
Berkunjung Ke padepokan Macan putih
"Lest,go...." kita berangkat saat Harsya yang keluar dari pintu rumah nya berkata.
Udah siap Dewi" kataku sambil tersenyum ke arah Dewi, gadis cantik dengan rambut sebahu itu hanya bengong dan mata melotot ke arahku.
Hmmmmmmm tukang ojek tampan kata Dewi bergumam tapi masih terdengar oleh telinga ku.
"Ada apa Dewi tanya Harsya."
"Ehk.. Anu' Itu kak gak pa - pa jawab Dewi terbata bata bicara nya.
Aduh Ini mulut Kenapa nyerocos g**ak jelas' Yaa k**ata Dewi Dalam hatinya,,
"Ohk......'!....''kemon kita berangkat jawab ku cepat sambil menghidupkan motor dan memberikan helm kepada Dewi agar terlindung rambut indahnya.
Aku tersenyum dalam hati memuji wanita cantik yang meminta antar ke sekolah untuk membawa raport.
"Dewi pun naik di motor ku sambil ku berkata berangkat hahahaha ku tertawa sekecil mungkin Karna menirukan gaya Tukang Ojeg Pengkolan kang Sutisna...!!
Di perjalanan tadi nya ku ingin bertanya tentang Dewi yang mau kuliah di kota Jakarta tapi aku urungkan begitu saja saat ku lirik melalui kaca spion Dewi lagi pokus dengan ponsel nya
"Hanya butuh waktu 15 menit perjalanan menuju sekolah tempat Dewi menuntut ilmu
Dewi pun turun dan berkata kak, Harsya bisa tunggu nggak ucap Dewi,"
Bisa."santai aja tidak usah terburu buru Jawabku
Makasih..."ya kak sahut Dewi dan mulai masuk ke gerbang sekolah.
Dewi teriak pemuda itu," lalu pemuda itu pun mengejarnya.
Lalu Dewi pun menoleh dan melihat Harsya berlari kearah nya kening Dewi pun berkerut.
Ada apa kak tanya Dewi penasaran....!!
"Itu Itu ucap kak harsya ngos ngos san helm masa ke ruangan guru memakai helm...
Dewi pun langsung kaget dan melepas kan helm dan memberikan kepada ku sambil meminta Maaf....!!
Maaf kak lupa...sambil berjalan cepat mungkin malu....!!
"Aku pun melangkah menuju motorku dan membuka Hp dan melihat ada satu pesan yang mungkin semalam aku Blz pesan tersebut...!! lalu aku buka aplikasi pesan chat yang ada di hp.....ku
" Maap malam ketiduran baru bisa Blz sekarang ( Indah ,)
dari waktu di lihat balasan chat sekitar Jam 5 pagi....!!
"Aku abaikan aja dulu belum sempat di blz karna dari kejauhan terlihat Dewi menuju arahku.
"Ayoo ka Harsya sudah beres kita pulang kata Dewi.
"Kok sebentar Dewi kataku menanyakan penasaran nya .."
__ADS_1
Iya.....!! kak ,cuma ngambil raport doang bukan mau sekolah lagi,"kekeh Dewi di iringi dengan bercanda.dan tertawa,"hehehehe.
Aku pun ikut tertawa,lalu pemuda itu pun menghidupkan mesin motor dan berjalan menuju arah pulang.
Setelah sampai di kampung ku Dewi meminta ku di turunkan depan rumah kaka aja jangan sampai kerumah
Dewi ucap nya dari belakang jok motor
Kenapa Dewi jawabku penasaran.
"Nggk pa-pa depan rumah kaka aja aku turun balas Dewi
"Siap," kalau begitu mah," jawab pengemudi itu.
suka suka dia yang penting Ongkos nya aja gumam dalam hati pemuda tersebut
"Sudah sampai kak kata Dewi
Lalu Dewi bertanya Lagi berapa kak ongkosnya.
Aku hanya menjawab berapa aja.
'Dewi memberikan ku 25 rebu
"Makasih ya...''kak kata Dewi sambil menyodorkan uang 25 rebu.
Ehk Iyaa Dewi kaka terima ya uang nya, sambil tersenyum menatap kearah Dewi...yang di tatap merona merah di wajahnya...!!
Dikira fiterima cinta nya kata Dewi sambil jalan agak sedikit lari mungkin malu....!!
