TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Kilas balik Ismail dan Zahra


__ADS_3

Kilas balik ismail dan Zahra


Malam pun semakin larut di tempat baru pemuda itu,tapi suara deru mobil dan motor masih saja, terngiang, terdengar di telinga Harsya, sedengkan di samping tempat tidur sudah kost nya sudah terlelap dengan dengkuran karna kelelahan yaitu sosok pemuda yang cuma beda dua tahun usia nya.


"Azis orang orang selalu memanggilnya, ketika sama sama belajar ilmu bela diri dan agama di padepokan macan putih, pemuda yang sangat periang,tengil dan murah senyum di beri tugas khusus oleh Kiayi Sepuh untuk menjaga pemuda yang bernama Harsya,Tujuan Kiayi Sepuh yang tidak aku tahu di balik maknanya menyimpan sebuah pertanyaan besar bagi diriku.


Menyuruh seorang pemuda yang bernama Muhammad Azis menjadi pengawal ku sebuah rahasia yang besar yang ada dalam kehidupan pemuda itu yang mungkin Kiayi Sepuh tahu kedepannya bagaimana atau pun Kiayi Sepuh mengetahui sosok pemuda itu.


"Padepokan Macan putih"


Di ujung Lorong yang jauh dari kota Jakarta berdiri nya Sebuah Padepokan macan putih yang turun temurun dari jaman penjajahan belanda sampai saat ini.


Seorang Pria paruh baya Yang Lagi Menatap Kearah langit Gelap yang Penuh dengan bintang-bintang yang bersinar Dan Bulan Purnama yang menyinari bintang bintang yang bergelantungan.


Dengan Ciri khas Ikat di kepala berwarna putih dan pakaian Koko berwarna hitam dengar Surban di Bahu sebelah kiri bergelantung di antara depan belakang.


Mulut Dengan Sedikit Berkumat Membaca lapadz lapadz Alquran ,lalu berkata, Harsya Berhati hati Orang orang yang tidak Mau Dengan kehadiran mu sudah Mengetahui Dan Semakin Mendekat kan Kearah mu.


Lalu Kiayi Sepuh Mendatangi Anak Pertamanya Yang Bernama Halimah Di ruangan Tengahnya.


Halimah Kata Abah nya Yang lagi Belajar dengan kitab Kuning nya..

__ADS_1


Iya Abah Halimah Menjawabnya, Seketika itu matanya menatap kearah Abahnya dan kitab kuning nya di tutup' Abah mau bertanya Apakah Nomor Harsya Masih Ada Di kontak hp Halimah, Jawab Abah nya dalam Bertanya Ke putri pertama Nya.


Masih Bah malahan kemarin Sewaktu Harsya Esok nya Mau berangkat Halimah menelpon Nya Dan meminta tolong kepada Halimah sekali kali untuk menemani Umi Aminah di rumahnya,Sahut Halimah menjelaskan nya obrolan teleponnya dengan kak Harsya.


Alis nya Berkerut Tanda Ada keheranan tentang jawaban Anaknya Menelpon Harsya, Anakku Bener Bener Menyukai Harsya,


Tapi Abah nya mau melarang Atau pun Mencegah nya Agar tidak terlalu dekat dengan Harsya, Tidak mau Untuk mengutarakan nya kepada Halimah, Biar waktu Yang menjawab nya.


Karna Perbedaan Derajat Seorang Harsya Dan Halimah Sungguh Jauh antara langit dan bumi Yang di takutkan oleh Kiayi Sepuh Penolakan Dari keluarga Harsya yang notabene nya kakek Abdullah,


Sama Seperti kisah keponakan nya Putri Zahra Kumalasari bersanding dengan Ismail Abdullah yang di kengkang oleh tuan Abdullah


Seperti Saat itu Zahra dan ISMAIL Yang Tidak di direstui oleh ayahnya ISMAIL ya itu Kakek Abdullah Sekaligus Sahabat nya Kiayi Sepuh Waktu dulu Di Pesantren,


Putrii Zahra Kumalasari Adalah Gadis Desa Yang Cantik dan Sedikit pendiam Didikan Serta Ajaran dari orang Tua nya Tidak Pernah dia langgar sedikit pun.


Hanya Gara gara Mencintai pemuda yang gagah Dan Calon pewaris tunggal perusahaan XFRES grup Membawa nya Dalam kematian yang Di Usia muda dengan meninggal Kan Satu Orang Anak yaitu HARSYA BADZIL ISMAIL ABDULLAH,


Pertemuan Untuk pertama kali nya Antara Ismail sebagai Tuan muda Dan Putri Zahra Kumalasari Di pertemukan Saat itu Ismail lagi liburan Di kota S dengan teman teman nya Menuju Pantai Pelabuhan ratu


Di saat itu juga Siti Zahra Kumalasari sama Keluarga nya begitu juga paman nya Kiayi Sepuh Lagi berkunjung Ke daerah Pantai Pelabuhan ratu..

__ADS_1


Pertemuan singkat Antara Ismail dan Zahra memberikan kesan di antara mereka berdua sampai tumbuh benih benih cinta dalam tatapan yang pertama kali bertemu.


#Kata lagu mah pandangan pertama#


Saat itu Seorang pemuda yang bernama Ismail tidak mengatakan Asal usul nya kepada Zahra Dengan Sebutan Nama Nya,


Satu bulan berlalu hubungan Antara Ismail dan Zahra di ketahuilah oleh Asistennya Tuan Abdullah yaitu,Tuan Alex Brian warga Negara Australia.


Alex Brian Sejak kecil sudah Di asuh oleh Ayahnya Abdullah dan di angkat menjadi orang kepercayaan di saat usia nya menginjak 25 tahun Mendampingi Tuan Abdullah


Puncak Penolakan hubungan Antara Ismail dan zahra waktu itu di dapat oleh ayah nya Ismail ya itu Abdullah di saat Zahra di bawa Ke mension Tuan Abdullah


"Dengan Suara yang sangat lantang Tuan Abdullah berbicara kepada Ismail.


Ismail Ayah Tidak Merestui hubungan mu Dengan perempuan Itu kata Ayah ismail mata yang tajam bibir yang bergetar dan wajah yang merah padam


Kalau Masih berhubungan dengan perempuan itu jangan pernah Anggap Lagi aku Ayahnya.Dengan suara teriak Tuan Abdullah berkata kepada anaknya


Sedangkan ibu nya Hanya menangis 😭 Berdiam Sambil memeluk Anak nya Tampa Mau membantah Ucapan suami yang di tujukan kepada Anak laki laki Satu Satu nya.......!!


bersambung

__ADS_1


__ADS_2