LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Bersatunya Dunia Peri Hitam dan Peri Putih


__ADS_3

Saat Chen Yi dan Nana akan melangkah pergi, Kepergian mereka ditahan oleh Naraz yang ingin menyampaikan sesuatu kepada Chen Yi.


"Maafkan kami Tuan, bukan niat kami untuk menahan kepergian tuan, akan tetapi bolehkah kami meminta satu permintaan pada Tuanku."


Nana pun segera bertindak untuk mengatakan agar jangan membuat Chen Yi untuk menunda lagi kepergianya, akan tetapi dengan cepat Chen Yi mencegah dan memegang tangan Nana agar tidak mendekat kearah Naraz.


Naraz langsung tertunduk dan mundur kebelakang saat tatapan Nana berubah menjadi tatapan yang penuh ancaman.


"Tuan mohon dengarkan aku, dengan ini kemungkinan tuan dapat segera menemukan iblis bumi dan mendapatkan kunci gerbang ke dunia iblis." Ujar Naraz dengan penuh keyakinan.


"Apa yang sebenarnya yang ingin kau katakan, dan kau inginkan." Chen Yi memandang Naraz dengan dingin dan penuh selidik.


"Tuan, hanya kau yang bisa membantu kami, karena kau mempunyai elemen cahaya dan elemen kegelapan, yang kamu inginkan adalah lepaskan bangsa peri hitam, beri mereka cahaya, dan juga beri kami kegelapan." Ujar Naraz sambil bersujud.


Kata kata Naraz membuat Chen Yi berfikir ulang, mengapa Naraz meminta hal yang sangat aneh.


"Aku masih belum mengerti apa maksudmu Naraz?" Ujar Chen Yi, sementara Nana semakin tajam menatap ke arah Naraz.


"Apakah tuan tidak memperhatikan, dialam Peri kami, tuan tidak menemukan malam, sehingga kamu tidak bisa merasakan dan melihat keindahan cahaya saat malam. sedangkan disisi gegelapan, yang ada hanya malam, sehinggga mereka tidak bisa menikmati keindahan bunga dan aneka warna pada pagi, siang dan sore hari."


"Maka kami meminta tolong, pada tuan karena tuan adalah yang terpilih, kami mohon tuan." Naraz dan seluruh rakyat peri putih pun besujud dihadapan Chen Yi.


"Baiklah aku akan berusaha." Ujar Chen Yi, kemudian Naraz menjelaskan semuanya secara terperinci. Chen Yi hanya mengangguk, keterangan dari Naraz sudah lebih dari cukup.


Mereke kemudian menuju kesebuah sebuah gua yang berada di hutan yang terletak didalam kota, dengan penjagaan formasi khusus dari alam peri.


ketika mereka berada dalam hutan ,Chen Yi sangat akrab dengan aura yang terpancar di tengah tengah hutan tersebut.


Mereka tiba disebuah kolam dimana tengah tengah tengah kolam ada dua ikan koi hitam dan ikan koi berwarna putih.


akan tetapi kedua ikan tersebut sepertinya terpisah oleh dinding yang tak terlihat, kolam tersebut seakan akan terbagi menjadi dua sehingga keduanya hanya berenang disekitar mereka saja.

__ADS_1


Chen Yi mengerti ada sebuah formasi aray tingkat surgawi yang memisahkan mereka, kemudian Chen Yi bersila persis dipinggir kolam, dan kedua tanganya dimasukan kedalam kolam tersebut.


dibagian kanan yang terdapat ikan koi berwarna putih, Chen Yi memberikan aliran Qi Kegelapan dan sebelah kiri yang berisi ikan koi berwarna hitam, oleh Chen Yi dialiri elemen cahaya.


ketika kedua elemen yang berbeda mengaliri ke kolam tersebut membuat gejolak hebat di kolam tersebut.


Kolam yang awalnya tenang dan jernih,kini bergejolak hebat, airnya mengeluarkan gelembung gelembung kecil kemudian membiat sebuah pusaran.


Pusaran tersebut, membuat kedua ikan tersebut saling berputar, tiba tiba tanah disekitar hutan bergetar hebat, matahari yang awalnya bersinar, tiba tiba tenggelam dan digantikan dengan cahaya bulan yang tenang, hal ini membuat semua rakyat peri putih bersorak sorai.


Chen Yi terus berusaha untuj menstabilkan kedua elemen yang berada di dalam kolam tersebut.


