TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Galang dan Anastasia sudah di lumpuhkan


__ADS_3

Galang dan Anastasia sudah di lumpuhkan.


"Setelah dua hari terjadi insiden di malam yang di guyur hujan deras dan di datangi oleh mahluk halus berupa kuntilanak itu, Doyok bersama Basir masih terngiang-ngiang kadang kadang bergidik ngeri bila datang nya senja.


"Pemuda tampan itu Sudah bersiap siap untuk pergi menuju kota Jakarta dan mulai masuk ke universitas ternama di kota besar itu bergabung bersama para sahabatnya.


"Sedangkan buat gadis cantik yang berkerudung hitam yang bernama Halimah, akan berangkat seminggu kemudian karna ada urusan yang harus di selesaikan dulu atas perintah dari Abah nya yaitu Kiayi Sepuh.


"Tadi nya pemuda tampan yang bernama Harsya itu bisa bersama sama berangkat dengan Halimah pujaan hati nya walau pun bibir belum terucap tapi yakin Halimah pun mempunyai perasaan yang sama, seperti yang di rasakan oleh Harsya.


"Cucuku apakah kau sudah siap hari ini untuk berangkat ke kota Jakarta dan mulai kuliah di kampus milik kakek," kata kakek abdullah yang tiba tiba datang


"Insyaallah ," kek, Harsya sudah siap," jawab nya tegas dan singkat.


"Kakek hanya tersenyum dan berkata kau persis seperti ayah mu yang mempunyai dua sipat yang berbeda,


"Harsya," hanya tersenyum dan menghampiri kakek nya lalu memeluk nya, aku memang seperti ayah kek," tapi tidak buat musuh musuh ayah sipat lemah lembut ku akan berubah menjadi serigala yang bila di usik akan memberontak," bisik Harsya pada kakeknya,"


"Kakek nya juga berbisik," ingat selalu berhati hati karna musuh musuh nya terlalu kejam dan sadis menghalalkan segala cara,


"Baik' kek," jawab Harsya sambil melepaskan pelukannya


"Kakek nya hanya menepuk nepuk pundak pemuda itu Sambil mencium kening dan berkata doa kakek akan selalu ada buatmu HARSYA BADZIL ISMAIL ABDULLAH


"Pemuda itu hanya mengangguk dan melangkah pergi menemui Nenek Aisah dan Umi Aminah yang berada di teras aula madrasah.


"Sampai di teras madrasah pemuda itu pun lalu berkata kepada dua wanita yang usia nya sudah paruh baya tapi terlihat cantik dan anggun.


"Assalamualaikum," bidadari bidadari yang turun dari kahyangan," canda pemuda itu kepada dua wanita yang sedang asik mengobrol


"WaallAikum salam " wahai pemuda tampan yang masih jomblo dan tak laku laku," ejek dua wanita Paruh baya serentak


"Umi, Nenek," tega kalian berdua kepada anakmu dan cucumu ," rengek pemuda itu sambil bibir nya manyun,"

__ADS_1


"Kedua wanita itu," hanya terkekeh cekikikan melihat pemuda itu bila sedang merajuk .


"Malah ketawa," Umi dan Nenek," Harsya bilangin pada kakek dan Abah," sungut pemuda tampan itu lalu duduk bersama dua wanita hebat itu.


"Huh........" dasar tukang ngadu," cicit Umi Aminah


"Abah........."teriak pemuda itu Umi tuh," ledekin Harsya,


"Abah yang sedang bersama Tuan Alex pun menghampiri anak kesayangan nya.


"Sedangkan Nenek Aisah hanya mengelus rambut Harsya yang sudah tiduran di paha nya nenek Aisah itu.


"Ada, apa Anakku," ketika Abah sudah duduk di samping kiri Umi Aminah yaitu istrinya.


"Harsya pun yang sedang tiduran di paha Nenek nya seketika terbangun dan duduk sambil berkata," Abah tuh Umi ledekin Harsya,," jomblo dan tukang ngadu,"


"Ya........" emang kenyataan nya cucuku jomblo dan tukang ngadu," yang menjawab Nenek Aisah sedangkan Umi Aminah hanya terkekeh cekikikan.


