TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Kegelisahan Tuan Besar Khabil ardana


__ADS_3

Kegelisahan Tuan Besar Khabil ardana


Seorang Lelaki Yang Sudah Berumur Kurang lebih 60 tahun Dari Pagi Sampai Siang Hanya Menghabiskan waktu nya Dalam Kamar sehingga membuat Heran Pelayan dan para pengawal Dan Anak Anak nya Yang Senantiasa menemani nya Di kediaman mension mewah milik ayah nya.


'Pikiran Dan Bayangan nya Menghantui Seorang lelaki yang Orang orang memanggilnya dengan sebutan Nama Tuan KHABIL ARDANA, Sudah Tiga Hari hidup dalam bayang-bayang kegelisahan, kesedihan dan kecemasan, atau orang yang selalu sulit tidur dikarenakan beban duka dan kegundahan yang semakin berat menerpa, Mimpi Yang hadir Secara Berturut turut Mempengaruhi Jalan Pikiran Saat ini, Tapi Kadang dia Tepis Dengan Batinnya Hanya Sebagai Bunga Tidur, Tapi Tak Bisa di pungkiri Dalam Hatinya, Seolah-olah Itu Sebuah Kenyataan Yang Akan menimpa dirinya.


"Ayah, Ayah, Ayah, Tiga Kali Seorang Gadis Yang mempunyai kecantikan Dari Kulit putih Rambut Sedikit Berwarna Merah Dan hidung mancung Menandakan Gadis itu Akibat perpaduan Dari Dua orang yang berbeda Tempat dan Negara, Clarissa Putri Ardana Gadis Blasteran Keturunan Dari Seorang Ayah Yang Tinggal Di Indonesia dan Seorang ibu Yang punya Darah Negara Inggris.


Memanggil Ayah nya yang dari pagi Sampai Siang Belum Keluar Dari Kamarnya.


'Ckrek..... !


Gagang pintu kamar pun Terdengar Suara Ke telinga Clarissa


"Kreaaaat'.......!


Suara pintu Pun terbuka Dan muncul lah Lelaki Setengah baya Keluar Dari Dalam kamar, nya Dengan Wajah Pucat tapi memaksakan tersenyum di depan Anaknya walaupun Hatinya Gelisah....!!


"Ayah Kenapa Sakit? Sudah tiga hari ini ayah Selalu Mengurung dalam Kamar ny Sesekali Hanya Keluar untuk Makan Dan kembali Kedalam kamar nya Hanya untuk Berdiam Diri Tampa Mau bicara Kepada Clarissa Dan Kak Lestari...!! Kata Anak nya Yang MengHawatirkan Sosok Ayahnya...!!


"Ayah Baik Baik Saja Nak, Jawab Tuan Khabil kepada Ana, Nyaa Yang kutahu Clarissa jawaban bohong.

__ADS_1


'Kalau Ayah baik Baik Saja kenapa Ayah Selalu Mengurung diri di kamar tidak Seperti biasa nya, Sahut Clarissa karna tak puas jawaban Dari ayahnya,


'Tuan KHABIL pun Menatap Anaknya dan Tangan nya Menggenggam Tangan Anak nya Dan Mengajak nya Untuk Mengobrol Di Ruangan Tamu Sambil Bercanda Ria, Untuk Melepaskan dan Sekedar melupakan rasa Cemas yang Menghantui selama tiga malam berturut-turut,


"Ayo Nak Kita Duduk Di kursi jawab Ayahnya yaitu Tuan Khabil, Mengabaikan pertanyaan Dari Clarissa.


'Ayah Dan anak nya berjalan Bergandengan kearah Kursi yang Ada di ruangan tamu tengah Untuk duduk Dan melepas Kerinduannya, Saat ini 'waktu baru tiga bulan Clarissa kembali lagi Ke mension milik Ayahnya Dan bertemu Setelah beberapa tahun tinggal bersama Elisabeth Ardana Mantan istri yang paling di cintai nya.


"Mereka Pun Duduk Dengan Berhadapan Antara Anak Dan ayahnya, Selang Beberapa detik kemudian Pembantu pun datang menghampiri mereka,


'Dan mulai bertanya Kepada,.!


Tuan Besar, Nona muda Apa Mau di bawakan minuman Kata pembantu bertanya kepada majikan Nya.


Siap Tuan'besar Nona muda, Sahut pembantu yang berdiri di samping mereka dan pergi ke dapur untuk membuat kan pesanan yang di minta oleh Majikannya,


"Clarissa Kabar Kakak Mu Gie Mana,? Ada yang bilang Pernikahan nya Kandas, tanya Ayah nya yang mulai obrolan Dengan Anaknya,.


"Ka galang Baik sehat yah, Iya bener yah kakak dah Cerai sama MBK Silvia,


'Ayah Nya Hanya Diam Sesekali Tangan Mengusap Dagu Sambil Melirik kearah Anak nya yang sedang duduk berhadapan, Dan tidak mau tahu tentang penjelasan alasan Cerai Anak pertama Tuan Khabil Yang Bernama Galang Mega Ardana, Karna Ketidaksukaan terhadap menantu nya.

__ADS_1


"Pembantu Pun datang membawa Nampan berisi Dua buah Gelas dan langsung menata di Atas meja tempat majikan nya mengobrol.


Silahkan Tuan besar Nona muda Clarissa, Ucap Pelayan yang menyediakan minuman nya Di atas meja tempat mereka mengobrol..!!


"Terimakasih Bibi jawab Clarissa,dan di Anggukan oleh Tuan besar Ardana.


"Sama Sama Nona Muda Tuan besar, Bibi Pamit Ke dapur jawab Pelayan, Dan berjalan Menuju dapur.


, Obrolan pun Berlanjut Setelah kepergian pembantu ke tempat Biaya Nya,


"Anak ku Akhir Akhir Ini Tidak tau kenapa, udah tiga malam berturut-turut, Ayah selalu Mimpi buruk dan mimpi'itu selama tiga Malam Selalu Sama, Lirih Ayahnya Suara nya pelan mengarah kepada anaknya.


Kini Sudah Terjawab Pikirannya Selama Ini Melihat ayah nya selama tiga hari berdiam diri di kamarnya. Selalu murung dan Gelisah,


'Mimpi Apa'ayah' selama tiga malam berturut-turut, Jawab Anak nya penasaran tentang mimpi ayah nya yang membuat Mengurung diri di kamarnya,


"Ayah Bermimpi Berada Di suatu Hutan Yang Jauh Dari Rumah, Penduduk Ayah di kejar kejar oleh Beberapa Pengawal bertopeng Sehingga ayah tersudut Di tepi jurang, Seketika orang orang bertopeng hendak mendorong ayah untuk jatuh kedalam Jurang yang Ada di hutan itu, 'Tiba tiba Ada Sosok pemuda tampan yang tak Asing tapi Ntah Dmna pernah melihat pemuda itu, Datang mengulurkan tangannya, Tapi ayah menolaknya hingga Ayah pun jatuh kedalam jurang tersebut.


Tiga malam berturut-turut Ayah mimpi yang Hampir sama,Dengan mimpi yang sebelumnya...!!


"Clarissa putri Ardana Hanya mendengar kan Tampa mau menyela pembicaraan ayah nya yang sedang menjelaskan Tentang mimpi Ayah nya....!

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2