Death Game

Death Game
GAME 1: PULAU ZOMBIE Part 2


__ADS_3

Sampai di dalam gedung, ke 49 anak ini melangkah pelan sembari menengok ke kanan kiri memperhatikan setiap sudut gedung. Gedung yang begitu luas dan besar, suara langkah kaki mereka menggema, di dalam gedung itu begitu gelap, hanya cahaya matahari yang masuk dari jendela menjadi penerangnya. Aura-aura aneh mulai terasa.


Pertanyaan demi pertanyaan terlontar dari mulut mereka.


"Apa ini? Seram banget." Ucap Yeri.


"Kita bakal ngapain?" Tambah Lisa.


"Bangunan apa ini?" Tanya Hyunjin.


"Auranya nggak enak." Ungkap Yeji.


"Sampai kapan kita di sini? Apa kita akan tinggal di sini?" Soyeon mulai berkutip.


"Yang benar saja kita tinggal di sini." Sahut Jinny.


"Benar juga, kalau kita di sini sampai nanti malam, bayangkan saja nantinya bakal gelap gulita." Ungkap Bobby.


"Iya, di sini nggak ada lampu." Tambah Jisoo.


Jennie menyanggah, "Nggak! Jangan sampai kita tetap ada di sini sampai nanti malam."


"Iya! Jangan sampai! Nggak mau tinggal di sini! Nanti banyak nyamuk, nggak ada lampu lagi, mandi dan makan gimana?" Keluh Nancy.


"Udah guys! Nggak usah banyak debat, kita tunggu petunjuk aja dulu." Daniel menengahi pembicaraan.


"Mana tuh katanya kita bakal dapat petunjuk kalau ke sini." Ucap Lia.


Tak lama kemudian secara mengejutkan lagi-lagi suara misterius tadi tiba-tiba muncul.


"Selamat datang untuk kalian para pemain Death Game! Tempat ini akan menjadi tempat kalian menjalankan misi untuk bertahan hidup. Masuklah ke dalam ruangan di hadapan kalian, di sana kalian akan mendapatkan penjelasan mengenai misi yang akan kalian lewati."


"Itu suara hobi banget sih ngagetin orang." Ucap Vernon merasa kesal.


"Ngawur tuh orang yang ngomong, misi apaan coba?" Tambah Ten yang juga mulai kesal.


"Udah guys! Nggak usah banyak omong, langsung aja masuk ke sana." Ajak Taeyong.


Mereka pun mengikuti perintah untuk masuk ke dalam sebuah ruangan kecil, di dalamnya terdapat dua buah jendela yang membuat ruangan itu terlihat cerah, sebuah pintu besar terbuat dari besi yang sudah berkarat, langit-langit rumah yang sudah rontok, dan yang lebih mengherankan sebuah televisi besar tertata rapi di atas sebuah meja kayu dan kamera CCTV yang tertempel di sudut atas ruangan sedang mengawasi mereka.


Setelah masuk, tanpa permisi Taehyung langsung menghampiri televisi itu, "Anjay ada TV."


"Oy jangan pegang-pegang sembarangan." Ujar Jungkook sembari menarik Taehyung menjauh dari benda itu.


"Selamat datang untuk kalian para pemain Death Game! Tempat ini akan menjadi tempat kalian menjalankan misi untuk bertahan hidup,"


"Itu mulu yang lu bilang daritadi, langsung aja jelaskan semuanya!" Bentak Hendery.


"Shhttt! Hendery! Dengarin dia dulu." Bisik Kun seraya memegang pundak Hendery.


"Kalian akan menjalankan sebuah misi untuk dapat keluar dengan keadaan selamat dari pulau ini. Tetapi tidak hanya sampai di sini saja, setelah kalian lolos dari sini, kalian akan di bawa ke tempat lain lagi untuk menjalankan misi hingga menyelesaikan sebanyak 7 misi."


Semua yang mendengarkan dengan seksama penjelasan tersebut mulai merasa tegang. Suara itu memberhentikan penjelasannya sejenak, merasa belum puas mendengarkan penjelasannya, beberapa dari mereka mengeluarkan pertanyaan.


Taeyong merupakan orang pertama yang mengeluarkan pertanyaannya, ia mengangkat tangannya dan mulai bertanya, "Apakah kami semua bisa selamat?"


Kemudian Ten ikut mengeluarkan pertanyaan, "Misi apa yang akan kami lewati?"

__ADS_1


"Tentu saja kalian semua bisa selamat, tetapi semuanya harus bisa melewati misi dengan baik, jika sudah gagal, kami tidak akan memberikan kesempatan lain lagi untuk membantu, kalian hanya harus bersiap untuk menerima nasib hahaha."


