TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Mereka Sudah di posisi masing-masing


__ADS_3

"Kriiiiing..........!


"Kriiiiing..........!


"Hmmmm" Maman Tomat Gumam Harsya. Di sela obrolan mereka berempat.


"Paman, Kang Ujang dan Kak Gandi sebentar aku angkat telpon terlebih dahulu.


"Mereka bertiga mengangguk bersamaan.


"Harsya pun mengusap layarnya lalu ponselnya dia taro di telinga nya.


"Halo....." Kak Maman ada hal penting apa menelepon saya malam begini." Tanya Harsya menjawab telepon masuk nya.


"Mohon maap Tuan muda mengganggu waktu istrahat anda. Tapi ada hal penting yang harus saya laporkan malam ini kepada anda." Kata Maman Tomat.


"Teruskan kak Maman saya mendengar kan.!


"Tuan muda saya mendapatkan kabar dari Fander mereka bertiga bersama dengan Ken Liem dan Rex Ryu sedang membuntuti satu dari empat sahabat Cok Ben. Fander dan mereka berdua Ken Rex sekarang sedang membuntuti Brewok menuju hotel di kota Jakarta barat dengan keadaan mabuk dan tampa pengawalan. Sedangkan Jabar sedang berada di Club malam bersama seorang gadis yang menemani nya minum dan kemungkinan akan mabuk serta langsung masuk ke hotel. Apakah bagus buat kita kita untuk segera meringkus dua dari empat sahabat Cok Ben." Kata Maman memberi masukan dan saran untuk segera memberi perintah dari jajaran tertinggi yaitu Tuan muda Harsya.


"Baik lah aku mengerti kak Maman." Saat ini juga Kak Maman berangkat bersama Iwan kupluk dan beberapa para pengawal bawa menuju Club dan usahakan Fander kembali ke Club menunggu kalian berdua bersama beberapa pengawal lainnya.


"Sedangkan untuk Ken Liem dan Rex Ryu aku bersama kang Ujang Suparman dan Kak Gandi akan segera meluncur ke Posisi Ken Rex yang sedang memantau posisi Brewok.


"Siap Tuan' muda perintah dari anda akan saya laksanakan segera mungkin. jawab Maman Tomat.


"Silahkan anda sibuk di sana untuk mempersiapkan segala sesuatunya dan segera meluncur ke posisi dimana Fander berada.'' Kata Harsya.


"Baik." Tuan muda." Balas Maman Tomat seraya menutup panggilan telepon nya.


"Telepon pun berakhir seketika dan Harsya pun langsung menatap kepada kang Ujang Suparman serta Kak Gandi.

__ADS_1


"Kak Gandi dan kang Ujang Suparman dengarkan perintahku saat ini." Harsya berkata lantang.


"Siap" Tuan Muda silahkan anda beri perintah kepada kami berdua.


"Kang Ujang segera berangkat bersama Gandi menuju Jakarta barat dan temui Ken Liem dan Rex Ryu Segera seret Brewok yang sedang memadu kasih bersama Gadis pemandu lagu dan bawa langsung menuju markas Besar XFRES GROUP.


"Siap Tuan' Muda.! Kalau begitu saya ijin pamit untuk segera berangkat." kata mereka berdua seraya membungkuk hormat.


"Setelah mereka berdua Ujang Suparman dan Gandi Pergi. "Harsya pun duduk dan bertanya kepada Paman Kiayi Sepuh. Untuk meminta bantuan kepada pihak kepolisian yang di pimpin oleh brigadir Anton Sideka seandainya. disaat penangkapan mereka berdua berlangsung dan tiba tiba anggota Genk Kobra Beracun datang menyerbu orang orang kita.


"Baik." Paman mengerti apa yang sedang ada dalam pikiranmu." Kata Kiayi Sepuh tersenyum lembut.


"Terima kasih." Paman kalau begitu Harsya ke kamar dulu untuk berganti pakaian. Silahkan Paman untuk menelpon brigadir Anton Sideka.


"Kiayi Sepuh mengangguk tersenyum dan Harsya pun keluar dari ruangan kerja menuju kamar nya untuk berganti pakaian.


