
Menjelang sore hari, Elkan mengajak Mira mengunjungi Flagstaff Hill Maritime Village. Ya, Desa Maritim Flasgstaff adalah sebuah desa yang berada di pantai barat daya Victoria, Asutralia. Di desa ini ditatap sedemikian rupa, menyerupai desa pada tahun 1870-an. Selain ini di desa ini menyimpan Mercusuar asli dan Garnisun Warrnambool.
Mengunjungi tempat ini membuat Elkan dan Mira benar-benar healing sekarang. Perbukitan hijau berpadu dengan pantai barat Victoria, dan mercusuar yang berdiri kokoh seakan menjadi panorama yang sangat indah. Bukit-bukit seakan mengelilingi tempat itu, panorma laut biru kehijauan yang cemerlang, sebuah kolam yang tenang dan memantulkan langit biru tua. Serta perahu-perahu yang bersandar di sana.
"Aku baru tahu ada tempat seindah ini," ucap Mira dengan mengamati perbukitan hijau berpadu dengan lautan biru.
"Indah banget ya, Honey. Berkah double kan untuk kita bisa liburan musim dingin dan juga berkumpul dengan keluarga," ucap Elkan.
"Ya, bener banget. Bahkan kita tidak dilarang yah untuk jalan-jalan berdua begini," balas Mira.
Elkan tersenyum, kemudian dia menautkan tangannya di tangan Mira. Menggandeng tangan yang ukurannya lebih kecil dari tangannya, terus berjalan menyelaraskan kaki-kaki mereka. Hingga kemudian Elkan mengajak Mira untuk menaiki tangga bergulir naik ke mercusuar. Dari atas mercusuar, keduanya bisa melihat lautan biru yang luas.
"Indah banget," ucap Mira yang begitu takjub dengan pemandangan yang ada di depan mata.
"Suka?" tanya Elkan.
"Sangat suka. It's the best day of my life," balas Mira.
__ADS_1
Bisa mengunjungi tempat yang sangat indah, pemandangan alam yang indah dan tempatnya hening. Bahkan di sana seakan keduanya yang mendengar gemericik angin, dan burung-burung berkicau. Lautan di depan mata pun begitu tenang.
"Me too. Ini hari terbaik dalam hidupku bersamamu," balas Elkan.
Elkan yang semula berdiri di samping Mira, kemudian mula berdiri di belakang Mira. Tangannya dengan tanpa permisi mendekap Mira dan belakang. Menikmati gemerisik angin, menatap birunya lautan yang menyilaukan, dan langit biru yang sangat bersih di atasnya seakan menjadi momen yang menghadirkan romansa untuk pasangan muda itu.
"Aku selalu ingin, mengunjungi tempat-tempat yang indah seperti ini bersama kamu. Sembari memeluk kamu," ucap Elkan.
Dia menaruh dagunya di bahu Mira. Berbicara dengan tersenyum. Sembari dekapannya kian menguat. Ingin menikmati semua yang ada di hadapannya seperti ini bersama dengan Mira.
"Malu, Kak ... kalau ada orang yang melihat kita atau tertangkap CCTV gimana coba? Kita di ruang terbuka," balas Mira.
Mira terkekeh. Bukannya tidak suka, dia sangat suka ketika Elkan memeluknya seperti ini, tapi juga malu dan was-was karena sekarang mereka berada di tempat terbuka. Dekapan yang hangat di atas mercusuar sembari menikmati panorama menjadi hal yang romantis untuk keduanya.
Perlahan, Mira mengurai dekapan Elkan, kemudian dia mensejajarkan berdirinya dengan Elkan. Kali ini giliran Mira yang tanpa permisi memeluk suaminya, melingkarkan tangannya di pinggang Elkan dan menyandarkan kepalanya di dada suaminya. Wajahnya penuh senyuman, tapi Mira sama sekali tak berbicara.
Hingga akhirnya, Mira menengadahkan sedikit wajahnya dan berbicara kepada suaminya itu. "Aku cinta kamu, Kak. I Love U," ucap Mira.
Mendengarkan pengakuan cinta dari istrinya, Elkan tersenyum. Dia sangat senang karena sekarang istrinya tidak menutupi perasaannya. Bahkan Mira justru sekarang yang sering kali mengatakan rasa cintanya kepada suaminya itu.
__ADS_1
"I Love U, too ... Honey!"
"Kak, kalau liburan kuliah, kita eksplore tempat-tempat yang indah kayak gini mau? Untuk kenangan nanti saat kita kembali ke Indonesia atau saat kita tua nanti. Mau?" tanyanya.
"Tentu mau, Honey. Kita di sini sampai senja yah. Kapan lagi kita bisa mendapatkan senja di atas mercusuar kayak gini," ucap Elkan.
Mira menganggukkan kepalanya. "Iya, Kak ... aku sih ngikut kamu saja kok. Cuma anginnya kenceng yah," balas Mira.
"Tenang ada aku yang bakalan memeluk kamu," balas Elkan.
Keduanya terkekeh geli. Ada kalanya mereka berpikir menikah di usia muda tidak buruk juga. Selain romansa yang dia lakukan juga tidak salah, tapi juga bisa membuat banyak kenangan indah berdua.
"Nanti kamu mau lihat domba-domba tadi tidak? Ada kafe dan toko souvenir yang menjual hiasan khas desa maritim ini," ucap Elkan.
"Enggak. Di sini saja. Menikmati pemandangan bersama kamu. Sweetest place," balas Mira.
Lagi-lagi Elkan tersenyum. "Duh, kamu manis banget gini, gimana aku enggak cinta sama kamu. Manis-manis gimana gitu," balas Elkan.
Pasangan muda itu tertawa bersama. Saling memeluk satu sama lain. Itu adalah tempat yang indah dan tenang. Mira akan mengingat bahwa pernah mengunjungi tempat seindah ini bersama dengan Elkan. Hamparan laut biru di tepi benua berpadu dengan angkasa biru di atas kepala. Sangat indah. Flagstaff Hill Maritime Village akan selalu Mira kenang sebagai salah satu tempat terindah yang pernah dia kunjungi bersama dengan Elkan.
__ADS_1