
Dua unit mobil mewah sport melaju dengan cepat di malam dini hari itu membelah jalanan menuju Markas Besar Tri Future Company Group, Izizaki yang sedang mengendarai mobil sport yang berada di depan pun di salip oleh Misaki dengan kecepatan penuh......
Saling kejar-kejaran mobil mewah di malam itu persis seperti di film film Hollywood yang penuh aksi dan menegangkan itu.
Tak lama setelah itu dua mobil mewah itu pun langsung berbelok ke arah Gang yang akan membawa mereka berdua ke lokasi tersebut.
"Kreettttttttttttt. Suara Rem yang di paksa di halaman bangunan yang begitu luas pertanda kedua mobil itu berhenti dan di tonton dengan geleng geleng kepala oleh para pengawal Naga Saki Sempur.
"Kampret........ Sok siang mereka berdua." Gumam Naga Tomo, terkena bau asap dua mobil itu.
"Dasar kunyuk..........! Teriak Tsubasa kepada kedua orang yang masih berada dalam mobil itu.
Izizaki dan Misaki pun turun dari mobil nya dengan exfresi wajah yang tidak bersalah seraya cekikikan.
"Bos Naga Tomo.........!! Seru." Kekeh Misaki cekikikan menghampiri nya.
"Sialan kalian berdua." Sergah Naga Tomo dengan wajah kesal.
"Hehehehe....... Sory bos.!! Balas Misaki.
"Sudah........ Sebaiknya kalian berjaga. Perasaan malam ini akan terjadi pertumpahan darah." Ucap Naga Tomo. Membuat Misaki dan Izizaki terkejut dan bengong menatap ke arah Lelaki yang di panggil bos itu.
"Malah, bengong kalian berdua.!! Ucap Naga Tomo.!!
"Ehk........ An...... Siap bos.!! Misaki dan Izizaki tergagap.
Naga Tomo............!! Bersama tujuh ninja terlatih masuk kedalam ruangan di ikuti oleh Tsubasa dan empat sahabat nya. Mereka semua terus berjalan ke arah ruangan yang ada di lantai bawah menghampiri dua tahanan yang sedang di sekap.
"Pengawal seret kedua penghianat itu dan bawa kehadapan ku." Titah Naga Tomo dengan suara membentak.
"Siap Komandan.!! Ucap mereka bertujuh memakai pakaian ala ninja tersebut.
"Ucok dan Beni yang mendengar nada suara keras seketika terbangun, mereka berdua melihat beberapa berpakaian hitam menghampiri nya. Langsung membuka pintu jeruji besi yang mengurung mereka berdua.
__ADS_1
Tampa ada perlawanan dari pihak Ucok dan Beni. Dengan mudahnya mereka berdua di bawa di hadapan Naga Tomo, yang sedang menatap tajam kearah nya.
"Bawa mereka ke atas. Aku ingin bermain main bersama mereka berdua, sehebat apakah hingga sampai bisa meruntuhkan organisasi Genk Kobra Beracun." Sindir Naga Tomo seraya menghina.
Tak lama setelah itu mereka semua kini sudah berada di halaman Markas Besar TRI FUTURE COMPANY GRUP dan ikatan tali Cok Ben pun terlepas.
"Ayo siapa yang mau maju duluan. Kau atau kau." Tunjuk Naga Tomo kepada Cok Ben.
Ucok dan Beni saling tatap di antara mereka berdua, salah satu dari mereka pun mengangguk, untuk menerima tantangan dari lelaki sipit itu.
Ucok maju ke depan menerima tantangan dari Naga Tomo sementara Beni mundur kebelakang, menonton pertarungan antara Ucok dan Naga Tomo.
Ketika pertarungan itu akan di mulai. beberapa para pengawal lainnya, sebagian mencibir kearah Ucok.
"Lihat lelaki penghianat itu. Apakah malaikat sudah ada di punggung nya untuk mencabut nyawa nya." Kata salah seorang dari pengawal yang menonton.
"Ini gila. Sudah jelas jelas dia akan menjadi bulan bulanan dari bos kita yang begitu jago dalam perkelahian." Kata yang lainnya lagi.
