Romansa Pengantin SMA

Romansa Pengantin SMA
Orang Tua Muda Milenials


__ADS_3

Tiga hari berada di Rumah Sakit dimanfaatkan Mira bukan hanya sekadar untuk pemulihan atau recovery usai operasi Caesar, tapi Mira sekaligus mengambil kelas mengurus baby new born di Rumah Sakit. Dengan demikian tiga hari di Rumah Sakit dimanfaatkan Mira dengan baik.


Mengenai mengganti diapers, memandikan baby, berbagai posisi memberikan ASI untuk baby twins dan kelas lainnya Mira ikuti. Sementara, Elkan turut mendampingi. Tak jarang, Elkan ikut-ikutan bagaimana caranya mengganti diapers atau menggantikan pakaian babynya.


"Ada kesulitan enggak Mom Mira dan suaminya?" tanya perawat di sana.


"Kalau aku awalnya kaku ya Suster. Mungkin karena belum terbiasa. Banyak latihan dan praktik langsung, pasti nanti akan segera bisa yah," jawab Mira.


"Iya, Mom. Banyak praktik langsung. Nanti sudah pinter dengan sendirinya. Ngomong-ngomong Mom Mira ini usianya masih muda banget yah ... baru 22 tahun, menuju ke 23 tahun," kata perawat itu.


Mira kemudian tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Iya, Suster. Masih muda," balas Mira.


"Seusia anak saya loh. Anak saya 22 tahun masih kuliah. Mom Mira sudah punya Baby," kata perawat itu.


Tidak bermaksud apa pun, tapi memang biasanya anak-anak seusia Mira masih menempuh pendidikan Strata Satu. Sementara, Mira sudah harus mengasuh baby. Mira juga tak tersinggung, dia malahan terkekeh geli.


"Saya pengantin muda, Suster. Sekarang jadi Orang Tua Milenials," jawabnya.


"Iya yah, masih muda gitu. Generasi milenial sudah punya baby, tapi beda generasi kok. Babynya ini kan sekarang disebut Generasi Alpha," kata Suster itu.


Wah, Mira justru merasa senang karena bisa mengobrol dengan perawat yang memiliki wawasan luas. Terbukti bahwa perawat itu mengetahui bahwa generasi Aryan dan Aaliya ini disebut sebagai generasi Alpha.


Generasi alpha sendiri adalah anak-anak yang lahir di dunia digital, anak yang sudah akrab dengan dunia teknologi. Kebanyakan anggota Generasi Alfa adalah anak-anak dari Milenial dan cucu dari baby boomers. Maka benar adanya kalau Mira menyebut dirinya sebagai orang tua Milenials.


"Sehat ya Moms Mira. Nanti kalau mau imunisasi atau spa baby semoga ketemu lagi," kata perawat itu.


Menyelesaikan tiga hari di Rumah Sakit. Sekarang, Mira sudah diperbolehkan untuk pulang. Elkan menyelesaikan administrasi terlebih dahulu. Usai itu, Elkan masih membawa obat yang harus diminum Mira sampai dua minggu ke depan. Kala itu bertepatan dengan Mama Sara dan Mama Marsha yang datang ke Rumah Sakit. Keduanya memang ingin menjemput cucunya dan membawanya ke rumah.


"Biar Mama yang gendong, Ra. Kamy gandengan tangan saja Elkan," kata Mama Sara.


Mira tertawa geli rasanya. Sebab, Mama Sara menggendong Aaliya dan Mama Marsha menggendong Aryan. Sementara Mira berjalan pelan-pelan sembari bergandengan tangan dengan suaminya.

__ADS_1


"Enak yah, ada Oma-Oma yang gendongin cucu."


"Katamu, orang tua milenials, Honey. Sudah ada Oma dan Opanya. Kita juga lebih nyantai. Gak apa-apa, biar kamu juga cepet recovery," balas Elkan.


"Iya, Kak," balas Mira.


Kala melewati beberapa anak tangga, Elkan memperingatkan istrinya agar berjalan lebih hati-hati. "Hati-hati, Honey. Ada anak tangga," kata Elkan.


"Iya, jalannya pelan dikit, Kak. Kadang masih nyeri," balas Mira.