Berhenti sejenak kemudian kembali mengeluarkan suara.


"Untuk itu, misi yang akan kalian lewati adalah..."


Semua menunggu dengan sangat serius, bersiap-siap dan memasang telinga mereka untuk mendengarkan dan mengetahui misi yang akan di lewati.


"Ah nungguin ya~?"


Mereka semua terkejut bercampur dengan rasa kesal, sebagian dari mereka mulai mengeluarkan kemarahannya.


"Ngajak gelut nih orang!" Ucap Lucas sambil menggulung lengan bajunya dan memperlihatkan ototnya.


"Tau!!!" Sahut Jisung.


"SINI LO! KELUAR!" Teriak Bobby.


"Tau!!!" Sahut Jisung.


"SINI LO KALO BERANI LAWAN KAMI!!!" Ajak Kai.


"Tau!!!" Sahut Jisung.


"GUE TAMPOL PAKE PANCI KNOCK LU!!" Chenle ikut berteriak.


"Tau!!!" Sahut Jisung.


"Sempat-sempatnya tu orang becanda, bikin emosi tau nggak!!!" Krystal ikut bersuara.


"Tau!!!" Sahut Jisung.


"Hajar Som! Hajar!" Sana memanasi.


"Cepat sini lo!!!" Teriak Lisa seraya mengepal-ngepal tangannya.


"Yuhuuu teruskan! Aku suka keributan!" Seru Jisoo.


Dan ada Soyeon dan Yuqi yang ikut berteriak, "WUUUH!!!"


Suasana menjadi gaduh, ada Johnny yang mengambil ancang-ancang untuk siap meninju, ada Kun yang berusaha menahan Lucas yang ingin mengamuk, Ada Yuta yang meragakan tariannya seraya bernyanyi, "Hey~ we ballin', we fight together."


Diikuti oleh Mark, "That punch!"


Sama seperti Yuta dan Mark, Taeyong juga mengeluarkan tariannya sambil bernyanyi, "Let me introduce you to some to some new thangs, new thangs, new thangs."


Ada juga Soyeon dan Yuqi ikut bernyanyi, "Oh my god~"


Ditambah lagi Hendery dan Ten yang memperlihatkan tarian aneh mereka, dan Jaemin yang berusaha menenangkan mereka namun tidak dihiraukan, "Anak-anak~! Anak-anak~! Dengar dulu~! Tolong tenang~! Mohon bersabar~! Ini ujian~!"


Di tengah-tengah keributan, Taehyung malah berusaha mencari-cari kesempatan untuk mendekati televisi yang menjadi saksi bisu kegaduhan mereka, namun lagi-lagi usahanya gagal karena dihalangi oleh Jungkook, "Eitss ini anak orang kayak nggak pernah liat TV aja." Ucapnya sambil menarik baju Taehyung dari belakang, dan Taehyung hanya pasrah.


Sisanya adalah mereka yang hanya diam menyaksikan keributan. Winwin, Jimin, Yeonjun, dan Taehyun yang hanya tersenyum melihat tingkah teman-temannya, Taemin dan Suho yang terdiam mematung dengan wajah datar, dan sebagian menutup kedua telinganya, ada pula yang menggaruk-garuk kepala mereka yang tidak gatal, ada juga yang memegang jidat mereka dengan perasaan yang campur aduk antara lelah, malu, dan pasrah.


Tidak tahan dengan keributan yang ada, Yuna menarik nafasnya dalam-dalam dan berteriak dengan suaranya yang melengking, "DIAAAAAM!!!!!"


Teriakan Yuna sukses membuat semuanya terdiam dan semua mata mengarah padanya. Sadar karena ia sedang ditatap oleh semua orang, matanya melelek kesana kemari dan mulai salah tingkah, "Eh hehehe, semuanya~ tenang ya~ diam dan dengarkan aja, hehehe."

__ADS_1


Karena merasa malu, Yuna menyembunyikan wajahnya pada Yeji yang berdiri di sebelahnya, dan Yeji menyambutnya dengan pelukan dan tertawa kecil. Hyunjin, Yeonjun, dan Soobin memperhatikannya dan terkesima dengan Yeji.


"Kok Yeji cantik banget sih." Ucap Hyunjin dalam hati.


"Sifatnya keibuan, tipe aku banget." Batin Yeonjun


"Udah cantik, baik lagi." Pikir Soobin


Ketiganya tersenyum memandang Yeji, namun Yeji tidak menyadari tiga pasang mata tengah memandangnya, melainkan Taehyun yang menyadari hal tersebut.


