TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Tiba di padepokan


__ADS_3

Tiba Di Padepokan


"Khabil Ardana, adalah adik tiri Abdullah Rojak Orang tua dari Ismail Abdullah.


Khabil Ardana, pria licik yang menghalalkan segala cara" dengan di bantu oleh Asisten nya Dani Rustandi," walau pun banyak nyawa yang tidak berdosa melayang tidak perduli asal tujuan dan ambisi nya tercapai.


"Selamat siang Tuan," ucap Asisten Khabil Ardana yang sudah berada di ruangan tengah dan tadi di antarkan oleh Ojeg online.


"Hmmmmmmmmm''


"Hanya Jawaban Itu yang terucap dari Tuan Khabil Lalu meneruskan ucapannya," Dani apakah sudah ada titik temu tentang anak Ismail," tanya Tuan khabil ardana


"Belum ada titik terang Tuan Besar," cuma ada info untuk saat ini saya sampai kan kepada Tuan Besar," kata Asisten Tuan khabil itu.


Dani Rustandi adalah seorang pria yang dulu di pungut di jalanan oleh Khabil Ardana untuk menjadi pengawal nya


pria sadis dan kejam yang telah menghilangkan banyak nyawa atas perintah dari Tuan Besar untuk memenuhi ambisi nya dan keserakahan dalam diri majikannya.


Pria paruh baya yang biasa di sebut Dani Rustandi mempunyai banyak anak buah yang bertebaran di kota Jakarta yang berkedok menjalani bisnis Hiburan malam dan obat obat terlarang atas perintah dari Tuan Khabil selaku pemilik Perusahaan ARDANA group Perusahaan yang Di bidang Property proyek Pembangunan dan Sebagai nya tapi itu hanya ilusi Perusahaan untuk menghilangkan kecurigaan di rekan rekan bisnisnya atau pun pihak Kepolisian dan atas tangan dari Asisten Perusahaan milik Tuan Khabil Ardana menjadi Perusahaan terbesar di negara Indonesia yang di tempati oleh Tuan Khabil Ardana tetapi masih jauh dari Perusahaan milik Tuan Abdullah Selaku Perusahaan terbesar se-Asia tenggara," Perusahaan ARDANA GRUP Sudah berdiri 10 Tahun setelah kematian Keponakan Ismail Abdullah awal mula berdiri nya ARDANA GRUP.


Ambisi nya untuk meruntuhkan Perusahaan milik Tuan Abdullah yaitu kakak tirinya Khabil Ardana," sudah hampir 70% tercapai atas kematian nya Tuan muda Ismail dan Istrinya akibat di bunuh oleh Tuan Dani Rustandi bersama anak buah nya," para penghianat penghianat yang di susup kan oleh Tuan Dani kedalam internal perusahaan atau pun ke Mansion milik kaka tirinya Tuan Khabil Ardana berjalan mulus, tampa ada hambatan atau pun rintangan, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengeksekusi nya atau pun menandatangani pengalihan perusahan milik Abdullah kepada Khabil Ardana.


"Masalah pun timbul lagi tersiar kabar bahwa anak dari Ismail dan Zahra masih hidup untuk mencapai dan mengakusisi kan perusahaan milik tuan Abdullah dan tuan Khabil pun sedikit tertunda karena hadirnya anak dari Ismail dan Zahra yang masih hidup tapi tidak tahu keberadaan nya di mana.


Infomasi apa yang telah kamu dapat kan dan ketahui," tanya Tuan Besar khabil Ardana.


,Begini Tuan Menurut Informasi yang Saya dapat dari Anak buah saya Yang Di tempatkan Di Mension Rumah Tuan Abdullah, Bahwa Hari ini Tuan Abdullah beserta istri nya Dan Asisten nya Akan Berkunjung Ke kota C dan meneruskan Ke pelosok Kota C Tujuan Pemberangkatan nya "Anak Buah Saya tidak mengetahui nya Karna Bungkam Nya Seorang Abdullah dan istri Nya ,"Tapi tuan melihat perubahan istri nya Abdullah terasa Sangat Bahagia dan Senang atas perjalanan itu.... '' ucap Asistennya panjang lebar

__ADS_1


Tuan Besar Khabil Ardana hanya manggut manggut dan ujung tongkat nya mengetuk mengetuk teras lantai nya.