"Tuan, gunakan vajra untuk menyeimbangkan kedua kekuatan tersebut." Ujar Bay Cuan dari ruang jiwa milik Chen Yi.


Chen Yi segera mengeluarkan Vajra dari penyimpanannya, kedua ujung Vajra langsung bersinar memancarkan cahaya petir yang sangat kuat.


Chen Yi langsung melempar Vajra ketenga kolamz dan senjata tersebut berputar dengan kuat, dan anehnya putaran dari vajra ini berlawanan dbegan pusaran air pada kolam tersebut.


Dampaknya adalah, kini ada sebuah gerbang yang berada digua tempat kolam tersebut pun terbuka, Naraz yang melihat tersebut pun tersenyum.


Kini dari dalam formasi pada gua tersebut muncul para peri dengan wajah cantik dan tampan, hanya saja sayap mereka berwarna hitam legam.


"Salam Naraz, terima kasih akhirnya kutukam tersebut menghilang." Ujar seorang lelaki yang wajahnya sangat tampan, kulitnya halus bak pualam, matanya biru dengan rambut panjang keperakan.


"Seharusnya kau tidak berterima kasih padaku, tapi kepada tuan kita yang ada didepanmu." Ujar Naraz.


Lelaki tersebut terkejut melihat Chen Yi yang ada didepanya, dengan mata biru keemasan dan rambut keperakan, dan yang paling mencolok adalah delapan sayap keemasan dimiliki oleh Chen Yi membuatnya langsung bersujud diikuti oleh semua peri yang bersayap hitam.


"Maafkan kami yang mulia, atas kelancangan kami yang mengabaikan yang mulia, perkenalkan nama saya adalah Narez, saudara kembar Naraz."


"Kami berasal dari dunia peri hitam, dan kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang mulia."

__ADS_1


"Kini kalian semua sudah bebas, aku akan segera kembali dari dunia peri." Ujar Chen Yi.


"Tunggu yang Mulia."Narez menoleh melihat kearah Naraz, kemudian dibalas dengan anggukan Naraz.


Keduanya menyatukan kedua tanganya, dan cahaya hitam putih dari kedua tangan mereka memancar kesegelah arah.


Sebuah cahaya keemasan keluar dari kedua tangan Narez dan Naraz yang saling menggenggam.


"Maaf Tuanku, hanya itulah yang bisa kami berikan, itu adakah inti kekuatan peri, Tuan bisa memanggil kami kapan saja kalau Tuan membutuhkan kami."


Chen Yi mengangguk. dia merasakan energi elemen KEGELAPAN dan CAHAYA milikinya meluap luap.


Dengan cepat Chen Yi merangkai sebuah formasi portal untuk keluar dari dunia peri.


Setelah dia dia merangkai simbol rune dan aksara yag rumit, sebuah retakan dimensi tercipta, dan lobang dengan warna putih kebiruan muncul.


Chen Yi dan Nana segera memasuki lobang portal dimensi tersebut dan meninggalkan dunia peri.


Nana dan Chen Yi yang sudah menemukan tubuh sejati peri langsung menyembunyikan sayap mereka. Akan tetapi rambut keperakan Chen Yi tetap tidak berubah.


Setelah beberapa saat mereka keluar disebuah hutan dengan aura kepekatan yang sangat kuat.


"Tuan muda sepertinya ini adalah hutan kematian, dari auranya aku bisa merasakan tingkatan beberapa hewan iblis berkeliaran." Ujar Nana.


"Hahahahaha..sepertinya saat yang cocok untuk meregangkan otot otot kita tuan." Ujar Nana sambil menyeringai menatap kedepan hutan kegelapan.


Belum sempat Chen Yi mengucapkan kata kata Nana telah melesat dan terdengar sebuah pertempuran dan raungan hewan buas dari dalam hutam kegelapan tersebut.


"Menarik sekali, ternyata kau buas juga Nana." Tiba tiba Bay Cuan muncul disamping Chen Yi dan membuat Chen Yi sudah mengambil kuda kuda untuk menyerang.


"Aku punya informasi menarik tuan, ada Turnamen di benua gelap, dimana pemenangnya akan memperoleh kesempatan untuk masuk area gelap, disanalah terdapat portal menuju dunia iblis, apakah tuan tertarik untuk kesana?" Tanya Bay Cuan.

__ADS_1


"Ide bagus, karena aku juga tidak punya informasi lain, sebaiknya aku tunggu Nana bermain terlebih dahulu, biarkan dia puas melatih pondasi dan juga kemampuan barunya."


__ADS_2