TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Datang nya Sahabat padepokan


__ADS_3

Datang Nya Sahabat Padepokan


Dewi...!!loe yang tanya bisik indah ke telinga nya dewi


Gak mau...!! ah gue suka gelagapan kalau ngobrol sama orang tampan," bisik Dewi.


"Setelah berbisik kearah Dewi tidak mau Indah pun berbisik kearah telinga Hani dan Hani mengangguk tanda setuju apa yang di bisik kan oleh Indah dan emang tujuannya datang ke rumah Harsya untuk mengetahui rasa penasarannya di antara mereka bertiga.


'Kok pada bisik membisik sih bukan nya ngobrol,"ucap Harsya bertanya kearah mereka bertiga....!!


Dewi dan Indah pun saling siku menyiku tangan nya saling cubit men cubit satu sama lain beda dengan Hani yang notabene nya cuek lugas dan acuh.,


"Harsya pun hanya tersenyum melihat gadis yang ada di rumah nya bukan menjawab pertanyaan dari Harsya malah saling siku di antara Indah dan Dewi.


Akhir nya Hani yang berbicara untuk mencairkan suasana di rumah pemuda tersebut.


Begini...,"kaka apakah bener kaka mau ke kota Jakarta," ucap Hani bertanya sama kak Harsya.


"Jadi kalian bertiga datang kesini mau menanyakan apakah benar tidak nya tentang Kaka pergi dari kampung ini begitu," jawab harsya.


Mereka bertiga pun mengangguk.


"Bener kakak mau pergi ke kota Jakarta hari,ini lirih pemuda itu, terasa berat hati nya.


Kenapa harus pergi dari kampung ini kak lirih Indah sambil wajah nya pucat pasi,memberanikan diri Karna rasa penasaran nya..


Harsya bukan nya menjawab pertanyaan dari Indah malah berkata lain.


"Neng indah sakit kekeh Harsya,"


Reflek Indah menjawab nya Nggak kak siapa yang sakit.


lalu Harsya menunjuk wajah Indah Yang pucat pasi.


"Itu,..."..!!.."muka nya pucat," goda pemuda itu


"Ih......"..."kaka nyebelin ini karena kaka rengek Indah?"


"Melihat," Indah yang tingkah berubah seketika yang tadinya malu malu sekarang sedikit manja," membuat dua sahabat nya keheranan Dewi dan Hani hanya melongo saja melihat xpresi Indah yang tadi malu malu sekarang berani menimpali omongan Kak harsya..


dasar bucin ucap Dewi mungkin Hani juga berpikir begitu dalam hati dua sahabat itu


Kenapa jadi kaka yang disalahkan neng Indah,ujar Harsya sambil tersenyum ke arah Indah.


Seketika wajah indah bersemu merah kaya kepiting yang sudah di rebus," tertunduk akan rasa malu nya.

__ADS_1


duh Kak Harsya senyuman mu membuat hati dan jantung indah seakan akan mau copot batin mereka bertiga....


"Assalamualaikum",......" terdengar suara di luar dengan kata salam


uhk Untung ada tamu yang Datang dalam


hati Indah Berkata Lega Rasa Nya terselamatkan Dari Rasa malu di depan Kedua sahabat ku Dewi Dan Hani, batin dalam hati


"WaallAikum Salam"jawab Harsya di iringi mereka bertiga secara bersamaan...."


Lalu Harsya berjalan kearah pintu untuk membuka pintu nya dan mempersilahkan tamu nya untuk masuk....


"Cekreek..........!! Suara Gagang pintu di putar.


"dreeeet ............!! suara pintu pun terbuka.


Ternyata yang datang adalah Azis teman seperguruan dari padepokan macan putih murid nya Kiayi Sepuh.


Muhammad Azis...." silahkan masuk ucap Harsya,


"Siap makasih brother telah mempersilahkan lelaki tampan dan berwibawa masuk jawab Azis, dengan gaya tengil dan tidak rasa malu nya,


Tapi rasa tidak malu nya hanya sebatas pujian canda nya kepada orang orang yang sudah dekat


"Hehehehe," Harsya hanya terkekeh saja mendengar bicara Azis yang tak pernah berubah dari dulu.


