TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Perekrutan Sisa anggota Geng Kobra Beracun


__ADS_3

"Riyan dan Dirga aku sekarang mengandalkan mu." Kata Harsya setelah sampai di kursi sahabatnya dan tatapan matanya kearah anak dari Tuan Alex.


"Apa maksud anda Tuan muda.?" Tanya Riyan tidak mengerti dengan perkataan dari Harsya. Dirga pun berkerut kening nya.


Tujuan ku melepaskan Indah dan Dewi dan tidak memberikan hukuman kepada mereka berdua. Agar dia bisa masuk lagi kedalam barisan Sahabatnya. Bukankah kalian berdua adalah kekasihnya Indah dan Dewi. Aku ingin kau menuruti keiinginan dari Hani yang akan memprovokasi Indah dan Dewi untuk memusuhi diriku dan orang orang yang setia kepadaku. Kalian berdua bisa menyutujui permintaan dari Hani untuk membelot dan masuk dalam barisan perusahaan TRI FUTURE COMPANY GRUP dan dengan terang terangan memberikan informasi tentang diriku dan perusahaan kepada nya. Dengan itu mereka akan mengatur rencana rencana nya untuk menghancurkan perusahaan ISMAIL FUTURE OF COMPANY GRUP dan kau bersama Dirga menjadi mata dan telingaku." Kata Harsya sambil tersenyum seringai.


"Maksud anda.........!! Ahk otak tua kamu tidak berpikir kesana.? Ucap Suhardi sambil memukul kening nya sendiri.


"Harsya hanya tersenyum. Iyaaa. Aku ingin kalian berdua seperti Ucok dan Beni. Sehingga kita semua bisa mematahkan setiap serangan serangan yang akan di lancarkan oleh pihak musuh. Tujuan ku bukan orang orang nya saja yang akan di lenyap kan di bumi ini. Tapi semua perusahaan dan aset nya akan aku lenyap kan agar mereka berpikir sejuta kali mencari sengketa dengan perusahaan ISMAIL FUTURE OF COMPANY GRUP." Ucap Harsya mengepalkan tangannya.


"Dengan senang hati Tuan Muda." Ucap Riyan dan Dirga bersamaan.


"Tidak sulit bagi ku. Untuk masuk kedalam lingkungan mereka." Ucap Riyan dan anggukan kepala oleh Dirga.


"Baiklah jika begitu. Kalian berdua atur lah sebaik mungkin aku menunggu kabar baik dari kalian berdua." Kata Harsya dengan senyum penuh arti.


"Bener bener Anak Ismail. Bocah tengik. Kelicikan mu dan kecerdasan otak mu bener bener kakek kagumi." Puji Abdullah.


"Tepat sekali Tuan' Besar persis seperti Ismail. Otak nya yang begitu Cerdas dan kelicikan hanya tingkat dalam berteman. Tapi Tuan Muda kelicikan ia gunakan dalam menjatuhkan pihak musuhnya." Sahut Suhardi.


"Harsya tertawa kecil melihat exfresi kekaguman di wajah setiap orang yang ada di ruangan itu.


Seketika ruangan itu di penuhi dengan tawa lepas oleh orang orang yang hadir.


Harsya cukup puas dalam hatinya.

__ADS_1


"Baiklah keputusan dan beberapa rencana telah kita putuskan. Maka pertemuan kali ini kita akhiri.


"Ingat ini adalah rahasia. Jika ada yang berani membocorkan maka aku menjamin bahwa kematian akan menjadi hukuman yang terlalu ringan bagi mereka." Kata Harsya dengan wajah serius.


"Kami mengerti Tuan Muda. Anda dapat yakin bahwa akan sangat mudah mengorek dari mulut singa. Namun tidak akan mudah mengorek dari mulut kami." Kata mereka secara serentak.


"Baiklah kalau begitu. Aku sangat yakin kepada kalian yang hadir di sini. Walau bagaimana pun kalian adalah orang orang yang sangat setia terhadap Kakek dan Orang Tua ku.


"Bagi yang belum hadir di ruangan ini. Seperti Ujang Suparman, Cok Ben dan Fander serta Galang, itu menjadi urusan ku. Nanti aku akan memanggil mereka dan memberitahu kan rencana ini kepada mereka. Bersama Paman Anton Sideka.


