
Di saat semua member sedang tidur, Lucas menggulingkan tubuhnya ke sana kemari, kemudian ia bangkit dan beranjak pergi dari tempat tidurnya. Dengan tergesa-gesa ia menuruni tangga menuju kamar mandi.
Setelah keluar dari kamar mandi, ia bergegas untuk kembali ke kamar tidurnya namun, saat ia baru saja melangkahkan kakinya di tangga, tiba-tiba terdengar suara seseorang yang sedang menangis. Lucas menghampiri suara tersebut yang terdengar dari dapur. Saat tiba di dapur, seorang wanita dengan rambut panjang terurai sedang duduk sambil menangis.
Dengan tenang Lucas mencoba untuk mengajaknya berbicara, "Permisi, kamu siapa?"
Wanita itu menghentikan tangisnya, dengan pelan kepalanya berputar menghadap ke arah Lucas. Betapa terkejutnya Lucas saat ia melihat rupa wanita itu, wajahnya hitam membusuk, matanya merah, dan tatapannya yang mengerikan. Lucas meneguk ludahnya, dan berusaha untuk tetap tenang dan setenang mungkin.
"Emm kamu mau minum ya? Oke bentar ya!"
Lucas berjalan melewati wanita itu dengan hati-hati, kemudian ia mengambil sebuah gelas dan mengisinya dengan air lalu meletakkannya di meja tepat di depan wanita tersebut.
"Ini, diminum ya! Aku... aku mau pergi daah."
Kemudian Lucas berbalik meninggalkan wanita tersebut, ia melangkahkan kakinya dengan cepat dan kembali ke kamar, kemudian membaringkan tubuhnya di dekat Kun dan Ten yang sedang tertidur pulas.
.
Di kamar Soyeon, Miyeon, dan Yuqi.
Mulanya mereka tidur dengan nyenyak. Tak lama kemudian tiba-tiba saja ada yang mengetuk jendela kamar mereka. Soyeon terbangun karena tidurnya terganggu, tetapi sudah tidak ada apa-apa lagi.
Soyeon kembali merebahkan tubuhnya, tetapi matanya terarah ke sudut kamar dekat jendela. Karena keadaan saat itu gelap, ia tidak dapat melihat dengan jelas sesuatu yang ada di sudut kamar, namun perlahan sosok aneh mulai terlihat, sesosok makhluk yang lumayan besar. Soyeon mulai merasa ketakutan, ketakutannya bertambah saat makhluk itu mulai mendekat ke arahnya.
"Yuqi! Miyeon! Bangun!! Ap apa ituu???" Teriak Soyeon sambil menepuk-nepuk tubuh temannya untuk segera bangun.
"Apaaa?" Tanya Yuqi yang masih memejamkan matanya.
"Ituuu!!!"
Yuqi membuka matanya dan melihat ke arah yang ditunjuk oleh Soyeon.
"Apaaa???"
"Itu lohhh!!!"
"Apasiiih?"
Makhluk itu semakin mendekat ke Soyeon, Soyeon semakin panik, namun rupanya Yuqi tidak dapat melihat apa yang dilihat oleh Soyeon.
Mendengar keributan, Miyeon akhirnya terbangun dari tidurnya lalu menekan sakelar yang berada di dekatnya.
TEK
Lampu bernyala, ruangan pun menjadi terang, di saat yang bersamaan, dalam sekejap sosok makhluk itu menghilang. Soyeon langsung terdiam dan kebingungan.
"Ada apasih?" Tanya Miyeon yang masih mengantuk.
"Ga tau tuh Soyeon, udahlah aku mau bobo lagi." Jawab Yuqi dan kembali tidur tanpa memperdulikan Soyeon.
"Soyeon kenapa?" Miyeon kembali bertanya.
"Gapapa, yaudah tidur lagi gih, lampunya gausah dimatiin." Jawab Soyeon pasrah.
"Oke."
Mereka bertiga kembali tidur dengan tenang, sampai hari telah berganti dan mentari mulai menampakkan wajahnya.
.
Di pagi hari yang cerah, para member melakukan aktifitas masing-masing, ada yang berjalan-jalan di taman sambil menghirup udara segar, ada yang menonton acara di televisi, dan ada yang sedang membuat kopi.
Di dapur, Lucas dan Ten membuat kopi bersama-sama. Setelah menuangkan air panas, Lucas meletakkan dua cangkir kopi di atas meja, "Nih... Cobain kuy!"
