
Nasehat dari kiayi sepuh
Siang Itu pukul Satu Siang Aku Yang Sudah Masuk Di Rumah kiayi Sepuh Atas ijin Dari Anak nya yang paling Bungsu Fatimah Anak yang Super cerewet Dan manis...!!
"Alhamdulillah ucapku saat duduk di teras Ruangan Rumah kiayi Sepuh. Suasana yang Adem hangat Dan Sejuk Dah Hampir Satu Tahun Aku tak Menginjak lagi Kerumah ini...!!
Rumah yang Cukup sederhana Tampa Ada kursi hanya Sebilah Karpet untuk Menutupi Tembok Lantai yang Sudah Di belur Sedemikian Rupa ,Dengan dinding dinding yang penuh dengan pigura Poto Poto Para Ulama Ulama dan Para pahlawan kemerdekaan.
Kiayi sepuh ini sangat di Segani Oleh Semua penduduk desa Kadang Sampai Kecamatan dan Kabupaten Semua Orang mengenal Sosok Kiayi Sepuh ini...!!
Dengan Kemampuan supranatural atau pun kemampuan bela diri nya yang semua murid muridnya banyak menjuarai adu silat antar Tingkat kecamatan Sampai Kabupaten...!
Di saat Lamunanku tertuju pada Sebuah Poto yang Bergambar Hewan Macan Berwarna Putih...Tiba Tiba Datang Seorang Wanita berkerudung Hitam Membawa Nampan Yang Berisi Dua cangkir dan Beberapa Toples Mengarah Ketempat dimana" Saya sedang duduk Dan menyuguhkan ku minuman Dan beberapa toples yang kutahu itu berisi kueh. Tak lama dari arah belakang muncul nya sosok yang paling aku hormati serta ku kagumi
"KH Ihsan Sidiq Zaenudin Atau orang memanggil nya kiayi Sepuh Dengan pakaian Kebesaran Nya Baju Koko putih Ikat kain di kepalanya Dan sorban di bahu Sebelah Kanan Beserta Tangan Memegang Tasbih.
"Kaka Di minum Teh Nya Ucap Gadis Dengan lesung pipi Yang Cantik Dan memakai kerudung hitam.
"Iya...."makasih ya Halimah"jawab ku dan aku pun tersenyum ke arah Wanita Yang menyuguhkan minuman dan beberapa toples.
Sontak saja wajahnya yang putih berubah menjadi merah,seperti kepiting rebus yang sedang matang.
"Nak Harsya dah lama kata kiayi sepuh meng optimal kan obrolan nya biar Halimah tak merasa malu di hadapan pemuda tampan itu.
"EhK..!.." Pa, Abah Kiayi Sambil Berdiri Dan Melangkah Kearah Kiayi Sepuh Untuk Mencium Tangannya Ucapku Penuh dengan ke gelagapan karna tergugup.
Tanda Bakti Dan Hormat Ku,Karna HAmpir Lima Tahun belajar Mengaji Dan Bela Diri di Padepokan Ini.
"Baru saja Kiayi Ucap ku Dengan singkat..
__ADS_1
"Ayo duduk "Nak Harsya Jawab Kiayi Sepuh.
"Aku Hanya Mengangguk saja'' Tanda Setuju,' Sedang kan Halimah ke Dapur Ijin Pamit Kepada Diriku Dan Abah Nya Kiayi Sepuh...!
Setelah Duduk Sama Sama Dengan Kiayi Sepuh.
Lalu Aku Mengutarakan Maksud Dan Tujuanku Datang Kesini Atas Perintah Abah, Dan Sekaligus Minta Ijin Dan doa'nya Dari kiayi sepuh,
Singkat padat penyampaian yang ku berikan kepada kiayi Sepuh
"Kiayi Sepuh Pun Hanya mengangguk Tampa berkata Satu kata pun."
Begitu Kiayi Maksud Dan Tujuanku Datang Kesini"Apa Yang Aku Jalani Dan Cari Semoga di mudahkan dan urusan ku di ijabah...
kiayi sepuh hanya mengangguk saja tanda mengerti dengan maksud tujuan ku Tersebut....!!
Begini Nak Harsya Perjalanan Yang Akan Di lalui Nak Harsya Kedepan Nya Akan Banyak rintangan Dan hambatan-hambatan menghadang.
Nak Harsya Akan Banyak Menerima Cacian Makian Malahan Nyawa Nak Harsya Taruhan Nya "Tapi Nak Harsya Jangan menyerah ingat Nak Harsya Seorang hamba Yang takwa Tidak Akan Menjadi Sempurna Bila hamba Itu Tidak di uji batas kemampuan nya.
Abah Hanya Memberi Doa Dan Restu Untuk Perjalanan Nak Harsya Mencari Jati Diri Nak Harsya Dan orang'tua Nak Harsya.
Maap nak Harsya Abah tidak memberi tahu bahwa nak Harsa orang tua mu sudah meninggal biarkan dirimu yang mencari kebenaran nya
Abah Berpesan Kepada Nak Harsya Selalu Berendah Diri Dan Tak Sombong Saling Tolong Menolong...
Bila Suatu Saat Nak Harsya Sukses Jangan Lupa Dimna Nak Harsya Bisa berpijak.."Jangan Lupa Waktu Susah Siapa Yang Menolong Nak Harsya' Saat susah....!!
Angkuh , Sombong, Iri Dengki, Dendam, Egois, Adiguna
__ADS_1
Kendalikan Sipat Itu Oleh Nak Harsya Sendiri.."Karna dalam diri kita tidak bisa menghilangkan sipat itu, Tapi bisa kita kendalikan sipat itu dengan diri kita Sendiri..
Jangan sampai kita di kendalikan oleh sipat sipat itu.
Nasehat nasehat dari kiayi sepuh akan Harsya ingat dan INSA Allah Harsya jalani, Dan di amalkan
Setelah agak lama mendengar kan nasehat Dan obrolan Dan pesan pesan bila sudah di kota J dari kiayi sepuh.
"Lalu aku pun ijin pamit untuk kembali lagi ke kediaman rumah Abah dan Umi." kalau begitu Harsya ijin pamit pa kiayi dan salam kepada teman teman Seperguruan Ucapku Dengan Wajah menunduk..."Iyaa silahkan Nak Harsya hati hati di jalan kata pa kiayi...!!
'Assalammualaikum" Ucapku Sambil badannya menunduk Dan Mencium tangan Kiayi Sepuh.
"WaallAikum" Salam" jawab Kiayi sepuh
Lalu Aku Bergegas Keluar Rumah Kiayi Sepuh Dan Mulai Berjalan Ke arah motor untuk menghidupkan Motor.
Harsya Insa Allah akan segera bertemu dengan keluarga Aslinya tapi bukan dengan ayah dan ibu nya nya Gumam Kiayi Sepuh Menatap Kepergian Harsya Yang Mulai menjauh Dan Menghilang Karna jarak Yang Sudah menjauh.
"Sementara dalam kamar milik seorang gadis cantik menatap dari bilik jendela kamar mata nya tertuju kepada pemuda tampan yang sedang berpamitan dengan Abahnya.
Kak...... Harsya doa ku menyertai mu" lirih gadis cantik yang bernama Halimah Ihsan permata.
bersambung
Dukung karya receh Author ya
jangan lupa like dan komenya biar bisa terus update
vote nya dan hadiah nya jangan sampai lupa
__ADS_1