
Tiba Di kota J
"Setelah Menempuh perjalanan yang cukup jauh Dengan Sepeda Motor nya. Dengan Cuaca yang begitu panas debu jalanan menjadi saksi atas keberangkatan dua orang pemuda menuju pusat ibu kota Negara
Dua Orang pemuda Yang Tampan Tapi Terlihat Kampungan Tiba Di pusat Kota J "Lalu memarkirkan motor nya, Di Rumah Makan Sederhana Di wilayah Pinggir Kota J
Lalu Kedua Pemuda itu Harsya dan Azis memasuki Rumah Makan Untuk Bersantap Makanan dan sedikit istrahat Karna Dari Tadi berangkat Sampai Tiba Belum Memakan Apapun Juga, Rasa lapar dan perut bernyanyi menanda kan perut harus segera terisi.
ZIS Yuu kita Makan dulu Dari tadi perut Gue belum kemasukan Makanan Ucap Harsya ke Arah teman Yang Bernama Muhammad Azis
"Ok.... Siap.' Brow dengan Ciri khas Nya Menjawab Ajakan Harsya Untuk makan
Lalu Mereka Pun Masuk Kedalam Rumah makan tersebut dan Beberapa Orang Orang menatap dengan tatapan Sinis Atau pun tatapan Iba Kasihan.
Mereka Berdua pun Menuju tempat Duduk yang Masih kosong dan mulai Memesan Makanannya
Azis dan Harsya yang di tatap oleh beberapa Orang yang sedang Makan Di Rumah makan Tersebut.
Merasa GK enak hati oleh Pemilik warung makan ini karna Harsya tau diri Merasa hina masuk kedalam rumah makan sederhana tapi lumayan mewah Sedangkan Kedua pemuda tersebut di lihat dari Segi Pakaian Terlihat Seperti Gembel.
"Pelayan pun datang dengan Wajah jutek, judes, Angkuh Dan sombong Memberikan Menu makanan nya Secara kasar Kepada kedua pemuda yang baru duduk di meja kosong Tersebut.
Silahkan mau pesan apa dan jangan lama lama Makannya Kata pelayan tersebut Dengan Nada yang Penuh Dengan intimidasi.
astaghfirullah kalau ini perut GK lapar lapar banget malas gue untuk makan disini ucap batin Harsya dalam hatinya. Azis pun sepemikiran dengan Harsya dalam hatiny
"Bu".....! "Aku pesan Ini aja Minum Nya Air Teh Dingin Aja ucap Pemuda yang bernama Harsya.
Sama In aja Bu timpal azis kearah Wanita Yang menjadi pelayan di Rumah Makan nya.
"Emang Gue Ibu loe Hah Gembel, Dasar orang udik kampungan, jawab pelayan tersebut sambil berjalan dengan senyuman sinis nya
__ADS_1
sabar sabar sabar ini yang di maksud kiayi ucap nya dalam hati harsya
"Tak lama kemudian Pesanan makanan pun datang oleh wanita yang tadi menghina nya Dan makanan pun di tata di meja yang sudah dua pemuda tersebut duduk.
Hei kalian dua gembel cepat makan nya jangan lama lama membuat warung ini terasa bau kedatangan kalian berdua sinis pelayan tersebut.
"Harsya dan Azis pun menghiraukan ocehan pelayan dengan kata kata menghina, Masa bodoh ZIS ucap Harsya berbisik yang penting kita makan dan sesudah makan kita bayar apa susah nya kata Harsa dengan suara pelan, Azis hanya mengangguk saja''
Setelah selesai Dengan Mengisi perut yang keroncongan Lalu Harsya pun Mengeluarkan Hp android yang Sedikit sudah Usang Dan Jadul.
Azis pun berbisik kepada Harsya mending kita keluar Nlpn nya di luar lirih Azis ketelinga Harsya.
"Harsya pun berbisik biarkan saja kita disini juga bayar jawab Harsya cuek.
bisik Membisik pun selesai di antara dua pemuda tersebut.
Harsya pun Lalu membuka Kunci dan memencet Tombol tlpn dengan Arah Tujuannya Riyan Sahabat yang Kuliah Di kota J dan memberi tahukan posisi sekarang..
" Tut "...........!!
" Tut "...........!!