"Ekhem." Taehyun berpura -pura batuk lalu mengalihkan pandangannya ke atas.


Ketiganya pun tersadar dari lamunannya dan segera mengalihkan pandangannya.


Keadaan sudah tenang, suara misterius akhirnya kembali mengeluarkan suaranya dan semua kembali mendengarkan.


"Misi yang akan kalian lewati adalah, mencari seorang wanita yang yang sedang kerasukan di gedung ini, ia berada di sebuah ruangan tersembunyi, ruangan itu terdapat di lantai paling atas gedung ini, sedangkan gedung ini terdiri dari 7 lantai dan kalian sekarang berada di lantai 1. Tetapi tidak hanya sekedar mencari saja, kalian harus menyelesaikan 7 tantangan, 1 lantai ada 1 tantangan, bagi kalian yang lulus tantangan akan dipersilahkan untuk naik ke lantai berikutnya, dan yang gagal akan di kurung dalam ruangan hingga yang lulus berhasil menemukan wanita itu. Namun, ada sesuatu yang akan menghalangi kalian untuk menemukan wanita itu, sekitar 6.000 Zombie di pulau ini akan mengepung kalian dari segala arah nantinya,"


"Apa??!!! Zombie???" Ucap semuanya secara bersamaan, memotong penjelasan.


"Zombie-zombie itu telah tersebar dari segala arah dan tersembunyi di ujung-ujung pulau ini, untuk saat ini mereka tidak bisa melakukan apa-apa, karena mereka di kendalikan oleh ratu hantu yang merasuki wanita itu. Untuk itu kalian harus segera memberhentikan si ratu hantu untuk mencegahnya agar para Zombie itu tidak dapat menyerang kalian. Waktu para Zombie itu untuk disadarkan telah ditentukan, yaitu pukul 18:00 dan karena gedung ini berada tepat di tengah pulai ini, para Zombie itu membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk sampai di sini, sedangkan waktu pertantangan untuk kalian adalah 1 jam. Ya itu saja yang dapat saya jelaskan pada kalian, katakan kami siap secara bersama-sama jika kalian menerima tantangan."


Semua hanya terdiam, saling melirik ke satu sama lain.


"Maaf aku tidak siap, aku takut dengan Zombie." Ungkap Wonyoung.


Tiba-tiba Suho menarik kerah baju Taemin, "Apa kubilang? Sudah kubilang tidak usah ke sini! Kita dijebak!!! Tapi tidak ada yang mendengarkan, dan kau, kau yang telah membawa kita ke sini! Apa kau mau bertanggung jawab kalau ada yang mati di antara kita?!!!"


"Suho hentikan!!!" Irene melerai keduanya dan memberi nasihat pada Suho, "Jangan terus menyalahkan Taemin, seperti yang dikatakan Wendy tadi, sebenarnya kita memang sudah terjebak, coba kau pikir! Kalau kita tidak ke sini dan mencari jalan sendiri, Zombie-zombie itu pasti akan dengan mudah memangsa kita semua! Justru di sini kita sedikit lebih aman dan punya kesempatan buat lolos dari sini."


"Iya, dan buat kalian semua, tolong jangan merasa takut, kita semua harus siap melewati tantangan ini!" Tambah Kun.


Suho akhirnya melepaskan genggamannya pada baju Taemin. Kemudian Taemin mengecek jam tangannya yang menunjukkan pukul 15:05.


"Semuanya! Bagaimanapun kita harus siap menerima tantangan ini, kita harus bergerak cepat, ini sudah jam 3 sore, waktu kita untuk melewati tantangan adalah 7 jam, 3 jam lagi para Zombie itu akan bangun, dan sisa waktu kita setelahnya hanya 4 jam, dan setelah 4 jam itu pula para Zombie akan mengepung gedung ini, jadi kita tidak punya banyak waktu." Taemin menjelaskan.


"Yasudah cepat! Semuanya harus siap!" Seru Taeyong.


Akhirnya semua setuju dan memutuskan untuk menerima tantangan.


"KAMI SIAP!!" Ucap semuanya dengan kompak.


Tantangan apa saja yang akan mereka lewati?


.


.


.


Maaf ceritanya agak absurd.


Karya ini hanya karangan saya semata, tokoh dalam cerita tidak menggambarkan karakter dari siapapun, saya tidak pernah bermaksud untuk menyinggung siapapun.


Gomawo sudah baca! Jangan lupa beri like👍 dan komennya ya! Mohon dukungannya😘


IG: @zahrauliyani_

__ADS_1


__ADS_2