TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
KOBRA COMPANY GRUP


__ADS_3

"Kriiiiing'' ...............!..........."


"Kriiiiing" ..............!............"


"Halo......." Abang ada apa menelepon ku," kata suara di seberang telepon yang menjawab telepon nya.


"Tuan muda saya dan Beni sudah keluar dari organisasi Genk Kobra Beracun," Jawab Ucok dari sambungan teleponnya...!


"Bagus Abang," segera datang kesini,"


"Siap" balas Ucok.......!....."


"Ada apa sebener nya terjadi dan kenapa Harsya berbeda pendapat dengan Kiayi Sepuh.


"Kiayi sepuh menyuruh Cok Ben untuk tetap tinggal di Organisasi Genk kobra sedang kan Tuan muda menyuruh untuk keluar dari organisasi tersebut.


"Waktu malam itu setelah pembahasan kerangka kerja di kafe bintang membahas perusahaan Anugrah Zahra group telah selesai," Cok Ben pun tidak di boleh untuk pulang terlebih dahulu, karna rasa penasaran dan banyak yang harus di tanyakan kepada mereka berdua, kenapa sampai menyembunyikan identitas waktu di padepokan macan putih serta mau tau urusan nya dengan organisasi Genk kobra yang telah memburu orang tua nya.


"Abang," Ucok dan Abang Beni, Saya tidak menyangka kepada kalian berdua sama hal nya terhadap Kiayi Sepuh, bahwa mereka dan kedua Abang ku ini menyimpan rahasia sangat besar ini," kata Harsya di sela obrolan nya mereka bertiga.


"Maapkan kami berdua Tuan muda," kata mereka berdua sambil berlutut kepada Tuan muda Harsya.


"Abang Ucok dan Beni "Apa apaan ini," kenapa kalian berlutut bangun cepat tidak pantas kalian berlutut kepada saya, pantas nya saya yang berlutut kepada kalian berdua," bentak pemuda itu sambil mengangkat mereka untuk berdiri lagi....!


"Mereka berdua pun berdiri sambil menunduk kepala nya.


"Terima kasih tuan muda atas kerendahan hati dari Tuan muda" lirih Ucok


"Abang Ucok Abang Beni," bolehkah saya memeluk kalian berdua," lirih dalam Isak tangis nya


"Sama hal nya dengan paman Suhardi dan Anita Billy yang mengetahui perjalanan kehidupan Kedua Orang tua nya yang sudah meninggal.


"Tu....' Tuan..." Mu..." muda Sambil menangis mereka berdua dan meregang kan kedua tangannya.

__ADS_1


"Harsya' pun memeluk kedua sahabat ayahnya, sekaligus menjadi pengawal bayangan ketika di urus oleh umi Aminah dan Abah Jaeludin......!


"Terima....'' te...' Terima Kasih banyak," ucap Harsya dengan suara terbata bata dalam Isak tangis nya.....!


"Cok Ben hanya mengelus ngelus punggung anak sahabatnya yaitu tuan muda Harsya.


Setelah Harsya puas dengan pelukan hangat dari sahabat ayah nya dan ucapan terima kasih kepada mereka berdua dan tidak akan melupakan kebaikan nya, Harsya pun menyuruh Cok Ben untuk duduk dan menjelaskan kenapa bisa kembali lagi kepada Genk Kobra Beracun........!


"Kedua lelaki itu pun menjelaskan semua nya kepada tuan muda Harsya tentang kembali nya kepada Genk kobra semua sudah jelas di episode sebelum nya.


"Pemuda yang di panggil tuan muda pun mendengar setiap kosa kata dan bait bait yang keluar dari mulut Ucok mau pun Beni setiap perkataan nya ia tanamkan dalam pikirannya dan menimbulkan satu ide yang akan di sampai kan kepada mereka berdua.


''Begitu Tuan muda cerita sebenarnya tidak ada satupun yang di tutupi dari kami berdua kepada anda, Kata Ucok menjelaskan semua nya bisa sampai kembali lagi masuk ke Organisasi Genk kobra beracun.


"Abang Ucok Abang Beni," mendekat kesini


"Mereka berdua pun mendekat, dan pemuda itu pun berbicara secara pelan kepada mereka berdua.