Halo Harsya Dimna Loe sekarang Posisi, kata penelpon Yang Tau itu Riyan..
Ini Gue dah Di kota J kata Harsya..menimpali pertanyaan dari Riyan di balik tlpn.
Harsya loe Serlock Nanti Gue jemput dan Gue antar Ke Kossan Tanya Penelepon kembali "Ok"... "Siap Riyan'' Sergah Harsya Lalu mematikan Tlpn nya Dan membuka Aplikasi Wasttap untuk Mengirim Serlock ke Riyan menandakan posisi Nya.
Tlpn Siapa Har kata Azis.'
'Itu Riyan Yang Bapa nya juragan tomat dia kan kuliah Di kota J Jawab Harsya kearah Azis.
__ADS_1
Azis Hanya Mengangguk saja Dan Berkata "Oh..'
Tak Sampai Menunggu Lama Hanya 40 Menit Tiba Lah Riyan Bersama Seorang Gadis Yang Putih Dan Modis Serta Glowing Menandakan Orang Asli kota J
Kedua Pasangan Muda Mudi Itu masuk Kedalam Rumah Makan Sederhana Dan menghampiri Kedua Pemuda Yang Sedikit Kucel di wajah nya dan pakaian Karna Perjalanan Menuju Kota J Di lalui menggunakan Sepeda Motor Debu debu pun menempel di wajah dan baju nya.
"Harsya,.." Ucap Riyan Yang berjalan kearah meja tempat dua pemuda itu makan,
Mendengar Suara yang Tak Asing di telinga Tuan muda Harsya Sontak Mata Harsya menoleh kearah suara yang memanggil nya dan mulai berdiri Lalu Harsya memeluk Riyan Sambil Menepuk nepuk Punggung Riyan.
Sehat Yan Kata Harsya sedikit basa basi.
Alhamdulillah jawab Riyan dan Selamat datang Di kota J sambil melepaskan pelukannya.
Terus menjabat tangan Azis Sambil memperkenalkan Pria Yang di samping Harsya.
Teman Waktu di padepokan Macan putih sahut harsya
Tak lupa Riyan juga Memperkenalkan pacar Nya Kepada Harsya Dan Azis orang Yang baru dia Kenal.
Untung Gue Dah Meminta mantra Nya Ke Kiayi Sepuh Kalau Lagi Berhadapan Dengan Wanita Cantik Mulut Asal Jangan Keceplosan Alhamdulillah manjur mantra Gumam nya Azis'dalam Hatinya
Sebenarnya Citra malas berkenalan dengan dua orang pemuda yang terlihat lusuh kusam pertanda kedua orang pemuda itu Sangat miskin yang akan hidup di Jakarta mencari keberuntungan dan Untuk sementara akan merepotkan pacarnya atau selamanya Masih di kampung aja si Harsya udah Berani pinjem uang ke pacar gue Apalagi Nanti Ngekost Di Kota J dalam hati nya terus menerus berucap..
Karna Tak Enak nya kepada Pacar nya Mau Aja Citra Di kenal Kan Oleh Riyan Kepada Harsya, Dengan Sarat Sesudah Beres Urusan Sama Harsya Dan Menempatkan Di Tempat Kos nya Citra Minta Di ajak Soping ke mall
Harsya MenJabat Tangan nya Citra dan memperkenalkan Diri "lalu Kearah Azis Juga Sama Setelah Sedikit basa Basi Dan Membayar makanan yang Tadi Makan sama Azis,.Berniat Pergi Menuju Tempat Dmn kos kosan untuk Harsya dan Azis Tinggal
Bu Kata Harsya Bertanya ke pemilik warung nasi Berapa Total Semua nya kata Harsya
Semua nya 90 Rebu Mas..kata ibu pemilik Warung Nasi Itu, lalu Harsya Memberikan uang 100 ribu dan membayar nya kepada pemilik warung nasi tersebut..pemilik nasi tersebut memberikan kembalian dan meminta maap atas ulah pelayan tadi...!! Lalu Harsya hanya tersenyum dan sama sama GK usah di pikirin bu..Lalu Keluar menuju tempat motor nya tadi di parkir.
__ADS_1
"Kenapa pemilik warung nasi dan pelayan itu bisa minta maaf kepada Harsya
bersambung.