TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Pemilik kost itu bu jubaedah


__ADS_3

PEmilik Kost itu Bu jubaedah


Saat itu Harsya sedang menelpon di rumah makan tersebut," seorang dan beberapa pengawal yang sedang memantau Tuan muda Harsya atas suruhan dari Tuan Alex Asisten Tuan Besar Abdullah.


Merasa geram dan marah' kepada pemilik dan pelayan di rumah makan tersebut merendahkan menghina mencaci maki Tuan muda Harsya.


Mereka para pengawal yang berbadan tegap dan sangar pun menghampiri pemilik warung makan lalu menghampiri pemilik warung makan serta wanita yang tadi menghina Tuan muda Harsya beserta temannya.


Melihat kedatangan anak buah Tuan Alex serta pengawal itu menunjukkan kartu identitas perusahaan XFRES GROUP kepada pemilik warung makan tersebut kaget nya minta ampun.


Pemilik rumah makan sederhana dan seorang pelayan yang tadi merendahkan Tuan muda Harsya pun di bawa keruangan yang tidak banyak orang melihat, pelayan dan pemiliknya hanya di peringati saja kalau sampai melakukan sekali lagi memandang rendah setiap orang akan di bumi hanguskan di dunia ini berikut dengan warung makan ini juga akan di buat bangkrut," ucap lelaki berbadan tegap, yang kutahu anak buah kepercayaan dari Tuan Alex Brian.


Pemilik warung nasi dan pelayan pun bergetar hebat Keringat pun bercucuran, menyesal dan meminta ampunan kepada orang-orang dari perusahaan XFRES GROUP karna kesalahan yang telah di perbuat nya.


untung selamat cuma di beri peringatan doang kata pemilik warung nasi dan pelayan tersebut ini pelajaran bagi saya orang yang terlihat gembel ternyata orang paling kaya se-Asia tenggara


Mension Tuan Alex


"Kriiiiing ............!!


"Kriiiiing.............!!


"Kriiiiing.............!!


Walau sedikit rasa kesal karna telah mengganggu waktu istrahat yang baru saja terlelap dalam tidur nya karna banyak pekerjaan.


Namun Alek tetap juga membawa ponsel yang ada tidak jauh dari tempat istrahat nya


Riak wajah nya berkerut dengan serius langsung Terbesit dalam wajahnya.


Begitu dia tahu siapa yang menelpon dan mengganggu aktivitas istrahat nya.


"Halo Tumben menelpon ku?"tanya Alek yang mengetahui bahwa penelpon Itu Tuan KHABIL ARDANA

__ADS_1


Hahahaha haha dengan ketawa yang sangat lantang dan nada sombong lalu dia berkata jaga anak itu sebelum ajal nya menghilang dari muka bumi ini.


Lalu dengan cepat mematikan Telepon nya.


'Bangsat..........!


Bajingan..........!


Alex menahan amarah nya dan membanting kan hp nya ke arah tempat tidur nya.


Ya mun di banting kan nya kana lantai mah hancur atuh hihihih ucap author ketawa sendiri..


'Piling dan kecurigaan ku tidak pernah salah tapi bukti yang tidak ada yang belum bisa saya ungkap dan menjerumuskan manusia bangsat itu ke jeruji besi.


"Tidak...' Jangan....' terlalu enak untuk di masukkan ke sel penjara harus di buang ke Pulau Ular yang ada di Negara Brazil dengan itu perlahan lahan mati dengan sendirinya karna terlalu banyak gigitan dari ular ular yang beracun sambil nyerocos berbicara dan tangan mengepal dengan Kuat.


Lalu Tuan Alex menelpon Anak buah nya yang terus menerus memantau dan me mata matai Tuan muda Harsya dari kejauhan,


Bagaimana sekarang Tuan muda Harsya,"tanya tuan Alex sang Asisten Tuan Besar.


Penelepon tadi menjelaskan sesuai penglihatan nya.


tentang insiden di warung makan sudah di bereskan dengan cepat tampa memberi tahukan kepada Tuan Alex,'ucap penelpon Itu.


Dan meneruskan lagi pembicaraan lewat sambungan telepon nya kepada tuan Alex.


Bahwa tuan Harsya telah tiba di kota Jakarta dan langsung menuju tempat rumah makan dan di hampiri oleh sahabat nya yang bernama Riyan.


beserta seorang wanita yang kutahu dia pacar nya Riyan,


Tuan muda Sudah mau berangkat menuju Ke tempat kos kosannya Tuan sesuai rencana yang telah di atur bahwa tuan muda akan tinggal di kost kossan Ibu Jubaedah kepala pelayan yang di tarik dari Mension Kakeknya.


Jaga rahasia nya Jangan sampai bocor kepada Tuan muda Harsya teman nya dan sahabat beserta pacar nya sahabat nya," jawab Tuan Alex memerintahkan kepada anak buah nya.

__ADS_1


Siap Tuan perintah yang Tuan berikan akan saya laksanakan dengan baik dan yakin Tuan tidak akan kecewa kata pengawal tersebut.


'Lalu Tuan Alek menghubungi Jubaedah pelayan yang di tempatkan di kost kossan untuk memantau dan membantu kesusahan Tuan mudanya


"Halo....' ,Tuan., kata Bu Jubaedah saya di sini siap menerima perintah.


"Bu, Jubaedah, tolong jangan terlalu mencolok biasakan seperti orang yang baru kenal terhadap Tuan muda, jawab Tuan Alex memperingati nya


,Siap,..' Tuan Alex kata Bu Jubaedah tanda mengerti akan ucapan nya tuan Alex.


Di luar warung nasi sederhana, Harsya Azis dan Riyan beserta pacar nya siap siap berangkat menuju rumah kos kosan tempat untuk sementara waktu di kota Jakarta


Harsya dan loe Azis buntuti saja mobil gue dari belakang,kita berangkat sekarang kata Riyan sambil membuka kan pintu mobil nya supaya pacar nya masuk duluan dan Riyan berjalan mengelilingi depan mobilnya kearah pintu sebelah kanan.


Sedengken Azis dan Harsya udah Siap dengan sepeda motor nya masing-masing.


Hanya butuh 30 menit ke empat anak muda mudi ini sudah tiba di gerbang kossan tempat Harsya dan Azis akan tinggal selama urusannya tercapai.


Lalu Riyan pun memencet Bel pintu gerbangnya kos kossan tersebut.


Keluar lah wanita dengan sekitaran usia 45 tahun,dan membuka gerbang nya dan mulai berbicara kepada seorang pemuda yang sedang bergandengan tangan dengan seorang gadis.


"Eh Nak Riyan sudah datang yang mau kost di sini basa basi nya pemilik kossan kata ibu kost itu sambil tersenyum kearah nak Riyan dan kedua pemuda Itu.


Pas melihat Kearah pemuda yang sekitaran usia 21 tahun mengingat kan kepada seorang adik angkat nya yang telah lama meninggalkan nya.


"Iya.....".....!...."Bu perkenalkan yang Ini nama nya Azis yang Di samping nama nya Harsya,"kata Riyan''


"Deg....."....."Deg....."....."Deg..."jantung Ibu pemilik kost itu bergetar kemiripan dengan Tuan Besar Abdullah terlihat dari wajah nya melihat Harsya dari hidung mata sampai bentuk tubuh nya sewaktu masih muda.


Ohk iya perkenalkan nama Ibu Jubaedah kata pemilik kost tersebut lalu berjabat tangan dengan Harsya dan Azis serta mempersilahkan masuk.


bersambung.

__ADS_1


__ADS_2