"Hahahahah. Lelaki itu hanya butuh dua menit saja sudah tersungkur oleh bos Naga Tomo." Ucap pengawal lainnya yang tertawa terbahak bahak.
"Bagaimana kalau kita taruhan." Kata pengawal lainnya.
"Aku milih bos kita Naga Tomo.
"Aku Juga.......!
"Aku pun sama. Jelas jelas bos kita akan menang.!
"Kini Keaadaan sangat berisik di halaman Markas Besar itu. Membuat Naga Tomo langsung berkata.
"Harap Tenang.! Harap Tenang!!
"Para pengawal tinggal duduk manis dan menonton pertarungan ini." Kata Naga Tomo.
__ADS_1
Para pengawal pun langsung duduk dan semua mata tertuju kearah Naga Tomo dan Ucok. Begitu juga dengan posisi yang sedang berada di luar tiga lelaki yang sedang mengintip dari jarak yang tidak jauh, menjadi harap harap cemas, rencana tidak sesuai dengan yang di bicarakan di kediaman Rumah Tsubasa.
Riyan saling mengirim pesan dengan Tsubasa, dan mengabarkan jangan dulu bertindak gegabah kita akan melihat perkembangan pertarungan antara Ucok dan Naga Tomo.
Yang Di takutkan adalah ke tujuh lelaki yang memakai pakaian ala ninja itu." Kata Tsubasa dalam pesan singkat kepada Riyan.
*** Setelah semua terdiam, Ucok yang notabene seorang anak jalanan waktu itu, sudah tak asing lagi dengan dunia perkelahian, apalagi selama sepuluh tahun ini dia habiskan sehari hari nya di padepokan Macan Putih seraya menjadi pengawal bayangan bagi Tuan Muda dan sambil belajar ilmu silat.
Serangan di mulai dari Naga Tomo yang mengirim tendangan kearah kepala yang di tangkis oleh Ucok dengan tangan kirinya.
Kini gantian Ucok yang merengsek ke depan mengirim satu pukulan ke arah wajah lawannya yang langsung di blokir lawan dengan merapatkan kedua tangan di depan wajahnya.
Gagal dengan pukulan pertama. Ucok kini langsung mengirim pukulan Cross yang juga dengan mudahnya di hindari oleh lawan dengan miring ke samping.
Naga Tomo yang melihat pertahanan Ucok rapuh akibat baru saja melepas kan serangan, segera pihak lawan mengirim tendangan ke arah pinggang yang tepat mengenai sasaran membuat Ucok terhuyung sedikit ke samping.
Namun belum sempat Naga Tomo meluruskan posisi gerakan selepas menyerang. Ucok kini menubruk Naga Tomo tampa memperdulikan rasa sakit akibat tendangan tadi. Tubrukan Ucok pun langsung tepar kearah perut hingga Naga Tomo merasakan mual dalam mulutnya.
Jual beli pukulan kini tampak terjadi di halaman Markas Besar TRI FUTURE COMPANY GRUP di kelilingi oleh para pengawal yang ikut menyaksikan perkelahian mereka berdua.
Kini anak buah Naga Tomo yang tadi nya meragukan kemampuan Ucok, berbalik tercengang karena Ucok mampu mengimbangi lawannya.
Tidak ada yang menduga, lelaki itu cukup liat. Mereka sama sama tangguh dan sama sama alot.
"Aku yakin Ucok akan menang bisik Tsubasa kepada Morizaki yang duduk di samping nya.
"Kenapa kau bisa seyakin itu." Balas Morizaki.
"Lihat saja gaya bertarung yang di keluarkan oleh Tuan Ucok, sangat indah dan memukau." Bisik Tsubasa.
"Tuan Ucok itu pintar.!! Dia sengaja mengulur ngulur waktu hingga Naga Tomo di buat nya pusing." Balas Morizaki.
Saling bisik membisik di antara Morizaki dan Tsubasa sama hal nya antara para pengawal lainnya, ketika ini sampai lah pada akhir suara. Tubuh jatuh bergedebug ke tanah.
__ADS_1
Apa yang terjadi?"
!!Warning!! Wajib like dan komen. Setelah baca. Karna like dan komen itu gratis. Bila suka dengan karya author tambahkan Favorit atau vote nya.