TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN
Makan siang di restoran bintang lima


__ADS_3

Kantor Besar KOBRA COMPANY


"Gareng pun melangkah menuju kursi pimpinan nya yang sudah di siapkan oleh Dani Rustandi selaku asisten Tuan Khabil Ardana" akting yang begitu rapi dan bersih di lakukan oleh mereka berdua atas ide cemerlang yang di berikan Oleh Cok Ben


"Silahkan Tuan Besar" ucap Dani sambil membungkuk hormat dan mempersilahkan duduk di kursi pimpinan nya.


"Terima kasih Dani" jawab Gareng sembari duduk di kursi


dalam hati ingin ketawa lepas atas Akting tersebut tapi menjaga kelancaran ide yang di berikan oleh Cok Ben Gareng pun dengan sigap dan serius menjalan kan nya...!


"Suasana di ruang rapat itu pun diam bergeming Tampa ada suara sedikit pun menunggu arahan dari pemilik perusahaan yang baru di alihkan kepada Ketua Genk Kobra beracun...!


"Hingga sebuah ketukan pintu pun terdengar" Gareng menyunggingkan senyuman, " Masuk!" Titah Gareng.!


"Dan Disana Arif pun masuk bersamaan di belakang nya kedua lelaki direktur dan managers perusahaan yang tadi tidak setuju dan pro tentang keputusan dan uraian dari Dani Rustandi.


"Gareng masih duduk di bangku nya, dengan satu kaki menyilang di atas kaki satu nya lagi, di lihat dua lelaki yang mempunyai jabatan yang lumayan di kantor yang sebelum nya belum berganti nama,


"Pak direktur dan Pak Manajer? bisa kah anda memberikan keputusan itu secepatnya."! setengah jam lagi saya akan segera melakukan konferensi pers untuk mengkompirmasi bahwa perusahaan ARDANA GRUP telah berpindah tangan kepada perusahaan KOBRA COMPANY dan saya tidak punya waktu lagi untuk kalian berpikir" tutur Gareng yang sudah tidak bisa menahan geram.


"Tuan Besar Ruli Siregar Rusady"! Ucapnya bibir yang gemetaran mulai berbicara" Baiklah saya berdua setuju dengan keputusan yang di utarakan oleh Tuan Dani Rustandi dan bersedia mengikuti langkah langkah yang sudah tercantum dalam pengalihan perusahaan Ardana grup kepada perusahaan baru yang bernama KOBRA COMPANY GRUP, Ucap satu dari mereka berdua karna bila tidak setuju anak dan istrinya dalam keadaan bahaya karena telah di intai oleh anggota Genk kobra" satu saja bilang tidak setuju maka keluarga nya tinggal nyawa ....!


"Bukan kah dari tadi anda bilang setuju jadi saya tidak harus buang buang waktu untuk mengurus hal ini" sinis mata Gareng kepada kedua lelaki itu....!


"Maapkan kami berdua Tuan besar" kedepannya saya tidak akan mengulangi lagi kebodohan ini" jawab mereka dengan bersimpuh di hadapan Ketua Genk Kobra beracun....!


"Gareng pun berkata kepada Dani Rustandi untuk Segera mengkompirmasi kan kepada seluruh awak media televisi YouTube FB Twitter dan mau pun aplikasi lainnya bahwa perusahaan ARDANA GRUP telah berpindah tangan dan berganti nama menjadi KOBRA COMPANY.

__ADS_1


"Tuan Dani Rustandi silahkan anda urus dengan Boled dan Suparno, Aku hanya tau urusan sudah selesai segera lakukan konferensi pers yang akan di lakukan sore hari ini tepat nya pukul 15:00" Kata Gareng lalu segera melangkah keluar meninggalkan tempat rapat itu.


"Kini tinggal lah mereka yang berada dalam ruangan rapat itu" satu persatu meninggal kan ruangan tersebut ada wajah ketegangan dari mereka yang keluar dari ruangan tersebut.....!


"Hanya ada Dani Rustandi, Boled dan Suparno yang masih tinggal sedangkan para staf dan yang lainnya menyiapkan seluruh persiapan untuk menggelar konferensi pers yang akan di lakukan sore hari ini....!


