
"Sudah hampi pukul 23:00 tapi mereka berdua belum tidur mencemaskan sahabat nya itu," beberapa kali telepon tapi ponsel nya tidak aktip......!
"Dewi.......!!....." perasaan gue gak enak," kata Hani dengan muka yang pias dan cemas memikirkan Indah yang tak kunjung datang.
"Bukan loe aja," gue juga Sampat saat ini, masih mengkhawatirkan indah" sahut nya sambil mengetik pesan dari ponsel milik nya.
"Apakah tidak sebaiknya loe telepon bokap nya," tanya,' Hani.
Sebelum loe berkata ini lihat gue lagi ngirim pesan meminta nomor bokap indah.! Karna gue gak punya nomor nya," lirih Dewi dengan badan lemas.
"Gue sudah chat kak," Azis jawaban nya sudah di cari di kampung Melayu terus ketempat restoran nya dan di bantu beberapa pengawal Tuan Gandi tapi sampai saat ini belum ada titik terang" cicit Hani lemas
"Hani dan Dewi pun hanya bergeming dan seraya berdoa dalam hati masing masing mudah mudahan indah tidak Kenapa Napa," dan semoga saja dia menginap di rumah Tante nya bersama kedua orang tua nya.
**
"Gak penting tuh siapa kalian! cuma penjahat ecek-ecek tidak punya iman dan juga akhlak! manusia sampah berlumur dosa," bikin sesak aja kalian hidup di dunia ini, meresahkan masyarakat dan gonjang ganjing ini, kalau bisa kalian musnah saja di muka bumi ini, biar bumi ini menjadi damai dan nyaman, tapi kalian kalau tidak mau musnah mending sekarang pulang dan bertobat lah aku masih bisa mengampuni mu," kata pemuda itu untuk menyerah.
"Ah...." banyak bacot loe, persetan dengan ucapan loe sekarang gue kirim loe ke neraka paling bawah.
"Sedikit lagi tangan penjahat itu akan Sampai ke pipi pemuda itu pemuda itu yang sudah mengetahui gelagat penjahat, langsung menangkap tangan penjahat dan segera memelintir nya kesamping.
pemuda yang sedang mencengkeram tangan Indah, melihat temannya menjerit kesakitan, segera datang untuk membantu,
Namun apa daya sebelum penjahat satu lagi menyerang kearah pemuda itu, kaki pemuda itu pun melayang kearah, tepat menghantam perut, Penjahat membuat dia terbungkuk menahan rasa mual yang mendadak akibat tendangan itu.
"Sialan...." brow...." bantu aku," teriak penjahat itu.
"Belum lagi penjahat itu melakukan pertolongan kepada teman nya,! Pemuda itu yang masih memegang tangan penjahat segera menarik tangan itu sehingga penjahat satu lagi merasa seperti tersedot kekuatan besar.
Begitu tubuh penjahat itu mendekat kearah pemuda Tersebut. pemuda itu langsung mendorong tubuh itu kearah penjahat satu nya lagi mengakibatkan mereka berdua langsung terjatuh sambil tumpang tindih di atas aspal yang berair.
Pemuda itu yang sudah di rasuki amarah nya segera menghampiri penjahat dan berkata, mulut ini yang akan mengirim gue ke neraka Hah.....?
"Lalu pemuda itu segera mengirim kan tinju nya tepat kearah bibir pria mesum itu.
"Begitu dia menerima tinju yang keras dari pemuda itu, mendadak merasakan sesuatu yang hangat dan asin di dalam mulut nya.
"Pria mesum itu meludah, tapi apa mau di kata yang keluar dari mulut itu bukan ludah tapi darah yang berwarna merah.
__ADS_1
"Kau....." Kau....." Bibirku....." sialan...." kau?"
"Bugh.....! Bugh.....! Bugh.....! Bugh.....! suara pukulan memakai kayu sisa tempat khas telur dia pukul kan kearah wajah pria mesum itu hingga wajah dan kepala nya penuh darah serta di iringi suara orang kesakitan.
" Pemuda yang menolong gadis itu dan memakai masker serta memakai topi saat ini sudah di rasuki oleh setan.
"Puas dengan pria mesum itu yang sudah banyak bacot, dia menghampiri dua pria mesum yang masih belum bangun.
"Ketika dia sampai di dekat mereka, dia langsung menyepak nyepak tubuh kedua pria tersebut secara bergiliran.
