TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Rencana Bimo Berhasil


__ADS_3

"Sementara tidak jauh dari kediaman Mansion Khabil Ardana hanya berjarak 5 km jauh nya tepat nya di Gudang tahanan milik Khabil Ardana, Hanya beberapa orang anggota Genk kobra yang sedang menjaga dua gadis cantik dan satu pemuda tampan yang sedang di ikat lakban dan kepala nya di ikat penutup kain warna hitam........!......"


"Segerombolan mobil jenis truk pun datang dengan beberapa preman yang di komando kan oleh Bimo dan berhenti tepat di sebuah pohon besar yang tidak jauh dari gudang tahanan milik Khabil Ardana.


"Bimo pun turun bersama 15 orang preman dan tiga pembunuh bayaran yang sudah di datang kan dari kota B


Ponsel pun berdering tanda panggilan masuk di ponsel nya Bimo.


"Kriiiiing.........!


"Kriiiiing.........!


"Halo," Tuan bimo," ucap salah satu suara di seberang telepon nya.


"Bagaimana," Syamsul kondisi nya saat ini," di markas gudang tahanan," jawab Bimo dari suara telepon nya....!


"Tuan," secepat nya misi Anda sekarang juga selesaikan dan hanya ada beberapa pengawal yang berjaga disini," sedangkan Cok Ben sudah pergi meninggal kan gudang ini dari tadi sore," kata Syamsul dari sambungan telepon memberi tahukan keadaan lokasi tersebut dan segera menyelesaikan pekerjaan dari direktur Rony.


"Baiklah," Bimo segera saya bergerak dan kebetulan saya hanya beberapa meter dari gudang tersebut," kata Bimo


"Siap," Tuan saya Tunggu," balas Syamsul dan telepon pun berakhir.


''Setelah panggilan berakhir bersama Syamsul, lalu Bimo pun segera memberikan instruksi untuk menyebar dan menyerang dari sisi yang berbeda setelah itu lalu bawa dua gadis dan satu pria yang di sekap kedalam mobil yang terparkir tepat di luar Gerbang gudang tahanan milik Khabil Ardana....!


"Dengarkan perintahku," Segera menyebar dan lumpuh kan para penjaga bila perlu habisi jangan ada yang tersisa," dan langsung bawa tiga tahanan kedalam mobil yang sudah terparkir di luar gerbang tersebut," kata Bimo memberi perintah dengan tegas dan berwibawa.


"Dengarkanlah kalian semua siapkan posisi masing masing dan jalankan sesuai rencana yang sudah kita tetapkan, kata Bimo lagi memberi perintah.

__ADS_1


"Siap," Bos," serentak mereka menjawab lalu mulai bergerak, sedang kan Bimo pun masuk kedalam mobil dan berjalan tepat di Gerbang Pintu gudang tahanan milik Tuan Khabil Ardana.


"Sementara di kediaman Mansion Khabil Ardana," yang porak poranda seperti kapal pecah di amuk badai besar, Jimmy, Jhonny dan Citra pun masuk kedalam Mansion itu, sedangkan Gareng ketua Genk kobra beserta empat orang bawahannya Bocil Sugeng Brewok dan Jabar mempersiapkan mobil untuk segera membawa tahanan Dani Rustandi dan Khabil Ardana, yang sedang di bawa oleh mereka bertiga yang sudah masuk kedalam Mansion tersebut.


"Hampir sepuluh menit berselang, tiba tiba tampak dua orang lelaki setengah baya sedang di ikat dan di tutupi oleh kain penutup warna hitam, di seret oleh mereka bertiga yaitu Jhonny, Jimmy dan Citra berjalan kearah mobil yang terparkir di luar halaman Mansion itu.


"Setelah dua target buruan itu masuk kedalam mobil yang akan membawa nya ke markas besar Genk Kobra beracun," Gareng selaku pimpinan tersebut berkata," kepada anak buah nya.


'Kalian semua bereskan mayat mayat yang tergelatak dan bawa ketempat sunyi lalu bakar dan sebagian bersih darah darah yang berbau amis agar tidak di curigai oleh pihak kepolisian," perintah dari Gareng, kepada anggota Genk kobra.


"Siap,"ketua," mereka serentak berkata sambil membungkuk.


