Romansa Pengantin SMA

Romansa Pengantin SMA
Darling Harbour Bersama


__ADS_3

Masih melihat film di dalam bioskop, nyatanya Mira begitu menempel dengan Elkan. Entah itu kedua tangan yang saling bertaut, atau menyandarkan kepala di bahu suaminya, atau kadang mengapit lengan suaminya itu. Sementara Elkan sendiri senang tentunya. Dulu, waktu SMA mereka fokus belajar bersama. Kini, setelah menikah rasanya lebih menyenangkan.


"Kamu beda banget, Honey. Dulu, diam gitu. Sekarang nempel dan manis kayak gini. Seneng deh jadinya," kata Elkan.


"Kan beda, Kak. Sekarang udah nikah, udah saling tahu, dan saling terbiasa satu sama lain," balas Mira.


Memang dulu juga mereka baru bertemu setelah lima tahun berpisah antara Jakarta dan Singapura. Setelah itu, hubungan keduanya juga tidak banyak perkembangan. Menjajaki karakter masing-masing. Sampai akhirnya menikah, dan keduanya masih tinggal bersama orang tua masing-masing. Bisa dikatakan ketika sudah berada di Sydney, satu bentuk hubungan yang baru terjalin.


"Lebih enak kayak gini, Honey. Bebas romantisan tanpa takut dosa. Sebelumnya aku mana berani, takut dosa," balas Elkan dengan jujur.


Walau kadang Elkan suka bercanda, tapi untuk prinsip dalam hidupnya Elkan tidak pernah main-main. Sekolah di Singapura pun, kegiatan Elkan juga sebatas di sekolah. Tidak aneh-aneh.


"Sama, Kak. Aku juga takut dosa. Kalau udah menikah kan beda ya Kak?" tanya Mira.

__ADS_1


"Beda, gak kena dosa. Dalam bercinta pun justru diganjar pahala sama Allah. Menikah kan ibadah," balas Elkan.


Sembari mengobrol bisik-bisik sampai akhirnya film yang mereka tonton telah usai. Mira sendiri senang, mungkin lain kali kalau tugas kuliah tidak begitu banyak, dia ingin bisa ngedate dengan suaminya juga.


"Kita cari makan di tepi Darling Harbour ya, Honey? Sembari lihat pelabuhan dan kapal. Mau kan?" tanyanya perlahan.


"Mau. Kan aku sudah bilang kalau bersama kamu, apa pun juga aku mau kok, Mas," balas Mira.


Elkan memesan Steak untuk makan mereka berdua. Pria itu menawarkan untuk mengiris setiap daging yang ada di piring Mira. Tujuannya adalah supaya istrinya itu bisa langsung menikmatinya tanpa repot memotongnya.


"Biar aku yang potongin. Kamu biar enak makannya," kata Elkan.


"Sweet banget sih, Kak. Kalau kayak gini, kadar gula dalam darahku bisa naik 100%," balas Mira.

__ADS_1


Mendengarkan ucapan istrinya, Elkan tersenyum perlahan. Namun, memang hari ini Elkan mau melakukan sesuatu yang manis untuk Mira. Bukankah ketika dating pihak cowok akan berusaha melakukan yang terbaik untuk pasangannya? Berusaha menyentuh hatinya? Itu jugalah yang dilakukan Elkan sekarang.


"Indah banget, Kak. Ngedate dari nonton film, dan sekarang di tepi pelabuhan kayak gini. Aku dulu pengen loh, Kak naik kapal yang Dinner Cruise itu," kata Mira kepada suaminya.


"Oke nanti kalau ke Jakarta, kita Sunset Dinner Cruise," balasnya.


"Astaga, Kak. Gak harus dituruti juga kok."


"No problem, Honey. Membahagiakan istri itu adalah kepuasan untuk suami. Jadi, aku akan selalu membahagiakan kamu," balas Elkan.


"Makasih, Kak. Banyak hal yang indah bersamamu. Love u Hubby," balas Mira.


Seketika Elkan mengulum senyuman tipis. Sebagai pria, hatinya pun begitu senang tiap kali Mira mengatakan i love u kepadanya. Kencan ini belum berakhir, masih ada satu hal yang ingin Elkan lakukan bersama istrinya. Apakah itu?

__ADS_1


__ADS_2