"Bangun kau sialan.....!
"Plak.....!
"Bugh....." Bugh....." Bugh....." Bugh....."
"Aduh......'' wadaw......."
"Plak........."
" Bangun," kau, sialan," berani nya kau sama gadis," bangsat , ayo lawan aku.....!
"Plak....." bugh....!
"Ampun....." Ampun...." dua pria mesum itu memohon pengampunan kepada pemuda itu," karna sudah babak belur dan darah pun sudah keluar dari mulut nya.....!
"Tidak ada ampun buat iblis iblis seperti kalian hah.....! lalu pemuda itu pun menelepon beberapa para pengawal nya,"
"Cepat kalian kesini di kampung Melayu tepat nya di pasar yang tidak di jauh dari terminal kampung Melayu, kata pemuda dalam sambungan teleponnya.
"Pemuda itu pun menghampiri gadis itu dan memberikan jaket yang dia sedang di pakai nya untuk menutupi sebagian tubuh nya yang telah robek atas ulah ketiga preman yang sudah terkapar di jalan ruko pasar tersebut.
'Kau tidak apa apa," tanya pemuda itu setelah memberikan jaket nya untuk segera di pakai nya.
"Gadis itu pun menerima nya dan memakai nya seketika langsung memeluk nya sambil menangis terisak Isak dalam pelukan pemuda itu,
"Kau aman tenang saja aku akan menjaga mu sekarang," ucap pemuda itu sambil mengelus ngelus punggung nya agar tidak merasa takut dan berhenti menangis.
"Tidak lama kemudian," beberapa pengawal pun tiba dan membungkuk hormat kepada pemuda itu lalu berkata.
__ADS_1
"Maapkan hamba terlambat Tuan Dirga," ucap semua pengawal serentak....!
"Indah pun yang mendengar pemuda itu di panggil dengan sebutan Tuan Dirga seketika melepaskan pelukannya dan berkata, Kak terima kasih," lirih Indah dengan senyuman kebahagiaan.
"Dirga hanya mengangguk dan berbalik badan kepada para pengawal nya memerintahkan untuk membereskan ketiga preman preman tengik ini"
"Bereskan ketiga preman tengik ini," masukan kedalam penangkaran para buaya biar jadi santapan makan buaya buaya yang kelaparan," perintah Dirga kepada pengawal yang baru tiba.
"Baik' Tuan segera akan saya laksanakan tugas dari anda," serentak mereka menjawab.
"Indah ayo....." kita pulang," ajak Dirga sambil tangannya menggenggam tangan gadis itu.
"Indah pun hanya mengangguk dan berjalan di samping lelaki yang telah menolong nya.
"Mereka berdua pun berjalan menuju mobil pemuda itu yang di parkir sedikit jauh dari lokasi gadis itu hendak di perkosa...!
"Indah, masuk," Suruh, Dirga Setelah membuka kan pintu mobil nya...!
"Indah Hanya bergeming seraya mengangguk, langsung masuk kedalam mobil mewah milik pemuda yang menolong nya itu, yang dia tahu Kak Dirga.
"Dirga pun berjalan mengitari depan mobil nya untuk masuk dari pintu mobil sebelah kanan.....! saat mereka berdua telah di dalam telepon, tiba tiba ponsel Dirga pun bergetar sembari berdering.
"Kriiiiing...........!.........!....."
"Kriiiiing...........!..........!....."
"Kriiiiing...........!...........!......"
"Halo.....! kak Gandi, kata Dirga di sela telepon nya menjawab
"Dari ujung telepon pun berkata dan bertanya, Dirga bagaimana Apakah ketemu Indah.
"Indah sekarang sudah bersama saya Kak.! dia Hampir saja celaka? Saat ini saya akan langsung menuju Apartemen, Kak Gandi," jawab Dirga memberi tahukan keaadaan sahabat Tuan muda Harsya.
'' Baik Dirga, Saya tunggu," sekarang," sahut suara telepon dari ujung sebrang.
"Siap, Otw meluncur, sekarang balas Dirga langsung mematikan teleponnya.
"Dirga, menoleh kearah Indah sambil berkata, Indah malam ini, Saya antar ke Apartemen Kak Gandi," ya baru esok antar ke kost nya," Ajak Dirga kepada gadis di samping nya itu.
__ADS_1
"Iya......." kak Terima kasih," lirih nya
"Bersambung.