TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Ungkapan Cinta Tuan Muda Harsya kepada Halimah


__ADS_3

"Halimah....! apakah kau tahu bahwa aku telah jatuh Cinta kepadamu bahkan ketika sebelum mempunyai dua perusahaan ini....! Tepatnya ketika aku masih belajar di Padepokan Macan Putih dalam waktu yang sudah lama, Jika dulu aku hanya bisa menyimpan dan memendam rasa cinta ini karna aku tahu kau adalah anak orang yang terpandang di desa mau pun di kota mu, tapi hari ini aku utarakan semua isi hatiku kepada mu.


"Halimah Ihsan Permata...! dulu Hidupku indah karena kamu bersamaku, kamu membuatku bahagia bahkan jika aku merasa sedih dan rendah. Senyummu menerangi hidupku dan semua kegelapan menghilang.! Mataku mencari mu ketika kamu tidak ada. Hatiku sakit ketika aku tidak menemukanmu. Kamu adalah alasan untuk semua kebahagiaanku dan tanpamu hidupku akan sangat membosankan.! Telah banyak waktuku terlewati bersamamu, suka maupun duka senang maupun susah kamu telah menghiasi hariku saat aku bersamamu.


Kamu adalah satu-satunya yang lebih mengerti aku daripada diriku sendiri. Kamu adalah satu-satunya yang dapat ku bagi segalanya, bahkan rahasia pribadiku. Aku ingin kamu selalu bersamaku Cinta bukan kata untuk diucapkan. Cinta bukanlah permainan untuk dimainkan. Cinta tidak dimulai pada bulan April dan berakhir pada bulan Mei. Cinta itu kemarin, besok, dan selamanya. Apakah kamu mau menjadi milikku selamanya?”


“Saatnya untuk membuka hatiku dan mengungkapkan perasaanku yang terdalam kepadamu. Aku ingin kamu tahu bahwa aku mencintaimu seperti aku tidak pernah mencintai siapa pun sebelumnya.


"Pemuda tampan saat ini merasakan aliran darah nya berhenti, jantung nya berdetak kencang keringat bercucuran, Namun dia sudah pasrah, andai Halimah menolak cintanya, maka ia akan menerima dengan lapang dada.


"Elisabeth, Lestari dan Fatimah bersama para pengawal yang tadi hanya bersembunyi di balik jendela melihat Tuan muda sedang mengutarakan perasaan nya kepada gadis yang berkerudung hitam yaitu Halimah putri dari Kiayi Sepuh.


"Semua mata memandang dengan detak jantung yang kencang, mereka yang mengintip menunggu apa yang akan di jawab oleh Halimah, apakah cinta nya di terima atau kah di tolak.

__ADS_1


"Halimah menutup mulut nya tak percaya.


Kata Kata dan ungkapan perasaan dari pemuda yang ada di hadapan nya sama dengan isi hati nya, Halimah tidak menyangka kalau selama ini Harsya mencintai nya, bahkan di saat Harsya sedang belajar di padepokan macan putih.


"Air mata Halimah tak tertahan karena pernyataan cinta yang Halimah tunggu tunggu terjawab oleh kak Harsya di pagi hari ini, dia memang mencintai kak harsya namun hal itu dia sengaja tutup rapat rapat. ini dia lakukan agar tidak menerima dirinya karena terpaksa.


"Kak, Harsya Apakah kau serius dengan perasaan mu dan bener bener mencintai ku.! Aku hanya orang kampung dan sekuntum bunga kampung yang tidak pernah di lirik oleh kumbang mana pun. Aku takut kau hanya terpaksa mencintai ku karna rasa balas Budi kepada ayahku Kiayi Sepuh" Kata Halimah dengan mata berkaca-kaca.


"Halimah....! Apakah saat ini aku buktikan kepadamu bahwa aku mencintaimu tulus, bila perlu aku buktikan bahwa aku mencintaimu tepat di depan orangtua mu, tapi jika kau menganggap aku mencintaimu karna ingin balas Budi, maka kau salah besar" kata Harsya


"Melihat Halimah yang hanya bergeming, Tampa berkata sepatah kata pun, Harsya pun mengambil cincin di kotak yang dia simpan dalam saku celana nya, lalu membuka kotak itu dan memakai kan cincin tersebut di jari manis Halimah sambil berkata. Aku akan memaksa mu menerima mu, ketahui lah aku mencintaimu sejak dulu sejak saat aku masih menjadi TUKANG OJEG TAMPAN " Kata Harsya seraya memeluknya.