Azis....."..."zis....."zis.....", Muhammad Azis..." loe kenapa berhenti tanyaku," mengulang ngulang nama nya.


"Seketika lamunan nya pemuda itu buyar.


Itu....."."Harsya, ada tiga bidadari yang membuat hidupku berarti dan terbang keatas awan langsung naik ke langit yang paling tinggi kata nya terus dan terus nyorocos setiap melihat wanita cantik.


Gue hanya tersenyum aja melihat tingkah laku Azis..


"Indah dan Dewi hanya cekikikan mendengar kata kata yang keluar dari mulut pemuda itu, sedengkan Hani menimpali nya dengan lugas emang selama ini hidup mu tak berarti ya timpal hani hihihihi sambil tertawa.


Azis yang ucapan nya di balas oleh Hani hanya nyengir hihihihihi tampa membalas perkataan dari wanita yang terindah dan tercantik di antara mereka bertiga...!!


Dasar sedeng gila sergah Hani hahahahaha sambil mendelik mata nya kearah Azis


"Ohk....aku," gila karna dirimu sahut pemuda itu dan tersenyum-senyum melihat gadis satu lagi yang hampir sama persis sipat dan tingkah laku nya.


"Lalu Harsya menyudahi obrolan Azis dan Hani


"Sudah "Sudah Sudah Azis dan Han "ucap Harsya kepada Hani dan Azis...." Nanti Jodoh ucap Harsya dengan Canda nya...Dan Di benarkan oleh Dewi dan indah....

__ADS_1


"Ihk Amit Amit kata Hani." gue juga amit amit ihk jawab Azis yang mulai adu omong lagi di antara mereka berdua....


"Sudah sedikit teriak Menyudahi obrolan Azis dan Hani bagaikan kucing dan tikus...


Kenalin ZIS Ini ke tiga Bidadari Bidadari Yang Ada Di kampung ini...'!!


Yang baju putih NAMA nya INDAH YUMNA MUTIARA


yang baju biru Nama nya DEWI AGUSTI


DAN Yang Barusan Ngobrol Sama kamu' Mudah mudahan Berjodoh Namanya HANI OMARDANI


Hani reflex berteriak kak Harsya Amit amit Sedengkan Dewi dan indah Hanya mengucap Amiin


Salam pada semua nya namaku M Azis ,Lalu mereka bersalaman Dan hanya Hani yang tidak bersalaman


Setelah Memperkenalkan diri Azis ikut nimbrung ngobrol Bersama Kami berempat dan menanyakan maksud dan Tujuannya Bertamu ke sini..


Lalu menarik napas dalam dalam Azis mulai bersuara


Gini Har Gue kesini atas Suruhan kiayi sepuh, Ucap nya


teruskan ZIS gue mendengarkan.


'Sewaktu loe kerumah kiayi sepuh dan loe pulang gue pun tak lama di panggil oleh kiayi sepuh.


Begini cerita nya, "Indah Dewi dan Hani Diam Tampa Ingin ikut campur Dan hanya Mendengar kan nya.


ZIS loe di suruh menghadap kiayi sepuh kata teman sekamar nya di padepokan Macan putih.


Yang bener Din kata Azis kaget bener gue sumpah loe cepat temuin. Ucap Udin.


'Ok.." kalau begitu gue kerumah kiayi sepuh dulu kata Azis`` Di balas anggukan Udin teman sekamar nya.


"Assalamualaikum" kata Azis


WaallAikum salam kata Fatimah ehk ada kak Azis cepet masuk ka di tunggu Abah..


"Ehk..' Anu. gelagapan sungguh manis wajahmu kata Azis


reflek menutup mulut nya dengan kedua tangannya


cepetan ka kata fatimah bukan menggombal kerjaan nya sergah Fatimah sambil bibir nya manyun.


hehehehehe hanya nyengir saja Azis lalu masuk kedalam rumah pa kiayi bener ada nya udah nunggu dari tadi gumam ku.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2