"Ketua Genk Kobra pun bersama Jimmy dan Jhonny serta Citra melesat pergi menuju Markas besar organisasi tersebut.


"Sedangkan Bocil Sugeng Brewok dan Jabar," beserta para pengawal lainnya membersihkan dan mengangkut mayat mayat yang sudah mati untuk di jadikan santapan makan malam," hihihihihi.


"Kriiiiing ........!..." Kriiiiing.......!..." Kriiiiing ....!


"Bimo usahakan jangan sampai ada yang membuntuti dan para penjaga di gudang tahanan milik Khabil Ardana semua orang nya matikan jangan sampai ada yang hidup," ucap Rony memperingatkan agar tidak di curigai oleh Dani Rustandi


"Tenang saja Tuan sudah di bantai habis oleh pembunuh bayaran semua nya," dan ini juga anak Dani brengsek itu kita buang ke hutan mayat nya, kata Bimo dengan senyuman sinis nya mengarah kesalah satu dari wanita yang di bawa nya.


"Bimo pun melesat dengan kecepatan tinggi di iringi dua mobil lainnya di belakang menuju kawasan kota kecil daerah Jawa barat.


"Tujuan utama nya adalah Cianjur selatan yang banyak bukit bukit menjulang tinggi di kawasan pesisir pantai selatan itu,"


"Aku harus cepat cepat sebelum mereka sadar dari pingsan nya bisa berabe pikir nya dalam hati Bimo.

__ADS_1


"Sementara sorak suara di markas besar organisasi genk kobra dengan di iringi yel yel mirip kesatuan tentara itu, bersuka ruang menyambut iringin Ketua Genk kobra setelah pertempuran nya di menangkan.


"Mobil ketua pun berhenti tepat di halaman markas besar di ikuti oleh mobil lainnya dan beberapa para pengawal pun menyambut dengan tepukan tangan lalu membungkuk hormat ketika salah satu lelaki turun dari mobil nya yaitu Ketua Genk kobra beracun


"Sementara mobil jenis Van pun berhenti dan tepat di samping mobil Jimmy dan Jhonny, seketika itu tiga lelaki yang di lakban dan mata di tutup oleh penutup berwarna hitam lalu menyeret dan membawa nya ke ruangan bawah tanah dan masukan kedalam sel tahanan.


"Dengan gaya Akting agar di dengar oleh Khabil Ardana dan Fander, Ketua Genk Kobra Beracun pun memerintahkan bawahan nya dengan suara yang cukup keras dan lantang,


"Seret ketiga lelaki brengsek itu kedalam tahanan bawah tanah dan pisahkan salah satu dari mereka bertiga," geram ketua dengan suara yang cukup keras.


"Beberapa Anggota Genk Kobra beracun," yang mendengar perintah dari ketua nya dan menjawab ," Siap Ketua, perintah akan segera di laksanakan.


"Sebelum ketiga lelaki itu di bawa kedalam ruangan bawah tanah oleh para pengawal nya,


"Ketua Genk Kobra seketika mengedipkan mata nya kepada Jimmy dan Jhonny dan berkata.


"Jimmy dan Kau Jhonny," ayo kita seret," kedalam kamar anak nya Khabil Ardana yang bernama Clarissa," lantang dengan keras dalam berbicara kearah Jimmy dan Jhonny.


"Seketika salah satu dari dua lelaki paruh baya itu pun berontak mendengar perkataan Ketua Genk Kobra itu,


bangsat anjing semua saya ngasih makan kepada mereka semua tapi semua menggigit saya bedebah sumpah serapah pun terlontar dari hati Khabil Ardana yang tidak bisa berbicara karena mulut nya di lakban.


"Kena kau Khabil Ardana," gumam Dani Rustandi dalam hati nya walau pun dia sendiri sedang di ikat dan mulut nya di lakban serta kepala nya tertutup.


"Jimmy pun menghampiri lelaki paruh baya yang sedang di ikat nya dan dengan satu pukulan ia darat kan kepada perut nya.


"Bugh...........!

__ADS_1


Seketika lelaki itu pun muntah darah," dan Jimmy pun berkata, seret sekarang juga lelaki busuk ini kedalam tahanan bawah tanah.......!!.....!!..... kata Jimmy dengan senyuman sinis nya......!


Bersambung.


__ADS_2