Elkan menganggukkan kepalanya, sembari memperlambat langkah kakinya. Pastilah ada nyeri di luka bekas sayatan yang ada di perutnya. Yang penting Elkan akan berhati-hati, dia tak ragu menyamakan langkah kakinya dengan Mira.


Sekarang, Elkan mengemudikan sendiri mobilnya. Mira duduk di depan, sementara di belakang ada Mama Sara dan Mama Marsha dengan baby Twins. Terasa Mira yang benar-benar santai rasanya.


"Newbie Parents tersantuy," kata Elkan.


"Iya, biar kalian nyaman. Mira juga pulih dulu. Kan Oma dan Opanya masih muda-muda," balas Mama Sara.


"Percaya, Ma. Duh, kita ini memang keluarga santuy kok," balas Elkan.


Di depan pintu rumahnya sudah ada Papa Abraham, Papa Belva, Kak Evan, Kak Andin, Marvel, dan rupanya adik kandung Elkan yaitu Eiffel datang juga dari Paris. Ya, memang Eiffel datang karena sedang liburan semester. Selain itu, dia bahagia akhirnya memiliki keponakan dari kakak kesayangannya yaitu Mira.


"Eiffel pulang, Ma?" tanya Mira.


"Sedang liburan, Ra. Katanya dia pulang spesial untuk kamu, kakak tercintanya Eiffel," balas Mama Sara.


Ketika Mira turun dari mobil, Eiffel sudah berlari dan memeluk Mira. "Kak Mir ... aku pulang dari Paris untuk Kakak loh," katanya.


"Thanks udah mau pulang. Kangen kamu, Eif," balas Mira.


"Congratulations ya Kak. I am very happy for you," kata Eiffel.

__ADS_1


Setelahnya ada Andin yang menyambut Mira. "Akhirnya, Mom milenial sudah tiba. Sorry gak bisa menengok ke Rumah Sakit yah, Ra. Selamat yah. Duh, lucu-lucunya keponakan Onty," kata Andin.


Begitu juga Evan yang memberikan selamat untuk Mira dan Elkan. "Congratulations yah buat kalian berdua. Kalian selalu satu langkah di depanku, tapi aku bahagia banget. Resmi jadi Uncle yah," kata Evan.


"Segera menyusul yah, Kak Ev," balas Mira.


"Our baby will coming next year," balas Evan.


Tentu itu adalah kejutan untuk semua keluarga. Rupanya Evan membagikan kabar bahagia juga kepada seluruh keluarga yang berkumpul.


"Andin hamil, Van?" tanya Papa Belva.


"Ya, Pa. Mengikuti jejak Elkan dan Mira," jawab Evan.


Eiffel pun segera memeluk kakak pertamanya itu. "Selamat, Kak. Aku usahakan tahun depan, sembilan bulan lagi, aku akan pulang ke Jakarta. Kak Andin selamat yah. Eiffel ikut bahagia."


Wah, itu benar-benar momen yang luar biasa. Artinya keluarga Agastya akan terima cucu lagi sembilan bulan lagi. Mama Sara dan Papa Belva merasa sangat bahagia. Doa mereka Andin juga akan sehat-sehat sampai persalinan nanti.


"Nama babynya siapa, Ra?" tanya Andin.


"Tebak, siapa, Kak. Artis India kesukaan Kakak loh namanya," balas Mira.


"Aaryan dan Aaliya?" tanya Andin histeris.


"Iya, aku pakai. Cakep dan cantik kan. Kakak nanti cara nama yang lain," balas Mira dengan tertawa.


"Ah, jahat banget sih, Ra. Duh, kalau keduanya sudah kamu pakai, nama anakku sapa dong?" tanya Andin. Dia pura-pura memasang wajah sedih.


"Sara itu cantik, Kak. Matanya indah," balas Mira.


"Sama seperti Mama dong," balas Andin.

__ADS_1


"Gak apa-apa. Mama kan juga cantik. Boleh kok," balas Mira.


Mendengar obrolan istrinya dan kakak iparnya, barulah Elkan tahu nama kedua anaknya itu sengaja diambil dari pesohor di anak benua India. Kocaknya Mira yang memberi nama anaknya berdasarkan artis kesukaan Kakak iparnya. Benar-benar orang tua milenials yang berpikir out of the box. 😅


__ADS_2