*


*


"Kakek, Nenek, Abah dan Umi juga ikut" panggil Harsya dengan riang nya. Dua pasangan paruh baya yang sedang menikmati hidangan pembuka pun tersenyum lebar dan Umi Aminah lalu beranjak.....!


"Aaaa..." Anakku sayang!..." Sini nak Sini...! sini come...! to momny, " Merentangkan kedua tangannya" Harsya pun mendekat dengan cepat bersama Halimah seraya bergandengan tangan lalu memeluk Umi Aminah. " Ooooooohhhh" Tampan dan gagah kau kau sekarang Harsya' Anak Umi " Walaupun memang sudah tampan, Namun sekarang kau jauh lebih sempurna bener bener bak seorang raja" puji Umi Aminah.


"Umi, Makan apa? kok bahasa nya gaul gitu" pake bahasa Inggris segala" kekeh Harsya menggoda Umi nya.


"Itu pudding cake for " sambil nunjuk kearah mangkok" Yu duduk " sekalian Halimah dan Fatimah duduk, serta Ucok dan Beni juga duduk" Ajak Umi Aminah, mereka semua duduk setelah Harsya terlebih dahulu mencium dan memeluk kakek dan neneknya tidak lupa memeluk Abah yang telah merawat nya sebagai bakti nya kepada lelaki itu.


"Sungguh buat Fatimah Halimah dan kedua orang tua angkat Harsya ternganga saat melihat perlakuan ini.


"Betapa dirinya di hormati sekali, semua berkat Harsya anak yang di temukan di hutan waktu itu belum lagi semua makanan mewah super lezat yang seumur hidup belum pernah merasakan nya yang ada di hadapannya.


"Tuan muda Tuan besar beserta yang ada di sini, Makanan ini Khusus di buat oleh Kepala chef."!khusus untuk semua yang ada di ruangan ini.


"Wah sampaikan terima kasih kepada kepala chef tersebut Tuan" ucap Harsya ramah dengan senyuman.


"Iya Tuan muda anda sangat rendah hati kalau begitu selamat menikmati hidangan nya. Kami permisi dulu" Ucap sang manager yang membungkuk setelah nya lalu beranjak keluar meninggalkan mereka semua.

__ADS_1


"Wah.... kau tahu kak Harsya, Fatimah masih tidak percaya kalau kakak ipar ku ini adalah sang pewaris perusahaan terbesar" luar biasa" goda Fatimah kepada Halimah dan Harsya.


"Halimah seketika mencubit pinggang adik nya.! wajah nya malu di hadapan mereka semua..! sama hal nya dengan Harsya yang wajah nya seketika merona Merah...!


"Adaw.....! sakit kak' Halimah" kekeh Fatimah sambil mata nya berdelik ke arah Kakek Abdullah dan Nenek Aisyah serta di balas oleh kedipan sebelah mata nya dari Nenek Aisyah.


"Umi Aminah dan nenek Aisyah hanya berkata menggoda"


"Cie....." Cie......! Anak Umi.....! wajah nya...! kaya buah tomat....! ledek umi nya..!


"Harsya Cucu Nenek" segera halal kan Halimah" goda nenek nya


"Abah......! Kakek.!Umi Sama Nenek"tuh kebiasaan suka ledekin Harsya" yang sedang merajuk kepada Abah dan Kakek nya yang duduk di sebelah kiri berhadapan dengan Kakek Abdullah....!


"Kedua lelaki itu Hanya tersenyum melihat pemuda itu merajuk dan mengadukan dua wanita hebat itu.


"Salah satu dari lelaki paruh baya itu pun berkata...!


"Sudah....." Sudah....." Sudah...." ucap Abah nya ayo....." kita makan, Anak ku Harsya pimpin doa untuk kita makan bersama" pinta Abah Jaeludin....!


"Baiklah Abah" kata Harsya.


اللَّهُمَّ بارِكْ لَنا فِيما رَزَقْتَنا وَقِنا عَذَابَ النَّارِ


“Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa 'adzaa bannaar.”


Artinya: "Ya Allah berikanlah keberkahan apa yang telah engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka."

__ADS_1


"Mereka semua pun setelah tuan muda Harsya membaca kan doa. Lalu makan bersama dengan tenang Tampa ada suara yang keluar dari mulut mereka semua...!


Bersambung.


__ADS_2