TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Kilas balik Ismail dan Zahra part 2


__ADS_3

Kilas balik ismail dan Zahra part 2


"Baik Ayah Bila Sudah Bulat Dengan Ucapan Ayah


Ismail Pun Berkata kepada ayah nya dengan wajah yang Tertunduk dan tidak berani menatap mata Ayahnya.


Untuk Detik, Waktu hari dan tanggal serta tahun Ini Juga Ismail Tidak Akan Pernah Lagi Menginjakkan Kaki Di Rumah Ini.


Semua yang Ada Di dalam Dompet pun Di keluarkan Termasuk Konci mobil Fasilitas Seperti ATM Dan kartu Lain Di Berikan Kepada Ayah Nya


Semua kenangan kerinduan masa masa kecil masa indah bersama ayah dan ibu mudah mudahan Ismail bisa melupakan Nya, lirih suara nya tapi terdengar oleh ibu nya


"Lalu Ismail Memeluk Ibu nya Dengan lirih berkata Maap kan Anak mu Bu yang Tak bisa menuruti Apa yang Pa Abdullah mau.


Apa yang di inginkan Suami Ibu Ismail tidak bisa Menuruti Nya Maap Sekali lagi Ismail meminta jangan ibu ucapkan kepada Ismail tentang ucapan anak durhaka.


Semua kenangan bersama ibu tidak Akan pernah Ismail lupakan Kasih sayang perhatian nasehat nasehat tidak akan hilang dalam hati Ismail.


Tapi Kenangan Bersama Suami ibu Akan coba Ismail lupakan walau pun berat, Sejati nya Ismail tak bisa Membenci Suami ibu yang bernama tuan Abdullah.


Jaga Diri ibu baik baik Jangan pernah lupakan Ismail ucap lirih anaknya


Deg Seketika itu Jantung ibu nya Ismail bagai di tusuk jarum Yang tajam.


Seakan akan perkataan Anak nya Memutuskan tali Persaudaraan antara Ayah dan Anak Keegoisan Seorang Ayah Dan Keras kepala nya Seorang Ismail Telah Memisahkan Antara ibu dan Anak, Memisahkan satu keluarga yang tadi nya utuh menjadi pincang.

__ADS_1


Lalu dengan berat hati Ismail Melepaskan Pelukan dari ibu nya dan berjalan menuju Ayah nya hanya sekedar mau mencium tangannya.


Tapi ntah Kenapa Seakan Ismail Berjalan Kearah Ayahnya tapi pa Abdullah langsung membelakangi Seakan akan Sudah Tidak mau melihat lagi.


Ismail Lalu keluar Kamar ayah ibu nya lalu Menghampiri,Zahra Istri nya Yang baru nikahi nya Seminggu yang lalu.


Ayo kita Pulang Kita Sudah tidak Di harapkan lagi oleh Tuan Abdullah di sini, Ucap suaminya pelan


Mas Ayah belum memberikan restu kepada kita Dengan Tangan yang erat dan sorot mata yang tajam menatap arah wajah istri nya.


Dan Menggeleng kan kepala nya apa yang di perintahkan oleh Suami nya segera di turuti.


Lalu Ismail dan Zahra Pun pergi meninggalkan mension Rumah pa Abdullah,


"Sebelum Ismail dan istrinya jauh Seorang Wanita sekitaran usia 35 tahun Memanggil anaknya Ismail sambil berteriak-teriak Untuk kembali' Tapi Ismail acuhkan saja....!


Mengusir Anak dan menantu nya bila waktu bisa di putar ingin rasa nya Merestui hubungan mereka.


penyesalan selalu datang terlambat!!!


Pencairan Terus Menerus di lakukan oleh Asisten Dan beberapa Pengawal lainya.


Ismail dan Zahra Bagai di telan bumi Keberadaan Nya.


Karna Ismail dan Zahra Sering berpindah pindah tempat.

__ADS_1


Singkat tragedi pasangan Ismail dan Zahra yang diburu bagai seekor binatang.


Kemanapun dan di mna pun Keberadaan nya Selalu Di temukan.


tepat jam 10 pagi ketika Harsya mendadak pulang dari sekolah nya padahal biasa pulang pukul 12 tapi Harsya mendadak pengen pulang dan dengan seribu alasannya Harsya pun di ijinkan pulang


Setelah tiba Di rumah nya melihat ibu nya terkapar tak bernyawa Sedengkan ayahnya yang lagi injak kepalanya,menyuruh Harsya berlari,


Dan Membawa Kertas Tulisan yang ada di samping nya.


Reflek Saat itu Sebuah Besi di samping Harsya lalu melemparkannya dan tepat kearah pria yang menginjak kepala Ayahnya,, Plak wadawwwww bercucuran darah Dari Arah kening pria itu""!!


Bajingan Dasar Anak kampret kata pria yang terkena lemparannya dan kepada anak buah suruh menangkap bocah itu lalu bunuh atau dan buang ke hutan. Lalu Berlari sampai Tertangkap dan di buang ketengah hutan


Di temukan oleh jaeludin dan Aminah yang notabene nya tidak mempunyai anak~~dan Kehidupan yang serba kekurangan


Tapi buat pasangan suami istri ini adalah jawaban Doa selama ini mendambakan mempunyai Anak.


Dengan perasaan antara cemas dan bahagia"'Lalu Membawa nya ke puskesmas dan mengalami amnesia.


Selang Beberapa Minggu pasangan suami istri yang menemukan Harsya Di bawa nya Ke padepokan Macan putih Lalu menceritakan Tentang Anak Yang di temui di hutannya.


dan Hanya Menemukan sebuah Surat lalu surat itu di kasih ke Kiayi Ihsan Sebelum bergelar namanya jdi kiayi sepuh"!!


Lalu Surat Itu Di buka Dan Baca Satu utas kalung dan Sebuah tulisan.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2