"Iya kuy!" Sahut Ten.
"Kopi gue ne..."
"LUCAS!!!" Teriak Ten tiba-tiba memotong pembicaraan Lucas.
"KENAPA???!!" Lucas terkejut.
"Ini gelas bekas apa? (Menunjuk sebuah gelas kosong yang ada di meja) Dari kita masuk ke dapur gelas ini udah ada di meja, trus kenapa gelasnya kotor? Padahal tadi malam kan kita udah beresin semua." Tanya Ten panjang lebar.
"Aduuuh kirain apaan lu teriak kencang-kencang, kaget gue." Ucap Lucas sembari memegang dadanya.
"Hehe..." Jawab Ten dengan polos kemudian menyeruput kopi yang dihidangkan.
Lucas juga mulai menyeruput kopinya sambil memperhatikan gelas yang ditanyakan oleh Ten. Lucas mengambil gelas kotor itu dan memperhatikannya dengan teliti.
Ingatannya tertuju pada saat ia bertemu dengan sosok wanita menyeramkan pada waktu subuh, saat itu ia memberikan gelas bersih berisi air putih yang jernih pada wanita tersebut. Tetapi sekarang air pada gelas itu sudah hilang dan gelasnya menjadi kotor, membuat Lucas terheran-heran.
"GUYS! KITA LARI PAGI YUK!!!" Terdengar teriakan Taeyong dari taman membuat Lucas tersadar dari lamunannya.
"AYOK!!!" Sahut seseorang dari kejauhan terdengar seperti suara Chenle.
Terlihat Chenle dan Jisung sedang berlari kegirangan menghampiri Taeyong.
"Yeay!!! Lari pagi rame-rame pasti seru!" Wonyoung ikut mengeluarkan suara.
"Iya! Kak Yeji!!! Ayooo!" Sahut Yuna dan berteriak memanggil Yeji.
"Iyaaa!" Jawab Yeji segera menghampiri Yuna dan Wonyoung.
Ten dan Lucas yang masih duduk di dapur segera menghabiskan kopi mereka.
"Ayo! Kita samperin teman-teman." Ajak Ten.
"Ayo!"
__ADS_1
Ten dan Lucas beranjak pergi meninggalkan dapur.
Satu-persatu member mulai berkumpul, kecuali Yeri dan Irene, karena kaki Yeri belum sembuh total dan terpaksa untuk tinggal, dan Irene juga tetap tinggal di villa menemani Yeri.
Selagi menunggu member lainnya, beberapa member melakukan pemanasan terlebih dahulu. Setelah semua member sudah berkumpul, mereka mulai melakukan aktifitas lari pagi bersama-sama.
Udara pagi hari yang sejuk, burung-burung berkicauan di mana-mana, membuat suasana damai seketika. Sambil berlari, sebagian member melakukan perbincangan.
"Di kota ini kayaknya sepi banget ya." Jinny memulai pembicaraan.
"Iya nih sepi." Sahut Dita.
"Mungkin aja karena masih pagi makanya sepi." Imbuh Jennie.
"Iya juga, tadi malem juga sepi mungkin karena udah larut malam." Ucap Miyeon.
"Tapi menurut aku kotanya emang sepi, soalnya ga banyak rumah." Tambah Yuqi.
"Mungkin aja penduduknya banyak yang tinggal di apartemen." Somi ikut berkomentar
"Iya bisa jadi." Sahut Krystal.
Setelah berlari lumayan jauh dari villa, mereka beristirahat sebentar.
"Guys! Minimarket udah buka, ke sana dulu yuk!" Ajak Yuta sambil menunjuk minimarket yang mereka kunjungi sebelumnya.
"Ayok!" Jawab member lainnya.
Mereka berjalan menuju minimarket, saat hendak sampai di depan minimarket, Jungkook sudah tidak sabar untuk menemui Rose petugas kasir.
"Jungkook keliatan senang banget, ketauan lo! Pasti mau ketemu sama Rose lagi kan??!" Ucap Jimin menggoda Jungkook.
"Eh tapi kayaknya itu bukan Rose deh." Sahut Taehyung setelah melihat petugas kasir dari kejauhan.
"Hah masa?" Tanya Jungkook penasaran kemudian menengok ke arah kasir.
"Oh iya bukan tuh." Ujar Jimin.
"Yaaah gajadi ketemu Rose lagi." Jungkook merasa kecewa.