*


*


*


"Fander pun memberi tahukan kepada penelepon yang bernama Rex Ryu untuk menunggu kedatangan Tuan Gandi dan Tuan Ujang Suparman dan segera memberikan serlock kepada mereka berdua atas perintah dari Tuan muda Harsya. Sedangkan Fander sendiri akan langsung kembali ke Club malam untuk menyergap Bocil yang di bantu oleh Maman Tomat dan Iwan kupluk bersama beberapa pengawal yang di bawa nya.


"Baik Tuan Fander dan terima kasih informasinya sekarang juga saya akan segera menginformasikan posisi saya kepada Tuan Gandi.


"Silahkan Rex Ryu kalau begitu saya akan menutup telepon nya dan akan kembali ke Club dimana Jabar berada." Kata Fander seraya menutup teleponnya.


"Mobil mereka berdua pun berpisah. Fander langsung melesat membelah jalanan Kunir No.7, RW.7 Kelab malam yang ada di Jakarta barat. Sedangkan Ken Liem dan Rex Ryu masih membuntuti mobil yang di bawa Brewok menuju hotel untuk memadu kasih.


"Tidak lama kemudian mobil Brewok pun masuk di penataran Hotel berbintang empat di kawasan Jakarta barat. sedangkan mobil yang di kemudikan oleh dua warga asing pun ikut masuk dan parkir sedikit jauh dari Mobil Brewok yang sudah turun bersama seorang Gadis berusia belasan tahun.

__ADS_1


"Lalu Rex pun mengirim Serlock kepada Tuan Gandi dan mengirimkan Poto seorang lelaki yang sedang bergandengan tangan menuju hotel mewah berbintang empat itu.


"Balasan pesan singkat dari Tuan Gandi pun di Terima oleh Rex dan setengah jam akan segera sampai ke lokasi.


"Sedangkan Fander kini sudah berada di tempat parkiran Club malam. dan dia pun langsung menuju satpam tersebut untuk meminta satu gadis menemani nya di mobil dengan bayaran yang tinggi. Ia lakukan karna kalau dirinya masuk sudah di ketahui oleh Jabar. maka nya dia meminta bantuan gadis pemandu lagu untuk memantau orang yang berada di Club malam dan akan memberikan Tips yang pantastis.


"Tuan ini pesanan anda apakah cocok." Tanya Satpam tersenyum ramah.


"Fander pun sekilas menatap dan melihat mimik mata nya. lalu mengangguk kepada satpam. Fander pun memberikan uang warna merah 10 lembar dan berbisik.


"Cocok Pak satpam tapi jangan sampai di beritahu kan bahwa saya ingin dia menemaninya kepada orang lain." Bisik Fander.


"Siap Tuan' anda tenang saja." Bisik satpam dengan senyum lembut.


"Lia temani Tuan muda ini orang nya baik' saya juga di kasih sepuluh lembar bisik." Satpam kepada Gadis pemandu lagu itu.


"Lia hanya mengangguk. Seraya masuk kedalam mobil Fander.


"Nona perkenalkan nama X Fander anda bisa menyebut saya Fander." Saya akan memberi mu Tips dengan satu syarat." Kata Fander di sela Obrolan nya ketika Gadis itu Sudah masuk kedalam mobilnya.


"Syarat apakah yang ingin Tuan minta dari saya." Tanya gadis cantik berusia 20 tahun itu.


"Begini Nona didalam ada temen saya sedang mabuk bersama seorang gadis mungkin teman anda. Saya di suruh sama Istri untuk membuntuti kemana mereka akan pergi. Maka nya saya meminta bantuan dari anda untuk membuntuti selama di dalam Club dan mengabarkan posisi teman saya sedang Gimana Gimana nya." Kata Fander sedikit berbohong untuk tidak curiga gadis itu.


"Apakah ada Poto teman Tuan." Kata gadis pemandu lagu itu.


"Fander pun memberikan Poto yang berada di ponsel nya lalu meminta untuk mengirimkan kepada ponsel milik gadis itu.


"Nona sudah saya kirim ke aplikasi wasttap anda dan bila mereka berdua keluar segera beritahu saya." Kata Fander


"Baik." kalau begitu saya segera masuk dan mencari seorang lelaki yang berada di Club malam tempat saya bekerja." Jawab gadis itu lalu keluar dan masuk menuju Club malam.

__ADS_1


bersambung.


__ADS_2