"Dani dengarkan perintahku," kata Tuan Besar


"Asisten melangkah kan kaki nya kedepan dan berkata," Silahkan beri perintah Tuan besar," jawab Dani Rustandi hormat sambil membungkuk.


Dani buntuti Sekarang juga,"Abdullah dan Istri nya Beserta asistennya Menuju kota C Bila perlu kerahkan semua anak buah nya dan secepatnya beritahukan kepada saya," kata Tuan Besar Khabil Ardana.


"Siap....."...!...."Tuan Besar, segera akan saya laksanakan perintah dari Tuan sekarang juga," jawab lelaki yaitu Dani Rustandi asisten Tuan Khabil Ardana.


"Saya tidak mau tahu kau harus berhasil," tekan Tuan Besar Khabil Ardana,


"Baiklah," Tuan anda tinggal tunggu kabar baik dari saya dan bila tidak ada pembahasan lagi saya mohon ijin untuk mempersiapkan segala sesuatunya," kata Asisten tersebut dan mulai melangkah pergi.


Dalam waktu yang sama kita kembali kepada Abdullah Istri dan Asistennya yang sedang berada didalam mobil


"Hmmmmmmm" jawab Tuan Abdullah sedangkan istrinya berkata Ada apa Alex,


Perjalanan menuju padepokan Macan Putih kaya nya ada yang membocorkan dari pihak kita Tuan dan Nyonya," kata Asistennya yang masih menyetir mobil dan pandangan mata nya lurus kedepan


"Apa...........!......."........!...."teriak Tuan Besar Abdullah


Mungkin ada orang dalam Mansion yang membocorkan lalu memberikan tentang keberangkatan kita dan hilang nya Bu Jubaedah nya Tuan," kata Asisten yaitu Alex


"Sebaiknya kita harus pasang CCTV di Mansion Tuan memberi saran lanjut perkataan nya lagi.


Atur saja'' Alex dan tangkap hidup hidup kita korek impormasi semuanya mungkin ini akan ada titik terang tentang kematian Anakku dan menantuku," geram Tuan Besar Abdullah

__ADS_1


"Siap........"......!....." Tuan Besar balas asisten itu


"Alex," kira kira berapa lama lagi sampai ke padepokan tempat Cucuku menimbA ilmu," tanya Istri Abdullah


"Perkiraan kurang lebih sekitar empat puluh menit lagi sampai," Nyonya Besar jawab Alex...!


Tampa Bertanya lagi Istri Abdullah hanya menghela Napasnya saja..


"Kriiiiing''.......!!


"Kriiiiing''.......!!


Suara telepon pun berdering di ponsel milik lelaki yang sedang mengemudi itu yaitu asisten Tuan Abdullah untuk mengangkat teleponnya, sebelum nya meminta ijin dulu kepada tuan Abdullah untuk menepi kan mobilnya.


Lalu Asisten pun dengan tangan nya mengusap layar ponsel itu dari bawah keatas.


"Halo ada apa.."? tanya Asistennya dalam suara telepon.


Lalu Anak buah nya Menjelaskan semua nya tentang Anak buah tuan Khabil Membuntuti Perjalanan Tuan Abdullah beserta Istri dan Tuan Alex...


Lalu Alek menjelaskan ke anak buah nya Dan Cegat Rombongan Anak buah tuan Khabil,,,, lalu Siapkan Mobil seolah olah Tuan Abdullah dan saya berbelok kearah Kota S ,, Begitu kira kira rencana yang akan di jalani


Siap Tuan Akan Saya Laksanakan segera mungkin,,,


Lalu,,,Alex Mulai menjalankan mobilnya Tampa Ada pertanyaan dari Abdullah dan istrinya karna bagi Abdullah itu sudah menjadi tugas seorang asisten nya,!!


Setelah menempuh kurang-lebih 25menit Sampai lah di padepokan Macan putih..

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2