Nampak seorang wanita dengan perawakan pendek dan wajah yang manis sedang bertugas menggantikan Rose.
Akhirnya mereka sampai di minimarket. Alih-alih berbelanja seperti member lainnya, Jungkook malah menghampiri si petugas kasir menanyakan keberadaan Rose.
Wanita petugas kasir itu menjawab, "Oh Rose udah ga bertugas di sini lagi, saya menggantikan Rose untuk bekerja di sini."
"Kenapa?" Tanya Jungkook.
"Tadi subuh, Rose ditemukan tewas di apartemennya, makanya saya disuruh menggantikan Rose bekerja di sini."
Beberapa member yang mendengar perkataan dari petugas kasir tersebut terkejut tidak menyangka.
Si petugas kasir hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, Jungkook menunduk lalu Jimin datang menghampirinya dan menepuk pundak Jungkook, "Yang sabar ya Kook, aku juga turut berduka atas kepergian Rose."
"Emm mba namanya siapa?" Sambung Jimin bertanya pada petugas kasir.
"Nama saya Jihyo." Jawab si petugas kasir.
"Ohh salam kenal mba Jihyo!" Sapa Jimin pada Jihyo.
"Iya... salam juga." Jawab Jihyo dengan ramah.
.
Setelah selesai berbelanja, para member pergi meninggalkan minimarket dan melanjutkan lari pagi mereka.
Mereka juga bertemu dengan beberapa orang yang berlalu-lalang dan tak lupa untuk memberikan senyuman pada orang-orang yang mereka jumpai, namun anehnya diantara semua orang yang mereka temui, tidak ada satupun orang yang membalas senyuman mereka, orang-orang itu hanya memasang wajah dingin mereka dan terus menatap para member.
Tak ayal sebagian para member merasa aneh dan bingung atas tingkah orang-orang sekitar, namun ada juga yang acuh tak acuh dan tetap berfikir positif.
Selang beberapa lama mereka memutuskan untuk kembali ke villa.
"Huh laper." Keluh beberapa member.
"Makan-makan lagi yuk!" Ucap Soobin.
"Kita bikin makanan apa lagi ya?" Tanya Kun.
"Gimana kalo bikin Pangsit?" Usul Taemin.
"Iya boleh juga tuh! Selain Pangsit apa lagi?" Ujar Jaemin.
"Kita panggang Ayam juga yuk!" Tambah Taeyong.
"Waahhh Ayam Panggang, enak tuh!" Sahut Hyunjin.
"Bikin Telor Dadar juga!" Imbuh Yuta.
"Oke!" Jawab Jaemin.
"Aku mau bikin Pancake gapapa?" Tanya Jennie.
"Wah boleh dong!" Sahut Kai.
"Aku juga mau bikin Roti Bakar gapapa kan?" Tanya Wendy dengan ragu.
"Wah iya boleh! boleh! gapapa!" Sahut para member.
"Bikin Gorengan juga dong!" Pinta Yeonjun.
__ADS_1
"Oke!" Jawab Jaemin.
"Chenle sama Jisung mau masak Nugget sama Sosis aja." Ucap Chenle.
"Oke aku sama Ten bikin Jus Kopi!" Tambah Lucas.
"Okeee semuanya harus ikut membantu yaa! Ayo kita mulai memasak!" Seru Kun
"AYOO!!" Teriak semua member.
Mereka memulai kegiatan masak-memasak, semua member mendapatkan tugas. Kun membuat Pangsit dibantu oleh Taemin, Winwin, Jimin dan Jungkook, Taeyong membuat Ayam Panggang bersama dengan Hyunjin, Kai, Mark dan Taehyung di taman.
Jaemin memasak Telur Dadar dan Gorengan dibantu Yuta, Yeonjun, Soobin dan Taehyun di dapur.
Jennie serta Miyeon, Jinny, Dita, Yuqi, dan Soyeon membuat Pancake bersama-sama, Wendy membuat Roti Bakar dibantu oleh Irene, Yeri, dan Krystal di dapur.
Chenle dan Jisung memasak Nugget dan Sosis goreng, Lucas dan Ten membuat Jus Kopi, dan Kelompok Somi, Sana, Tzuyu, Yeji, Yuna dan Wonyoung memasak Nasi di dapur.
Saat sedang asyik memasak, pandangan Jisung tertuju pada gelas kotor yang masih ada di atas meja, Lucas lupa untuk membereskan gelas itu sebelumnya.
