Romansa Pengantin SMA

Romansa Pengantin SMA
Banyak Bersyukur


__ADS_3

Pulang ke rumah dengan Baby Twins tentu menjadi suasana yang baru untuk Mira dan Elkan. Ada suara tangisan bayi, aroma dari minyak telon yang khas, dan juga nyanyian dari Mira atau kadang Elkan untuk Aryan dan Aaliya.


Malam harinya, ketika Mira tengah menidurkan bayi kembarnya, Elkan pun turut memeluk istrinya itu.


"Masih berusaha menidurkan twins yah?" tanya Elkan.


"Iya, Kak ... yang Aaliya sudah tidur, tapi Aryan masih kuat banget minum ASI," kata Mira.


Elkan menganggukkan kepalanya perlahan. Dia memang melihat sendiri bagaimana Aryan yang terlihat lebih banyak untuk porsi ASI-nya. Mungkinkah karena baby nya itu cowok, sehingga porsi ASI nya memang jauh lebih banyak?


"Honeyku sudah benar-benar jadi Mommy sekarang," kata Elkan.


Tentu Elkan mengatakan semua itu karena melihat sendiri bagaimana Mira selama ini bertumbuh. Sejak Mira masih kecil, Kanak-Kanak, menjadi remaja, hingga akhirnya menikah dengannya dan sekarang menjadi seorang Mommy. Tentu itu adalah waktu yang sangat panjang. Akan tetapi, Elkan menikmati bagaimana perubahan istrinya. Semuanya sangat menakjubkan.


"Kamu juga sudah menjadi Daddy, Kak," balas Mira.

__ADS_1


Elkan kemudian tertawa perlahan. Namun, sekarang karena ada baby, Elkan menutupi mulutnya kala tertawa. Bagaimana pun takut mengganggu kalau Aaliya terbangun.


"Siapa yang akan menyangka aku menjadi Daddy di kala usiaku 24 tahun, Honey," kata Elkan sekarang.


"Kita sama-sama masih muda, Kak ..., tapi sudah menjadi parents. Bahagia sih, aku selalu bersyukur. Empat tahun menikah denganmu, dan sekarang dianugerahi Baby Twins. Rasanya senang banget," balas Mira.


"Bener, kita bertumbuh bersama, Honey. Dari kita masih Kanak-Kanak, menjadi remaja, dan sekarang fase dewasa menjadi orang tua. Kita akan selalu bertumbuh sampai nanti menjadi tua, membesarkan anak-anak kita," balas Elkan.


Rasanya memang begitu adanya. Teman sedari kecil, tetanggaan sejak kecil, menikah di usia muda, dan sekarang sudah menjadi orang tua. Seakan tidak ada kata lain di dalam hati mereka berdua selain bersyukur.


"Luar biasa sih, walau aku tidak sempurna dan masih banyak belajar banyak. Akan tetapi, aku bersyukur banget. Semua terasa istimewa. Bukankah Aaliya dan Aryan akan menjadi citra kita di masa depan nanti? Jadi, aku mau terus belajar untuk menjadi yang terbaik untuk mereka. Bukan hanya sekadar Mommy, tapi jadi sahabat untuk mereka berdua," kata Mira.


"Aku yakin, kamu pasti bisa, Honey. Aku pun akan melakukan hal yang sama. Terus belajar, aku juga belum banyak tahu. Oleh karena itu, aku mau belajar untuk menjadi Daddy yang hebat untuk Aryan dan Aaliya. Kalian bertiga adalah sumber kebahagiaanku," balas Elkan.


Sembari mengobrol berdua, banyak mensyukuri setiap proses yang sudah mereka lalui bersama, akhirnya Baby Aryan pun terlelap. Begitu lucunya wajah mungil Aryan. Walau cowok, tapi Aryan justru memiliki bulu mata yang panjang.

__ADS_1


"Aryan kalau aku perhatikan mirip Opa Belva yah," kata Mira dengan tiba-tiba.


"Enggak kayak aku?" tanya Elkan.


"Ya, ada kamunya sih, Kak. Bibirnya kayak kamu," balas Mira.


Elkan tersenyum perlahan. "Aryan dan Aaliya itu replika kita, Honey. Semoga saja nanti mereka tumbuh selalu sehat dan bahagia," kata Elkan.


Lantaran Aryan sudah tertidur, lantas Mira menidurkan putranya itu terlebih dahulu. Bagian tangan Mira sampai memerah karena menggendong Aryan. Elkan pun sekarang meraih tangan istrinya dan memijatnya perlahan.


"Capeknya yah, sampai merah," kata Elkan.


"Gak masalah, Kak. Capek tapi bahagia," balas Mira.


"Ya sudah, Mommy bobok dulu saja. Kalau Twins sudah bobok lebih baik, kamu juga bobok. Biar aku yang jaga. Nanti kalau mereka bangun, aku bangunin," kata Elkan.

__ADS_1


Elkan tahu istrinya pasti capek dan lelah. Oleh karena itu, dia meminta Mira untuk tidur terlebih dahulu. Sebab, New Mom hanya bisa istirahat ketika babynya istirahat. Oleh karena itu, Elkan meminta Mira untuk istirahat. Mira pun menganggukkan kepalanya. Dia bersyukur dalam hati, walau masih muda dan belum banyak pengalaman, tapi jika mau belajar bersama dan melewati semua bersama, pastilah proses ini terasa sangat membahagiakan. 🥰💕


__ADS_2