"Siap Tuan Muda." Ucap mereka serentak.


Setelah semua pembahasan selesai mereka pun kembali ke rumah nya masing masing.


#####


Zaskia kini sudah berada di kawasan Bogor kota tepatnya di salah satu restoran berbintang yang berada di jalan Pajajaran.


Tak lama kemudian dari arah pintu masuk restoran tersebut beberapa muda mudi pun berjalan masuk menuju meja yang di tempati oleh anaknya Bocil empat dari kedua sahabat Cok Ben.


Lambaian tangan yang di berikan oleh Zaskia kepada enam muda mudi itu menandakan bahwa dirinya sudah menunggu.


Sesampai di meja seorang gadis yang melambaikan tangan nya. Tiga dari mereka berenam pun memperkenalkan dirinya bahwa mereka adalah kekasihnya dari anak Sugeng Brewok dan Jabar.


"Silahkan kalian semua duduk. Pesanan akan segera tiba, sebaiknya kita makan terlebih dahulu untuk membahas ke jenjang yang lebih serius." Pinta Zaskia.

__ADS_1


"Siap..........." Jawab Satu dari mereka berenam yaitu Lola Amaria anak dari Brewok. Sedangkan yang lainnya hanya mengangguk dan mulai duduk di meja tersebut.


Tak lama pesanan makanan pun tiba dan mereka pun langsung melahapnya tanpa ada yang bersuara satu sama lainnya.


"Lola. Ferdinand dan Amanda. Minggu depan Nona Muda Shintia akan tiba di negara kita bersama orang orang dari perusahaan pusat. Mereka ingin bertemu dengan kalian bertiga dan diriku. Karna ada hak penting yang harus di bahas." Ucap Zaskia setelah mereka semua selesai menyantap makanan nya.


"Kak....... Zaskia apakah Nona muda akan datang bersama Nona Anastasya.?" Dan Apakah Ibu ku dan Ibu kalian berdua ikut di undang.?" Tanya Ferdinand.


"Iya....... Bukan Nona Muda Shintia saja yang akan datang Nona Muda Anastasya bersama ketiga sahabat Tuan Besar yaitu Tuan Simon dan Mister Kong Kong serta Naga Saki Sempur juga akan datang." Jawab Zaskia.


"Bagus......... Itu lebih baik berarti rencana kita untuk membalaskan dendam kematian ayah ku akan segera di mulai." Sahut Lora antusias senang mendengar nya.


"Betul sekali Lora....... Maka dengan itu Nona Muda Shintia memerintahkan kepada saya untuk kalian berdua segera bergerak menghubungi orang orang tersisa dari Genk Kobra Beracun untuk ikut dalam partisipasi dalam pertemuan Minggu depan. Orang orang yang masih setia kepada Tuan Besar atau pun ketua Genk kobra beracun akan dimasukan dalam anggota Genk Kelalawar Hitam." Ucap Zaskia.


"Tapi Kak Zaskia........... Untuk saat ini tidak mudah menghubungi orang orang yang masih tersisa dalam organisasi tersebut. Kak Zaskia tau sendiri sesudah organisasi Genk Kobra Beracun hangus di bumi ini. Dan ayah kita semua nya terbunuh. Kesulitan dan beban yang kami alami terbentur dengan pinansial materi." Lirih Ferdinand dan di angguki oleh Lora anak dari Brewok.


"Kalian berdua tidak usah khawatir semua sudah di persiapkan oleh Nona Muda Shintia. Kalian tinggal bikin rekening bank nanti nomor rekening kirim kepada saya. Saya sendiri yang akan mentransfer uang kepada rekening kalian berdua." Ucap Zaskia.


Lora dan Ferdinand seketika tersenyum sumbing setelah mendengar perkataan dari Anak paman Bocil. Seketika langsung menjawab secara bersamaan.


"Siap Kak..............!!


"Baiklah kalau begitu sebaiknya kalian segera pergi ke bank untuk membuat nomor rekening dan setelah selesai segera kirim kepada saya." Titah Zaskia.


"Ok." Ucapnya mereka berdua.!!

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2