"Halimah berdebar badan menggigil karna tindakan dari pemuda tampan itu, tapi dia tidak menolaknya bahkan membenamkan wajahnya di pelukan dada pemuda itu.

__ADS_1


"Percayalah Halimah aku akan membahagiakan mu dan hanya satu wanita yang ada dalam hati ini, kebahagiaan mu adalah hutang bagiku, kesetiaan ku adalah sumpah kepada ayah dan ibu, tolong lah beri aku kesempatan di hatimu" kata Harsya yang masih memeluk Halimah dan enggan melepaskan pelukan nya.


"Baiklah Kak, Harsya Imah akan memberikan kesempatan kepada mu kak?"


Andai kau berhianat, andai kau menduakan ku, andai kau mengecewakan ku, maka Imah akan pergi dan kau tidak akan bisa lagi menemukan keberadaan ku," kata Halimah.


"Demi ibu dan ayah ku , yakin kan dirimu bahwa aku HARSYA BADZIL ISMAIL ABDULLAH akan selalu setia kepada dirimu dan hanya ada satu wanita dalam hatiku dan aku akan selalu baik kepada dirimu menurut kemampuan yang aku miliki sebagai seorang manusia, asalkan kau tidak menuntut melampaui batas kemampuanku, maka aku akan berusaha untuk memenuhi keinginanmu" kata Harsya dalam hati sanubari yang paling dalam melebihi dalam nya lautan.


"Terima kasih atas cintamu kak.." aku akan sangat bahagia jika kau menjaga cintaku dan menyayangi ku," kak Harsya tau aku sudah terbiasa hidup susah, Imah tidak akan banyak menuntut, asal kau menyayangiku dan menjaga kepercayaan cintaku serta tidak mendua kan hatiku, itu sudah cukup" kata Halimah putri dari Kiayi Sepuh primadona desa.


"Oh...." Tuhan ku......! terima kasih" puji syukur kehadirat mu" karna telah memberikan dan mempertemukan hamba mu yang hina dan berlumur dosa dengan gadis yang telah hamba cintai dan hanya bisa simpan dalam hati ini, terima kasih Tuhan, engkau telah berikan hamba keberanian untuk mengungkapkan semua perasaan yang telah hamba simpan rapat rapat" Kata Harsya berteriak sekuat tenaga di halaman Mansion milik nya, sehingga para pengawal yang sedang mengintip bersama Elisabeth Ardana, Lestari Ardana dan Fatimah berjalan menghampiri nya sambil bertepuk tangan bahagia melihat tuan muda mereka merasakan kebahagiaan di pagi hari itu.


Pertama aku bertemu dengan dia saat aku memesan ojol wajah nya yang tampan tapi kampungan dengan pakaian yang sederhana tidak di sangka bahwa dia pemuda yang mempunyai aset triliun kerendahan hatinya sipat tolong menolong nya tidak membedakan antara bawahan dan atasan sungguh aku terpesona kepada dirinya, hai pemuda tampan semoga kau bahagia bersama gadis pujaan nya, ucap Lestari Ardana dalam hati nya.

__ADS_1


aku tahu kak Halimah sudah menyukai kak Harsya sejak pertama kali kak Harsya di bawa Abah sama Umi yang merawat nya kebuktian kak Halimah mencintai kak Harsya Tampa tidak sengaja aku masuk kedalam kamar kak Halimah dan melihat tumpukan buku tentang tulisan mencintai seseorang dengan diam setelah aku buka tumpukan buku tersebut dan memulai membaca aku pun kaget dan syok bahwa kak Halimah mencintai kak Harsya dengan diam, kak Halimah kini cintamu terjawab oleh lelaki tampan yang sering adikmu goda kak Halimah semoga kau bahagia bersama kak Harsya dan secepatnya di sah kan oleh kak Harsya, ucap Patimah dalam batin nya.


Bersambung.


__ADS_2