TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Perjalanan menuju kota J


__ADS_3

Perjalanan menuju Kota J


Semenjak kita lupakan dulu tentang kakek Abdullah dan isteri nya beserta Asistennya


Setelah Azis berpamitan kepada Abah Jaeludin dan Umi Aminah, dan bersalaman ke arah Indah, Dewi dan Hani langsung bergegas keluar menuju sepeda motor nya.


Abah, Umi dan tiga bidadari yaitu Indah dan Dewi beserta Hani pun keluar dari rumah nya menuju tempat motor Harsya di parkir di halaman rumah nya.


Uraian air mata rasa kesedihan melanda di rasakan oleh Harsya saat Ini,tapi tekad dan keyakinan untuk mencari kebenaran yang ada dalam dirinya harus ikhlaskan di semua ini.


"Lalu Harsya dengan sigap memeluk Abah nya dan berbisik Abah doa kan Harsya," apa yang di cari Harsya semoga secepat nya di pertemukan biar bisa berkumpul lagi bersama.


Setelah meminta restu dan doa dari sosok lelaki yang telah berjasa selama sepuluh tahun Harsya pun lalu melangkah kearah wanita yang sudah kelihatan keriput di wajahnya tapi masih terlihat kecantikan nya walaupun di makan usia nya derai air mata saat langkah kaki menuju ke arah Umi Aminah,sambil mencium kening nya mengusap air mata nya yang menetes tidak henti dari dua kelopak mata nya di cium lagi kening Umi nya tanda bakti anak kepada Umi yang telah merawat nya selama ini.


'Doa kan anak mu Umi,senyum Umi kasih sayang Umi memberi kan semangat untuk Harsya agar tabah sabar dan Ikhlas dengan jalan takdir yang telah Allah SWT berikan kepada Harsya'.


Umi hanya mengangguk dan berucap serak doa Abah dan Umi selalu ada buat anak Umi di mana pun kamu berada,


Sekali lagi Abah dan Umi berpesan ingat tentang amanat Kiayi Sepuh, ucap mereka berdua dengan suara yang sedikit serak menahan air mata yang jangan sampai tumpah di depan anaknya.


Lalu Harsya menghampiri mereka bertiga Indah,Hani, dan Dewi lalu Harsya meregangkan tangan nya tanda mereka memeluk bersamaan.


Pelukan seorang sahabat pelukan seorang teman,kalian bertiga doa kan kaka ya, jangan lupakan Kaka.


Bila ada sumur di ladang boleh kah kita menumpang mandi bila kita ada umur panjang boleh kah kita berjumpa lagi.

__ADS_1


Ucap Harsya kepada mereka bertiga setelah melepaskan pelukan seorang adik terhadap kaka pelukan seorang sahabat.


Doaku menyertaimu maka lirih Indah di angguki oleh Dewi dan Hani, kaka akan merindukan kalian.


Melihat mereka masih bersedih membuat Harsya ikut bersedih," lalu Harsya pun menghampiri tiga gadis tersebut satu persatu untuk mengikhlaskan kepergian nya.


"Harsya satu persatu memeluk sahabat nya dan mengusap air mata nya," jangan biarkan air mata ini terus menerus keluar dari mata kalian," yang akan bisa Kaka bersedih,"


Lalu Harsya menghidupkan mesin motor nya dan barang bawaan nya di masukan kedalam tas nya lalu di gendong ke pugung nya,begitu juga dengan Azis.


"Assalamualaikum"


Pamit semua nya kata Harsya dan di jawab oleh Abah umi dan yang lainnya...!!


WaallAikum salam hati hati di jalan," jawab mereka bersamaan,"


Sedengkan Di kediaman kiayi sepuh sambil mata nya menatap langit langit bergumam""!!


Ujian mu akan di mulai dari sekarang Nak harsya bersabar lah hadapi Semua ini dengan ikhlas kendalikan sipat sipat yang menurut pandangan orang jelek. bila Nak Harsya bisa berjalan di arah yang lurus tidak akan lama lagi dunia menjadi milikmu...tapi bila berjalan di rel yang salah neraka pun akan menjemput mu...!! takdirmu sendiri yang akan menentukan...!!


Lalu di dalam kamar nya rumah Kiayi Sepuh seorang wanita yang cantik dan imut.


Sambil menangis, 😭😭 kak Harsya semoga apa yang kau cari terlaksana dan di mudahkan perjalanan mu lirih nya dalam tangis nya`~~ amiin sambil tangannya di usapkan kedalam wajahnya.


Akhir nya berangkat juga tuan muda Harsya, pengawal siap siap dan selalu siaga," kata Asisten Abdullah

__ADS_1


"Siap," Tuan Alex," berikan instruksi," jawab para pengawal


Lalu para pengawal pun berkumpul menunggu Instruksi dan arahan dari orang kepercayaan Tuan Besar Abdullah


Lalu Tuan Alex pun memerintahkan untuk berangkat sekarang juga ke kota Jakarta dan kawal tuan muda Harsya secara tersembunyi jangan sampai seorang tuan muda dan temannya mengetahui..


Seseorang yang di mandat ketua menjawab perintah akan saya laksanakan, Serahkan tugas ini kepada saya dan teman teman saya,Tuan tidak akan kecewa dengan pengawalan yang akan saya lakukan terhadap Tuan muda Harsya ,


Setelah menempuh perjalanan tiga jam Harsya mengajak Azis untuk singgah dulu di masjid sambil melaksanakan solat duhur dan beristirahat sebentar....


Pemuda yang bernama Harsya pun menghentikan motor nya dan berarah ke gerbang masjid nya lalu memarkirkan motor tersebut di dalam gerbang masjid di ikuti oleh Azis..Kita solat dulu di sini dan istrahat sebentar Kata Harsya...Azis pun mengiyakan ajakan Harsya....


Berapa jam lagi kira kira Azis nyampe Kekota Jakarta," ucap pemuda tampan itu bertanya di sela istrahat nya


Perjalanan kita Setengah nya juga belum paling 4 jam lagi kita nyampe Harsya," timpal azis


"Lalu Azis masuk ke tempat wudhu untuk melaksanakan solat duhur...!!


Sedangkan Harsya menunggu giliran untuk menjaga barang yang ada di tas nya....!!


Ayo Harsya giliran loe biar gue jaga sekarang ucap Azis yang tiba tiba datang dari arah belakang,...!


Harsya lalu mengangguk dan berjalan menuju tempat Wudhu,lalu berarah ke dalam masjid,untuk melaksanakan ibadah solat duhur,..


"Di saat Azis menunggu Harsya yang sedang melaksanakan solat duhur beberapa kali melihat bayangan bayangan orang sedang memperhatikan seorang pemuda yang bernama Harsya....dari arah kejauhan.....!! tapi di acuhkan begitu Saja

__ADS_1


bersambung.


jangan lupa like dan komen


__ADS_2