Aku hanya menggeleng saja melihat tingkah laku Dewi.
jam menunjukkan pukul 10 siang waktu nya menuju padepokan Macan putih apa yang di amanat Kan oleh Abah,
Sebelum pergi ke kota besar Abah menyuruh temui dulu Kiayi Sepuh sahabat Abah di padepokan macan putih. yang sempat Harsya menimba ilmu beladiri dan ilmu Agama..! kurang lebih 5 tahun...!!
Perjalanan menuju padepokan kurang lebih 1 jam kalau posisi nya tidak hujan tapi kalau posisi nya hujan bisa sampai 2 jam karena jalanan yang licin.
'"Bismillahirrahmanirrahim"
Aku pun mulai menghidupkan dan menjalankan motorku yang di beri nama si dukun...!!
Singkat cerita pemuda itu sudah sampai ke padepokan macan putih," satu tahun aku belum sempat Kesini, rindu akan tempat yang sudah mengajarkan tentang kehidupan dan seni bela diri...
Fatimah, Halimah, Azis dan kang Ujang orang yang Selalu menyemangati dalam suka dan duka......!!
"Apalagi," dua orang yang kata nya jauh dari kota ku tapi suka memperhatikan ku," yaitu paman Ucok dan paman Beni yang bahasa nya sedikit nyeleneh.
Lalu aku masuk kesebuah rumah yang terbuat dari kayu berjajar di kiri dan kanan bangunan dari kayu layaknya menyerupai Sebuah Apartemen yang hanya punya satu lantai...!!
Sedengken rumah kiayi sepuh ada di tengah tengah bangunan Yang biasa di sebut dengan pondok...
Langkah ku berhenti setelah tujuan dalam hati ini tepat di rumah yang punya Gelar Kiayi Sepuh....!!
__ADS_1
"tok.......
" tok.........
" tok............
"Assalamualaikum" ucapku bertamu kepada rumah orang lain atau pun rumah sendiri
Terdengar seorang gadis yang menjawab salam "WaallAikum salam"
"Kreaaaat"......... suara pintu pun terbuka dan muncul sosok gadis imut cantik sekitar usia 15 tahun.
"Ehk...." ka Harsya tampan, 'jawab Fatimah putri bungsunya kiayi sepuh.
Fatimah pun mencium tangan ku,"
Tanda hormat kepadaku yang sudah di anggap kakak adik,
Fatimah gimana kabarnya sehat,"kataku kepada gadis yang sudah mencium tanganku
"Alhamdulillah" sehat," kak, jawab Fatimah
"Kaka kemana aja?
Sudah lama gak pernah main ke sini?
Kak Halimah tuh terus menerus nanyain Kaka?
Sambil nyerocos tanpa memberi ku kesempatan untuk menjawab...!!
Kabar Abah Jaeludin dan Umi Aminah gie mAna kak?
Terus kaka masih jadi tukang ojeg?
Terussssssss," aja Fatimah ngomong candaku seketika
Fatimah berhenti dan tertawa-tawa Cekikikan...
Ini anak dari dulu tidak pernah berubah-ubah dari dulu cerewetnya minta ampun,"jawab ku dengan senyum semanis madu...!!
Fatimah bagaimana Kaka mau jawab bila terus terusan adik bertanya tampa ada kesempatan buat Kaka menjawab...jawab Harsya yang sekarang giliran nyerocos..
"Nyengir ini anak kaya Kuda poni seketika Fatimah
"Abah sama Umi Alhamdulillah dan kaka masih jadi tukang ojeg jawabku kepada Fatimah...!!
"Alhamdulillah syukur kak kalau Abah dan Umi Aminah sehat Fatimah ikut senang....balas nya
Fatimah Kiayi Sepuh ada? tanyaku
Fatimah pun menjawab ada kak sebentar ya," Fatimah panggilkan dulu "ayo kaka masuk jangan berdiri disitu mulu...sambil nyengir kaya kuda poni...!!
"Bukan nya dari tadi di persilahkan masuk malah di kasih beribu pertanyaan, Kesel pemuda itu sambil melangkah ke dalam rumah Kiayi Sepuh...
__ADS_1
Fatimah hanya geleng-geleng sambil tertawa terbahak bahak dan masuk menuju dapur nya memberi tahu kan kedatangan kak Harsya ..
bersambung