TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Azis dkk mengacau di pusat hiburan


__ADS_3

Malam pun telah tiba. Kota Jakarta seakan tak pernah tidur, selalu saja ada keriaan sampai larut malam. Bar menjadi salah satu pilihan, jika ingin kongko bersama teman-teman.


Tak hanya menunya, suasananya juga membuat banyak anak muda betah berlama-lama di sana.


Belum jadi anak gaul Jakarta kalau belum pernah ke SKYE, begitu candaan sebagian besar pengunjung yang sudah pernah ke sana.


SKYE juga memiliki konsep restoran dan bar. Tapi membuatnya sangat istimewa, tempat ini berada di atap Menara BCA yang menghadap langsung ke Bundara Hotel Indonesia.


Romantis dan modern merupakan konsep yang diusung. Jangan iri jika melihat banyak pasangan yang sedang berpacaran di sini, karena suasananya memang sangat mendukung.


Di akhir pekan, tempat ini juga menyajikan penampilan DJ yang membuat pengunjungnya harus rela mengantri untuk masuk.


"Ayo. Gue ajak kalian semua ke Bar yang tak jauh dari sini." Kata Azis.


"Siap. Mantap Bos Azis. Tahu posisi anak buah yang sedang galau.'' Jawab Udin, terlihat di antara mereka tersenyum manis.


"Tapi. Bos. Minuman nya, Ada Roso Roso nggak.?" Tanya Firman.


"Hahahaha. Firman sudah tak jaman kita minum yang begituan. Pokok nya. Kalian semua ayo ikut. Minuman nya Kelas atas semua.! Tawa Azis.


"Lest. Go' Bos.!! Kata Firman.!!


"Go' Lest'.'' Kata mereka serentak.!!


Azis dan beberapa orang yang baru datang dari kampung yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Mulai turun dari kamar penginapan keluar dari bangunan itu.


"Bos.!! Kita naik apa ke Bar nya.?" Tanya Udin.!!


"Naik pesawat." Jawab Azis.


"What! Yang benar Bos.!!


"Jalan Kaki kita Udin Samarudin. Hanya lima ratus meter tempat nya dari sini." Ketus Azis. Karna kesel dengan tetangga nya yang super cerewet.


"Hahahahaha. Santai Bos jangan ketus gitu dong. Kan Gue cuma nanya. Bos sendiri juga tahu sipat ku bagaimana." Bela Udin.


"Iya. Iya. Gue tahu. Loe itu Orang paling cerewet sedunia yang pernah gue kenal. Hahahahaha.


*******

__ADS_1


Sementara Harsya. Ujang Suparman dan Gandi beserta Ketiga Matih yang sedang berada tak jauh dari tempat pengintaian Azis dan kawan kawan nya. Mendapatkan pesan singkat dari penjaga penginapan itu kepada Gandi.


Yang sebelumnya Gandi mencari informasi tentang pemilik bangunan tiga lantai itu kepada sahabatnya yang ada di kawasan daerah tersebut.


"Dret.......... Dret.......... Dret............!!


Tuan Muda. Mohon maap. Gandi membuka pesan masuk terlebih dahulu." Pinta Nya meminta Ijin.


"Silahkan. Kak. Siapa tahu kabar dari sahabat Kaka." Jawab Harsya.


Gandi mengangguk. Lalu membuka pesan dan membacanya.!


"Brow Gandi. Orang orang yang sedang kau incar mereka keluar kearah bar Skye dengan berjalan kaki. Ada tugas kah untuk ku." Pesan Dari sahabatnya di terima oleh pria kekasihnya Lestari itu.


"Tuan Muda. Tebakan anda benar. Pesan masuk dari sahabat saya. Azis dan kawan kawan nya keluar dari penginapan menuju bar yang tak jauh dari tempat Ia itu." Kata Gandi memberi kabar.


"Bagus.!! Kak. Buntuti terus.!! Kita akan bergerak bila sudah larut malam.!!


"Siap Tuan Muda. Lalu Gandi pun membalas pesan dari sahabatnya.!!


"Brow. Jacky. Segera ikuti mereka semua." Balas Gandi.


"Tuan Muda. Sudah saya sampaikan. Jadi sekarang kita bagaimana.?" Tanya Gandi.