"Huh........!......" dua wanita hebat ini selalu menang dan tak mau mengalah kepada yang muda," kesel pemuda tersebut.


"Paman Alex apakah lahan untuk kantor pusat sudah mulai di kondisikan," tanya pemuda itu di sela obrolan bercanda dengan wanita paruh baya itu.


"Alex menjawab Tuan muda," semua sudah di atur dan akan di renovasi ulang bangunan nya paling 2 Minggu sudah selesai tuan muda


"Tuan muda hanya diam dan sedang memikirkan sesuatu,' dan suara nya pun berkata kembali kepada Asisten kakek nya


"Siapa saja yang sudah mengetahui tentang kepindahan kantor pusat di kota Jogjakarta ke kota Jakarta paman," tanya pemuda itu


"Hanya beberapa orang saja," tadi nya Dirga mau memberi tahukan kepada para staf di kantor pusat," tapi atas perintah dari tuan muda untuk tidak di beritahu kan dulu kepada siapapun juga," dan hanya orang orang tertentu saja yang mengetahui nya," kata tuan Alex memberi tahukan kepada pemuda itu.


"Bagus paman rahasia kan dulu semua nya dari orang orang kantor mau pun para pengawal lainnya," nanti di acara peresmian akan terkejut semua nya bahkan paman dan kakek beserta Abah Umi dan Nenek, kata Harsya dengan senyuman rahasia.


"Siap," Tuan muda," jawab Alex penasaran dengan obrolan pemuda itu.

__ADS_1


"Sementara di daerah kawasan puncak Bogor tepat nya daerah desa tugu berdiri nya Vila mewah milik Tuan besar Dani Rustandi,


Seorang pasangan muda mudi yang sedang di mabuk asmara Yaitu Galang Mega Ardana dan Anastasia sedang bersantai ria di belakang vila mewah itu dekat kolam renang sambil kaki nya di julurkan kedalam air sesekali saling melempar air ke diri masing masing,"


"Sementara di jalan menuju vila mewah tersebut iring iringan mobil mewah pun berhenti tepat di gerbang vila tersebut.


"Sementara para pengawal yang sudah di beritahu kan tentang rencana tersebut pun membantu mempermudah rencana tersebut.


"Dua lelaki sekitaran usia 40 tahun pun turun dan di ikuti oleh beberapa pengawal yang turun dari mobil iringan tersebut.


"Pengawal dimana mereka berdua," kata Cok Ben serentak.


"Mereka sedang berada di vila belakang tepat nya di kolam renang.


"Baiklah," jalan kan rencana sekarang juga dan masukan ini kedalam minumannya sekarang juga," perintah dari Ucok kepada penjaga vila mewah ini.


"Siap," Tuan,"


"Penjaga pun pergi kearah dapur untuk segera di berikan kepada pelayan yang tugas nya hanya memberi makan dan minuman,"


"Lalu setelah penjaga itu memberikan kepada pelayan dan langsung kembali lagi ke tempat posisi nya dan berlari menuju post dan berkata," tuan sudah sesuai rencana mungkin 10 menit sudah teler," sambil membungkuk hormat.


"Cok Ben hanya mengangguk dan tersenyum.


"Setelah beberapa menit kemudian pelayan pun berlari kearah Cok Ben dan beberapa pengawal lainya untuk Memberi tahukan bahwa Nona muda Anastasia dan Tuan muda Galang sudah tidak sadarkan diri dan tergelatak di lantai bawah dekat kolam renang.


"Ucok pun mengangguk kepada pelayan tersebut dan mulai berkata kepada pengawal,"


Pengawal bawa pasangan muda mudi itu dan ikat tangan nya lalu kita bawa ke markas besar milik Tuan Khabil Ardana," kata Ucok memberi perintah kepada pengawal nya.


"Siap," Tuan," kata mereka serentak.


"Cok," tinggal satu lagi Clarissa," kata Beni

__ADS_1


"Iya......"......!....." Ben," sebentar saya tanyakan dulu kepada anak buah saya yang memantau pergerakan Clarissa ada di mana mana nya," jawab Ucok sambil mengeluarkan ponsel milik nya.


bersambung


__ADS_2