"Eh ini bekas siapasih make gelas kotor banget?!!" Ucap Jisung dengan emosi.
Sontak Lucas terkejut dan langsung meraih gelas tersebut, "Kenapasih marah-marah? Kan tinggal dibersihin!"
"Tau tuh Jisung, gitu aja emosi." Sahut Chenle.
Lucas langsung mencuci dan menyimpan gelas tersebut, "Nah udahkan?! beres!"
"Oh ya guys! Tadi subuh aku liat makhluk aneh!" Soyeon memulai pembicaraan.
"Makhluk aneh gimana?" Tanya Jinny penasaran.
"Ga tau, pokoknya badannya gede! Tapi anehnya Yuqi sama Miyeon ga liat."
"Tapi emang ga ada apa-apa!" Sanggah Yuqi.
"Kalo Soyeon beneran liat, berarti itu hantu ya?" Ucap Yeri blak-blakan.
"Shhhtt Yeri!" Irene memberi peringatan.
"Ihhh takut!!! Aku ga mau liat hantu!" Ujar Jinny.
"Udah guys! Gausah dibahas!" Dita mencoba menyudahi pembicaraan.
Di sisi lain, kelompok Ayam Panggang juga sedang berunding.
"Guys! Kalian merasa aneh ga? Pas kita lari pagi, orang-orang yang lewat kok mukanya cemberut semua?" Jimin memulai pembicaraan.
"Gatau tuh, mungkin mereka iri ngeliat kita yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik" Jawab Winwin dengan percaya diri.
"Udah guys! Fokus! Fokus!" Seru Taeyong.
.
Setelah semuanya siap, makanan pun dihidangkan di atas meja makan yang ada di taman dan mereka makan bersama. Selesai makan mereka membereskan piring bersama-sama.
Setelah semuanya beres, mereka beristirahat sejenak. Saat semua member sedang bersantai-santai, tanpa di duga Mr. Chanyeol datang menemui mereka di villa, semua member terkejut karena mereka mengira akan dibawa untuk menjalankan misi kedua.
"Mr. Chanyeol? Ada apa datang ke sini? Apa kami akan dibawa menjalankan misi lagi?" Tanya Kai yang langsung menghampiri Mr. Chanyeol.
"Tidak, hari ini hari untuk kalian beristirahat, tapi besok kalian akan menjalankan misi kedua, kedatangan saya ke sini adalah untuk memberikan kalian baju seragam untuk kalian pakai besok, pukul 08:00 saya akan datang menjemput kalian, maka kalian semua harus siap." Jelas Mr. Chanyeol.
Kemudian kedua pengawalnya yang tidak lain adalah panitia game membawakan dua kantung plastik besar yang berisi pakaian, setelah memberikan setumpuk pakaian yang dibungkus, Mr. Chanyeol beserta pengawalnya bergegas pergi menggunakan mobil.
Para member menyerbu pakaian yang diberikan pada mereka tersebut dan memilih-milih mana pakaian yang pas di tubuh mereka.
"Huh dikit banget waktu kita buat istirahat." Keluh Winwin merasa kecewa.
"Iya, game pertama aja susahnya minta ampun, gimana game kedua ini nanti?" Tambah Mark.
"Iya! Lagian kaki Yeri kan belun sembuh." Ucap Irene.
"Pengen pulang..." Ucap Wonyoung.
"Iya, kita semua juga mau pulang." Sahut Krystal.
"Seandainya punya handphone, kita bisa nelpon siapa aja buat jemput kita." Imbuh Lucas.
"Kita benar-benar terjebak sekarang, mau tidak mau kita harus melewati misi sampai misi ketujuh." Ungkap Taemin.
"Yaudah, biar gimanapun, kita harus tetap semangat ngejalaninnya." Ujar Kun.
"Iya!" Sahut member lainnya.
Semua member kembali melakukan aktifitasnya masing-masing hingga siang berganti malam.
Apa yang mereka hadapi selanjutnya? Misi apakah yang akan mereka lewati?
.
.
.
Karya ini hanya karangan saya semata, tokoh dalam cerita tidak menggambarkan karakter dari siapapun, saya tidak pernah bermaksud untuk menyinggung siapapun.
Gomawo sudah baca! Jangan lupa beri like👍 dan komennya ya! Mohon dukungannya😘
IG: @zahrauliyani_
__ADS_1