TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Terungkap nya Sebuah nama HARSYA


__ADS_3

Terungkap nya Sebuah Nama Harsya


"Setelah pasangan suami istri paruh baya menjelaskan tentang masa lalu harsya dengan jelas dan detail kepada pemuda yang telah di rawat selama 10 tahun lebih itu.


Abah Jaeludin berdiri dan berjalan kearah lemari yang sudah tua dan masih terlihat bagus," yang semua tahu di keluarga abah bahwa lemari itu tempat menyimpan barang-barang peninggalan seperti poto dan kenangan kenangan lainnya.


"Setalah sampai di lemari tersebut,"Abah pun membuka


lemari nya


"kreettttt......!....!


"Suara pintu lemari terbuka dan Abah membawa satu Kotak Kayu seraya melangkah membawa nya ke arah Harsya dan Umi yang duduk di samping pemuda tampan.


Aku hanya bertanya dalam hati mengapa Abah membawa kotak itu ke hadapanku.


kotak apa yang di bawa Abah ucap dalam hati.


Harsya terima lah ini, Abah temukan tepat di samping kamu dulu saat Harsya pingsan dan ada sesuatu di dalam nya" Tutur Abah sembari memberikan kotak kayu itu.


"Aku menerima nya dengan tangan bergetar,pikiran yang tidak bisa di pikir, hati yang tak bisa di terka lalu memberanikan untuk bertanya Ke Abah dan Umi hanya ingin mengetahui rasa penasaran yang ada dalam pikiran dan hatiku?


Abah Umi ini apa?" tanya Harsya sambil wajah nya mengarah ke arah Abah dan Umi.


"Umi hanya tersenyum saja,tampa berkata dan Abah yang menjawab nya.


Buka lah Harsya nanti jga akan tau di dalam nya ada apa.!


"Aku semakin penasaran dengan kotak ini ada magnet yang sangat kencang dan ada dorongan yang sangat kuat dalam kotak ini seolah olah jati diri ku akan ter ungkap dalam kotak ini.


"bismillahirrahmanirrahim"


Ku awali dengan ucapan baik mudah mudahan kebaikan turut serta dalam diri saya.


Karna Abah dan umi selalu memberikan nasehat dan petuah nya kepada Harsya

__ADS_1


Setiap melaksanakan sesuatu jangan lupa untuk berdoa dan Mengucapkan kata" Bismillahirrahmanirrahim" dan sesudah segala sesuatu di kerjakan selesai?" jangan lupakan tentang mengucap syukur" Alhamdulillah hirrobbillalamin.


Ucapan bismillah dan Alhamdulillah satu ucapan dengan awal segala sesuatu itu baik dan akhir segala sesuatu dengan bersyukur.


"Itu lah yang di ajarkan oleh Abah dan Umi kepadaku.


"Perlahan-lahan lahan ku mulai membuka kotak itu.


Aku hanya menatap di dalam kotak itu hanya ada seuntai kalung,dengan warna tali hitam dan di tengah tengah nya bergambar persegi warna hitam sekilas kain yang di lipat menjadi gambar persegi, yang terbungkus rapi seakan ada sesuatu di dalam lipatan kain hitam.


Hanya Sebuah Kalung dalam Hatiku Bertanya.


"Lalu aku mengambil nya kalung itu aku perhatikan dengan seksama, aku raba aku gerakan kalung itu dan aku buka dan jeda,ar.! Jantung ku berdetak tak beraturan aku kaget di buat nya karna di dalam tengah yang terbungkus kain warna hitam itu tertulis sebuah nama.


HARSYA BADZIL ISMAIL ABDULLAH


Baru aku mengerti dan sadari kenapa selama ini Abah maupun umi memberikan nama Harsya kepada ku ternyata Abah dan Umi sudah tahu dalam kalung ini..!"


Anak ku Harsya, Abah sama Umi tidak tau tentang siapa diri nak Harsya siapa orang tua nak Harsya dan Tentang nama yang biasa Umi dan Abah memanggil namamu?Harsya nama mu itu di berikan oleh Kiayi Sepuh kepada Abah Setelah seminggu di temukan dirimu oleh kami berdua"ucap Abahnya menjelaskan kepada Harsya takutnya terjadi kesalahpahaman.