"Hmmmmm. Sekarang Bagian Tugas dari Matih. Menyelinap serta memantau pergerakan. Usahakan kawan kawan dari Azis agar dia mabuk minuman. Aku tahu mereka semua pecinta minuman keras.?" Kata Harsya memberi perintah kepada Ketiga Matih.


"Siap. Tuan Muda." Kata mereka bertiga serentak.!


#####


Malam itu entah mengapa suasana di pusat hiburan yang berada di kawasan pinggiran kota besar itu tidak seperti biasanya. Ini dapat terlihat dari tidak ada pengunjung nya. Para penjaga di sana hanya terlihat beberapa orang saja. Dan tampak penjagaan malam ini terlihat sangat longgar sekali.


Kini dari arah area parkir tampak beberapa orang sedang berjalan dan mulai memasuki bagian dalam bangunan tempat pusat hiburan tersebut. Azis merasakan sesuatu yang tidak masuk akal.


"Di mana manager pusat hiburan ini..?" Tanya seorang pemuda berkulit sawo matang dan mempunyai wajah yang lumayan tampan kepada wanita yang bertugas sebagai penjaga bar yang terlihat sangat ketakutan.


"Ma- Maap. Manajer kami malam ini tidak berada di tempat." Jawab wanita tadi.


Pemuda berkulit sawo matang tadi mengangguk samar dengan senyuman sinis. Tampak tangan kanannya menggapai salah satu botol minuman kemudian membantingnya di atas meja.

__ADS_1


"Praaannng.!


Kaget wanita bukan main melihat aksi kasar yang di lakukan oleh pengunjung yang baru tiba.


Firman yang tadi hanya melihat Bos Azis sudah beraksi. Pemuda yang baru tiba di kota besar itu lalu menghampiri gadis yang ketakutan itu.


"Siapa nama mu gadis.,?" Tanya Firman.!!


"RI.. Ma Maksud saya. Riska.! Jawab wanita itu ketakutan.


"Hmmmm. Kau sangat cantik sekali. Aku lihat kau begitu polos dan wajahmu hampir sama seperti kami. Apakah kau bukan asli orang sini.?


"Be. Bener Tuan saya berasal dari kampung mengadu nasib di kota besar ini.!!


"Hahahahaha. Kita berasal dari kampung dan mengadu nasib di kota besar ini. Sini cantik manis! Temani aku minum.


"Maap. Tuan Saya tidak bisa.!!


"Sini. Kataku. Kalau tidak....?


"Aww........ Gadis itu menjerit ketika tangan pemuda itu menjambak rambutnya.


"Hahahaha.!! Firman. Kau benar benar mantap.," Sahut Udin.!!


"Hahahahaha. Bos Azis. Ini kepunyaan ku malam ini. Aku akan membawa nya bersenang senang." Kata Firman. Azis hanya tersenyum dan mengangguk.,!!


Saat mendengar teriakkan dari seorang gadis karena rambutnya di Jambak oleh pemuda yang bernama Firman. Kini dari arah lain berdatangan beberapa lelaki yang sepertinya adalah penjaga pusat hiburan malam tersebut.


"Apakah kedatangan anda kemari untuk mencari hiburan, atau mau membuat onar?" Tanya salah satu pengawal yang baru datang.


"Hahahahaha. Bos Azis.!! Udin dan yang lainnya. Apakah kau lihat mereka itu.? Jika kau tidak suka dengan adegan yang kami lakukan. Maka baiklah!! Aku akan melepaskan wanita ini sekarang. Mari kita bereskan sekarang." Ajak Firman kepada Bos Azis dan beberapa orang yang ikut.


"Apakah jumlah kalian hanya segini.? Kalau hanya kalian sampah segini mending kalian pulang saja.! Katakan kepada majikan kalian, bahwa mulai besok dia harus membayar uang keamanan kepada Genk Kelalawar Hitam!! Sekali lagi Firman berkata sambil tertawa geli.


Jelas jelas Firman dan yang lainnya berani berbicara mengatasnamakan Genk Kelalawar Hitam karna dia memiliki dekengan Azis yang menjadi pacar nya Hani orang kepercayaan dari Nona Muda Shintia dan Anastasya.!!


"Berarti anda benar datang kemari dengan maksud tujuan tidak baik.!!


"Ah....... Banyak bacot sekali anda ini." Kata Firman yang langsung melempar kan botol minuman kearah para penjaga keamanan. Untuk mereka bisa menghindar. Jika tidak kepala orang itu bisa benjol.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2