
Tertawa Bersama
"Perjalanan Udara yang di tempuh selama kurang lebih 5 Jam membuat elisabeth dan Lestari kelelahan, semenjak Pesawat Yang di tumpangi nya tak off, dua wanita yang Berbeda usia pun lalu berjalan menuju ruang Pemeriksaan dengan membawa barang untuk di periksa Masing masing.
Elisabeth menghembuskan napas nya pelan dia sudah Bertekad membantu dan melawan rencana licik sang Asisten kepercayaan dari mantan suami nya, yang di Kawatir elisabeth adalah anaknya yang bernama clarissa Terhasut seperti putra pertama nya Galang Mega Ardana Mungkin awal nya akan sulit, mengingat banyaknya kenangan manis bercampur pahit yang pernah terukir di Kota J terlebih bersama seseorang yang sampai saat ini masih ada dalam hati elisabeth yaitu KHABIL ARDANA.
(antara melindungi anaknya atau membantu mantan suaminya yang sampai saat ini masih tak tergantikan cintanya dalam hati wanita paruh baya itu )
Lestari yang berdiri di samping mami nya di saat Pemeriksaan barang yang di bawa dari negara London Inggris sesekali melirik kearah mami elisabeth yang Tampak melamun,"lestari tahu bahwa mami berusaha Menata hatinya saat ini.
"Mami baik baik saja,? tanya lestari
"Gak perlu ada yang di khawatir kan mami baik baik saja," Balas" mami dengan senyuman yang di paksakan.
"Mami tinggal di Apartemen milik lestari ya," ucap lestari Bertanya secara tiba tiba untuk kedua kali nya itu.
"Sayang mami tinggal di apartemen perusahaan mami Aja ya" jawab mami membuat lestari terkejut dengan Obrolan mami nya.
"Apa mami gak apa apa tinggal sendiri di apartemen? Ucap lestari membalas lagi obrolan nya.
"Nggak perlu di cemaskan Sayang " jawab mami yang Sudah berjalan karna pemeriksaan sudah selesai.
Mereka berdua pun berjalan menuju pintu keluar bandara Dan sudah di tunggu oleh para pengawal nyonya besar Pemilik perusahaan GELORA BUANA GRUP.
"Selamat kembali nyonya Besar? Kata Fander Membungkuk dengan hormat kepada bos nya yang baru Beberapa Bulan di tugaskan oleh elisabeth karna banyak Kejanggalan di perusahaan milik nya, Sekalian Memantau Anak nya yang ingin tinggal di mension milik mantan Suami nya yaitu KHABIL ARDANA
"Setelah basa basi dengan para pengawal dua wanita Yang cantik berbeda usia itu lalu berjalan ke arah mobilnya.
Dengan sigap fander pun membuka kan pintu mobil nya Dan mempersilahkan masuk kepada kedua wanita itu.
"Langsung ke lokasi apartemen perusahaan"
Perintah nya kepada supir ketika mami elisabeth dan Lestari sudah berada dalam mobil.
"Baik" Nyonya "Jawab supir
"Mereka pun berangkat ke tempat apartemen milik Perusahaan elisabeth di daerah mangga dua jakarta Selatan.
"Cok Ben yang dari terus memantau buruannya pun Sudah mendengar dengan jelas obrolan antara majikan Berserta bawahannya yang bernama fander mulai Berangkat membuntuti mobil yang sudah membawa Elisabeth dan Lestari Melesat pergi kearah apartemen Milik perusahaan GELORA BUANA GRUP.
"Padepokan macan putih
__ADS_1
"Kiayi sepuh bersama beberapa yang hadir di aula Madrasah yang sekarang sudah di pakai tempat Memecahkan permasalahan-permasalahan atau sekedar Bermusyawarah bersama abdullah dan sahabat beserta Yang lainnya.
Seorang pasangan suami istri tampak mondar mandir di Aula madrasah dan tampak sedang Gelisah.
Bolak balik dia melihat kearah jam tangan milik nya Bergumam, kenapa belum datang juga cucuku.
"Alex"......! teriak tuan besar berapa lama perjalanan dari pusat kota C sampai ke padepokan Macan putih.
Ampun tuan besar kurang lebih 2 jam lagi sampai" tuan Jawab Alex yang sedikit kaget tapi dalam hati Tertawa terbahak-bahak melihat tingkah bos nya.
Pasangan suami istri pun duduk saat asisten nya Menjawab pertanyaan dari Tuan Abdullah.
Hanya beberapa menit pria paruh baya tersebut, berdiri Lagi dan mondar mandir di ikuti tatapan geli yang hadir di Sini" seandai kalau bukan tuan Abdullah yang mondar Mandir sudah riuh aula madrasah dengan gelak tawa Terbahak-bahak" gumam yang hadir di dalam hati Mereka masing-masing.