"Lalu apa yang harus saya lakukan tuan muda,?" Tanya Ucok


Aku mengetahui bahwa Abang Ucok dan Beni sangat pandai bernegosiasi dan memecah belah sesama orang," Aku ingin Ucok dan Beni mengadu domba kan Antara Organisasi Genk Kobra Beracun dengan orang orang perusahaan GELORA BUANA GRUP yang kata kalian berdua berniat menggulingkan perusahaan milik Elisabeth Ardana mantan Suami Khabil Ardana, bagaimana pun cara nya itu kalian berdua pikirkan," yang penting kita berhasil.....!


Setelah Ucok dan Beni berhasil mengadu domba kan di kalangan bawah organisasi Genk kobra seolah olah kalian berdua yang berkhianat, lalu kalian berdua berikan bukti bahwa orang-orang perusahaan GELORA BUANA GRUP yang berkhianat dan langsung berikan informasi nya kepada Ketua Genk Kobra sekaligus kepada Dedengkot petinggi organisasi tersebut, Kata Harsya dengan senyuman licik nya.


"Baiklah," Tuan muda kami akan melakukan sesuai dengan rencana anda, masalah seperti ini ," Kami berdua paling pandai mengerjakan nya," kata Ucok sambil tersenyum.


Kembali kepada Ucok dan Beni setelah Ucok menelepon Tuan muda Harsya memerintahkan untuk menemui nya," Ucok dan Beni pun segera menyetop taksi untuk menuju Mansion mewah yang baru di tempati nya.


"Kantor Besar ARDANA GRUP


"Diruang rapat utama para anggota dewan perusahaan dan investasi telah berkumpul," Boled dan Suparno serta Dani Rustandi orang kepercayaan dari Khabil Ardana telah duduk dengan bangga nya di kursi kekuasaan Khabil Ardana dengan senyuman yang begitu cerah dan ceria.


"Bagaimana bisa! semudah ini mengakusisi kan perusahaan? hanya dalam waktu semalam?" tanya direktur yang kontra terhadap Dani Rustandi dan di angguki oleh manajer nya di samping direktur tersebut.

__ADS_1


"Kita lihat kenyataan itu adalah tanda tangan asli si pemilik perusahaan ARDANA GRUP, itu sah secara hukum dan perusahaan telah berpindah tangan kepada Tuan Ruli siregar rusady, dan dengan perintah dari pemilik perusahaan ini akan berganti nama perusahaan nya Dengan Nama KOBRA COMPANY, ucap Dani dengan bangga.


"Semua anggota dewan dan pihak investasi membaca kopian berkas itu mereka mengangguk dan paham atas isi yang ada di dalam nya, bahwa, Khabil Ardana telah menandatangani pengalihan perusahaan pada Ruli Siregar Rusady alias Gareng Ketua Genk Kobra beracun, meski dua orang yang tidak setuju tapi kenyataannya tanda tangan yang tertera itu asli milik Khabil Ardana.


"Bagaimana? apakah masih di ragukan," tanya Dani Rustandi


"Bagaimana cara anda mendapatkan nya saya tahu otak licik Anda tuan Dani," tanya manajer dengan mata yang melotot.


"Tidak usah banyak bertanya manajer," saya hanya menjalankan perintah dari Tuan Besar Khabil Ardana dan semua pemberkasan itu sah telah di Tanda tangani" jawab Dani Asisten dengan sedikit keras..!


"Tanda tangan itu sah dan saya setuju ucap beberapa orang yang ikut dalam rapat tersebut.


"Terima kasih Tuan Tuan semua ," kata Dani Rustandi membungkuk hormat.


"Pintu pun terbuka, semua mata terbelalak menatap Gareng datang dengan wajah yang serius nya, wajah yang selama ini mereka takut kan, karena siapa yang tidak tahu Gareng salah satu organisasi yang paling di takuti oleh seantero negri ini memegang penuh jabatan di organisasi Genk kobra.


"Gareng pun lalu menghampiri kedua lelaki yang tidak setuju dengan keputusan dari penanggung jawab perusahaan yaitu Dani Rustandi.


"Apakah kalian berdua tidak setuju dengan keputusan yang saya beri tugas dan wewenang di dalam kantor ini," tanya Gareng penuh dengan intimidasi.


"Semua orang yang mendengar dan melihat nya ngeri..!


"Bu....kan ,'' bukan begitu" Tuan," kata mereka tergagap karna ketakutan....!


"Pengawal teriak Gareng......!


Para pengawal pun berlarian dan langsung membungkuk penuh hormat kepada pemilik perusahaan baru KOBRA COMPANY


"Seret kedua lelaki ini sekarang juga," perintah dari ketua Genk sekaligus pemilik perusahaan terbaru....!


"Siap," jawab mereka serentak.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2