ke perguruan Pertapa Sakti.
__ADS_1
Semuanya menunduk dan memberi hormat saat Chen Yi melangkah pergi meninggalkan lembah neraka.