
Siang harinya, Mama Sara dan Mama Marsha tampak kompak mendatangi rumah Mira dan Elkan. Kedua Oma ini memang terlihat sangat bersemangat ketika ada Aryan dan Aaliya. Pasca Mira melahirkan juga Mama Marsha dan Mama Sara sering datang dan kerap membantu Mira.
"Sini, Twins A ikut Oma-Oma cantik dulu," kata Mama Sara.
Menurut Mama Sara bahwa dia dan Mama Marsha masih cantik. Usianya juga belum terlalu tua. Sehingga, memang keduanya masih cantik di usianya sekarang.
Mira pun kemudian menyerahkan Aryan dan Aaliya ke Oma-Oma mereka. Rupanya lucu juga ketika kedua Omanya datang bersamaan, keduanya tidak harus berebut atau antri ingin menggendong yang mana. Sebab, satu Oma bisa menggendong satu bayi.
"Lucu deh, Aryan dan Aaliya memiliki Oma yang Cantik dan masih muda. Opanya juga cakep-cakep," balas Mira.
"Aryan juga cakep yah. Coba lihat nih, Baby Aryan wajahnya kan perpaduan Opa Belva dan Opa Abraham," kata Mama Sara dengan tertawa.
Mama Marsha juga sampai tertawa mendengar celotehan besannya itu. Namun, bukankah di dalam darah Aryan dan Aaliya adalah perpaduan darah Narawangsa dan juga Agastya. Jadi, mungkin saja kalau cucu-cucunya akan mewarisi wajah atau karakter Opa dan Omanya.
"Kalau Aaliya mirip Oma Sara dan Oma Marsha yah?" tanya Mira dengan tertawa.
"Oh, iya. Harus," balas Mama Sara yang kembali tertawa.
__ADS_1
Hanya didatangi Oma-Oma saja ruang tamu Mira sudah begitu ramai. Banyak tamu di sana. Kemudian Mama Sara memberikan oleh-oleh untuk Mira.
"Mumpung Twins baru sama Oma-Omanya, kamu makan dulu, Ra. Mama bawakan Tuna Toast dan Mixes Juss," kata Mama Sara.
Cerahnya wajah Mira, karena memang mengurusi Twins dan Baby Aryan yang meminum ASI lebih banyak sering kali membuat Mira terasa sangat lapar. Sehingga sekarang, dibawakan makanan oleh mertuanya rasanya senang sekali. Kapan lagi, bisa makan enak walau durasinya hanya beberapa menit saja dan tidak khawatir ketika kedua babynya yang menangis.
"Sana dimakan dulu, Mama juga bawakan roti. Mumpung ada bala bantuan datang, nikmati makananmu, Ra," kata Mama Marsha.
Tentu Mama Sara dan Mama Marsha sama-sama sudah memiliki pengalaman bagaimana menjadi Ibu dulu. Sehingga, keduanya memahami bahwa seorang ibu membutuhkan waktu me time sendiri. Sekadar menikmati makanan enak, mandi dengan puas, atau melihat film kesukaan sudah menjadi kebahagiaan sendiri untuk Ibu baru. Oleh karena itu, Mama Marsha memberikan waktu untuk Mira menikmati makanan dulu.
"Yeay, makasih Ma ... Mira jadi punya waktu me time sebentar. Titip Aryan dan Aaliya yah Oma-Oma Cantik," balas Mira.
Namun, Mira juga tahu diri, tidak ingin berlama-lama karena sungkan juga walau dengan Mama sendiri. Dia sekarang sudah bergabung dengan Mamanya dan Twins A.
"Kok cepet?" tanya Mama Sara.
"Iya, Ma. Masak berlama-lama," jawab Mira.
__ADS_1
"Ya, enggak apa-apa. Kalau kamu pengen relaksasi ya tidak apa-apa. Twins A aman bersama kami," balas Mama Marsha.
Betapa baiknya Mama Marsha dan Mama Sara, kedua orang tua yang tak segan untuk membantu Mira bahkan juga memberikan waktu kepada Mira untuk memberikan waktu bagi dirinya sendiri. Mira merasa bersyukur dalam perannya sebagai Mommy yang masih sangat baru dan belum banyak belajar, tapi support Mama dan Papa sangat besar untuknya.
"Oh, iya, Ma ... mau tanya untuk alamat klinik Dokter Bisma dong," kata Mira.
Mama Sara yang tentunya sangat mengenal Dokter Bisma pun segera memberitahukan di mana alamat klinik Dokter Bisma yang sudah dikenalnya sejak lama itu.
"Mau ngapain, Ra? Twins A sehat-sehat kan?" tanya Mama Marsha.
"Untuk imunisasi nanti sebaiknya ke Klinik saja, Ma. Kalau di Rumah Sakit kan tercampur dengan pasien lainnya yang sakit. Sementara bayi kan belum memiliki imunitas cukup baik. Oleh karena itu, memang sebaiknya ke Klinik saja yang khusus baby, Ma," jelas Mira.
Yang Mira sampaikan memang logis. Di Rumah Sakit kadang poli anak juga tercampur dengan beberapa poli lain. Jumlah anak-anak yang sakit juga tentunya lebih banyak di Rumah Sakit. Sementara jika di Klinik, jumlah anak yang tidak terlalu banyak. Hal ini juga yang menjadi pertimbangan Mira.
"Nanti Mama berikan alamatnya, Via Whatsapp aja, Ra. Sekarang yang praktik ada dua di sana. Om Bisma atau putranya yang berprofesi sebagai Dokter Spesialis Anak juga, masih muda," cerita Mama Sara.
Mira kemudian tertawa. "Sama Opa Bisma saja sih, Ma. Yang pengalaman dan pastinya terbiasa dengan anak-anak," jawab Mira.
__ADS_1
Mama Sara kemudian berceletuk. "Apa Dokter muda itu, Mama jodohkan yah dengan Eiffel nanti. Kan bisa memiliki menantu Dokter," kata Mama Sara dengan tiba-tiba dan tertawa.
Itu hanya sekadar guyonan, tapi sukses membuat Mira dan Mama Marsha tertawa. Bisa-bisanya Mama Sara berencana untuk menjodohkan Eiffel dengan putra bungsu Dokter Bisma yang juga berprofesi sebagai. Dokter Spesialis Anak.