"Sahabatku kenapa dari tadi kau bolak balik, mondar Mandir seperti setrika butut saja? Tanya kiayi sepuh sambil terkekeh
"Kau...! ah sialan, apalagi kalau aku merindukan cucu ku" jawab Abdullah
"Lihat lah orang orang yang hadir di sini kasian dalam hati Nya menahan sakit perut nyakarena tak berani Menertawakan mu Abdullah" kata kiayi sepuh yang bisa Melihat mata batin seseorang.
Sontak mereka pun semua melongo kaget apa yang di Ucapkan oleh kiayi sepuh kepada tuan Abdullah emang Bener apa adanya,...!!
"Kalian semua,ah....! "sudah aku akan diam menunggu Cucuku", kata abdullah mengalah untuk segera duduk Kembali.
"Kalian Semua yang hadir disini kalau mau ketawa Ketawa saja" ucap lelaki yang memakai baju Koko ikat Kepala putih sambil cekikikan,
mana berani gue ketawa ucap semua yang hadir dalam hati nya
"Iya.....! "Iya.....! Kalian boleh ketawa semuanya cukup Hari ini ancam tuan abdullah sambil berjalan mendekati istri nya yang duduk bersama pasangan paruh baya yang Sudah merawat cucu nya selama ini.
"Semua orang yang dari tadi hanya menahan perut nya Supaya jangan ketawa akhir tumpah juga mereka semua Tertawa terbahak bahak di aula madrasah tempat Berkumpul nya orang orang yang sedang menunggu Kedatangan tuan muda Harsya.
hahahahaha ...... hahahahahaha..... hahahaha.........!
hahahaha.... hahahahah.... hahahahah...........!
hahahah... hahahahaha..... hahahahaha............!
author juga ikut tertawa hihihihihi.....!!
Setelah semua puas dengan ketawa suasana pun Kembali hening.
__ADS_1
Hanya beberapa menit keheningan melanda semua Orang yang hadir di aula tersebut.
Tiba tiba terdengar saat Itu suara motor masuk ke area halaman rumah kiayi sepuh.......!
"Tuan besar abdullah pun berdiri dan mulai melompat ke Arah pintu keluar, di ikuti oleh istri nya tuan Alex, bu Jubaedah, dirga dan gandi menuju arah pintu keluar.
Sementara yang lainnya hanya berdiri di Aula Madrasah Menatap dengan kebingungan melihat tingkah tuan Abdullah melompat ke luar pintu aula bersama beberapa Orang mengikuti tingkah tuan Abdullah.
Sedengkan kiayi sepuh hanya tersenyum terkekeh saja Melihat tingkah laku sahabatnya dan semua orang yang hadir di aula madrasah tempat mereka berkumpul.
Tuan Abdullah dan Alex bersama yang lain mengikuti Tuan besar nya melompat dan berlari menuju suara Motor yang terdengar masuk ke halaman padepokan Macan putih milik kiayi sepuh"
Hanya" meringis batin semua yang mengikuti tuan Abdullah, mata nya melongo melihat seorang yang turun dari motor nya bukan cucu nya yang di harapkan.
"Hah......!. "dasar tukang baso" dikira cucuku desis Abdullah dan mereka pun ikut ber desis dengan napas Ngos-ngosan.
"Tukang baso yang tidak tahu menahu pun langsung bertanya, mau berapa mangkok tuan baso nya.
"Bikinin semua yang hadir di sini sungut tuan abdullah Kepada tukang baso yang di kira cucu nya...!!
"Kiayi sepuh yang Berada di dalam bersama Halimah, Abah dan umi Aminah beserta istrinya kiayi sepuh pun tertawa terbahak-bahak.
hahahaha.......... hahahaha......... hahahaha........
"Ba- ba- tukang baso tersebut hanya terbata-bata Mendengar jawaban dari tuan abdullah"
rejeki nomplok bisa habis semua dagangan ku kali ini di suruh lelaki tua untuk di bikinkan yang hadir di sini kira kira ada 30 orang dalam hati tersenyum puas
"Ba..! ba.. ba ngomong yang bener bentak abdullah cepat Sekarang cepat bikin" GPL tau nggk hah," ucap abdullah.
"Yaa.....! tau dong tuan,( Gak pake lama ) cibir tukang Baso yang sudah menata mangkok nya.
Alex , gandi, Dirga beserta Jubaedah dan istri nya Abdullah hanya bisa menahan perut nya yang ingin ketawa tapi di tahan karna rasa takut nya kepada tuan Besar yaitu abdulloh.
hahahahaha....... hahahahahaha.......
hahahaha... ketawa nya dalam hati aja ya pemirsa author juga ketawa sendiri di sangka gila'
bersambung
dukung terus karya receh Author yaa
__ADS_1
jangan lupa like Komen dan vote nya biar bisa terus ber imajinasi dalam karya receh