"Cuma Abah dan Umi hanya berpesan bila suatu saat nak Harsya ketemu sama keluarga Harsya.!


"Bicara kan dengan baik baik ajak mereka bermusyawarah?"


"Tanyakan dengan nada lembut sopan seperti seorang anak kepada orang tua nya dan seorang murid terhadap gurunya?"


"Jangan sampai bertanya dengan nada tinggi?"


Karna Abah dan Umi yakin kalau Harsya bukan anak yang di buang atau tidak di harapkan lahir ke alam dunia ini


melainkan Harsya anak Yang menjadi korban atas keserakahan atau ke egois san seorang manusia yang ada dalam internal keluarga Harsya.


"Abah memberikan petuah sangat bijak dan rendah hati membuat hati ini tenang, bila selalu berdekatan dengan mereka berdua yang sudah merawat dan membesarkan selama sepuluh tahun, didikan dan ajarannya membuatku mengerti dengan sosok kedua pasangan paruh baya tersebut.! mereka berdua memang miskin dalam harta benda tapi mereka tidak miskin ilmu.


terimakasih Abah umi kebaikan kalian tidak akan pernah di lupakan oleh Harsya.

__ADS_1


"Nak Harsya kata Abah,"Iya Abah balasku singkat.


"Sudah saat nya nak Harsya mencari jati diri Harsya?"


"Siapa Orang Tua Harsya?"


Dari mana Nak Harsya berada?ucap Abahnya yang mata nya berkaca-Kaca.


"Abah dan umi sudah rela bila suatu saat nak Harsya keluar dari rumah ini,pergi untuk berjalan mencari jati dirinya.


Sejati nya Abah dan Umi bukan kedua orang tuamu


tapi buat Abah dan Umi Harsya, tetap anak Abah dan umi Yang sudah menyinari dan memberi kan sinar dalam kegelapan membawa kebahagiaan di saat Abah dan umi merindukan pangeran kecil hadir di keluarga ini.


Air mata Umi jatuh dalam matanya merasakan kepedihan dan Kesedihan yang teramat dalam, menangis begitu saja sama hal nya yang di rasakan oleh pemuda itu saat ini mendengar obrolan Abah yang sudah siap suatu saat aku pergi untuk mencari dan memecah kan misteri serta rahasia yang ada dalam diriku.


"Satu sisi dalam diriku begitu kuat dan tekad mencari jati diri asal usul kenapa aku sampai di temukan oleh pasangan suami istri di tengah tengah hutan dalam keadaan sekujur tubuh babak belur.


Sedangkan satu sisi dalam pikiran dan hatiku lemah,"tak tega meninggalkan orang yang telah mengurus dan membesarkan ku selama 10 tahun lebih.


Kasih sayang perhatian, nasehat, nya dari kedua orang tua angkat nya tidak bisa di lupakan begitu saja.


"Mungkin bila tidak ada mereka berdua aku sudah tidak ada dalam dunia Fana ini.


Abah.......!


Bibir yang serak karna air mata yang tak bisa di bendung Keluar dengan deras nya dari mata pemuda tampan itu menangis memeluk lelaki paruh baya itu sambil berkata,Harsya anak Abah Harsya anak Umi Harsya gak akan kemana mana Harsya akan menjaga Abah dan Umi,


Pria paruh baya itu hanya tersenyum dan lega mendengar penuturan anak angkat,yang sudah mengisi kekosongan selama 10 tahun.


Tidak anakku sudah waktu nya kamu menemukan keluarga kamu,"nanti kalau sudah ketemu terus keluarga kamu tidak mengakui nya,"pintu rumah Abah akan selalu terbuka untuk mu.


Maap Kan Abah Dan umi Bila Suatu Saat Harapan Tidak Sesuai Dengan Kenyataan ucap Abah dan umi dalam hatinya


bersambung

__ADS_1


jangan lupa like dan komenya biar bisa terus berkarya


vote nya dan hadiah nya


__ADS_2