Death Game

Death Game
WAKTU ISTIRAHAT


__ADS_3

Helikopter yang membawa ke 35 anak itu akhirnya mendarat di sebuah tempat, mereka diturunkan di sebuah kota yang sepi, mereka diarahkan untuk menaiki bus kemudian mereka di bawa ke sebuah rumah sakit.


Mereka dirawat dan diobati serta beristirahat sejenak di rumah sakit. Para dokter dan perawat menangani mereka dengan telaten.


"Eh Tzuyu, dokternya ganteng-ganteg ya! Apalagi yang itu (menunjuk salah seorang dokter) ganteng banget kan?!" Bisik Sana pada Tzuyu.


Reaksi Tzuyu biasa saja, ia hanya mengangguk mengiyakan ucapan Sana. Sedangkan Jimin, Taehyung, Jungkook, Lucas, dan Taemin tengah memperhatikan tiga perawat cantik yang sedang bekerja.


Yeri merupakan orang yang mengalami luka paling parah sehingga memakan waktu yang lebih banyak dari yang lain saat diobati. Seusai Yeri diobati, mereka semua diperintahkan untuk menaiki bus.


"Semuanya cepat naik bus! Kalian akan diantarkan ke kantor pusat Death Game untuk didata." Tegas pria tinggi yang dari tadi membimbing mereka ke sana kemari.


Bus membawa mereka hingga sampai di sebuah gedung besar yang nampak tidak asing bagi mereka, kemudian mereka diantar masuk ke sebuah ruangan dan disuruh untuk menunggu seseorang.


Seorang pria tinggi, memiliki kulit yang agak gelap dan mengenakan pakaian yang rapi memasuki ruangan kemudian duduk di kursi yang berada dihadapan para member dan meletakkan kedua tangannya di meja.


"Baiklah selamat datang di kantor pusat Death Game, saya ingin memperkenalkan diri saya terlebih dahulu, nama saya Kim Namjoon, bisa dipanggil Namjoon, tugas saya adalah mendata seluruh member yang sudah mengikuti game."


Namjoon menyebutkan satu-persatu nama member dari yang sudah tereliminasi hingga yang berhasil, setelah itu para member menandatangani beberapa berkas.


"Oke semuanya silakan ikuti saya, saya akan antarkan kalian ke ruang pusat informasi," Ucap Namjoon.


Setelah sampai ke ruangan yang di tuju, mereka menemukan mesin-mesin yang menyerupai mesin ATM.


"Ini adalah mesin-mesin identitas kalian, cukup scan sidik jari kalian, maka akan muncul identitas kalian, dari nama, usia, level, hingga jumlah uang yang kalian dapatkan. Kalian juga bisa menarik uang kalian di mesin ini, setiap kalian berhasil menyelesaikan permainan, level dan penghasilan kalian akan bertambah." Jelas Namjoon panjang lebar.


Semua member mulai mengutak-atik mesin tersebut, sesudah itu mereka kembali diarahkan untuk menaiki bus dan diantar ke tempat mereka akan tinggal.


Bus berhenti di dekat sebuah jalan kecil, mereka semua turun dan menginjakkan kakinya di aspal.


"Setelah kalian melewati jalan kecil ini, kalian akan menemukan villa tempat kalian tinggal, sebelum saya pergi, perkenalkan saya Mr. Chanyeol, saya yang akan membimbing kalian selama kalian mengikuti permainan ini. Baiklah saya ingin pamit dulu, sampai jumpa." Ucap si pria tinggi yang tidak lain adalah Mr. Chanyeol.


"Daahh Mr. Chanyeol!" Ucap para member seraya melambaikan tangan mereka.


Setelah Mr. Chanyeol beranjak pergi dan bus berangkat meninggalkan mereka,


"Wah guys liat tuh! Ada minimarket! Ke sana dulu yuk!" Teriak Jaemin menunjuk ke arah sebuah minimarket yang berada di seberang jalan.


"Yuk!! Beli-beli makan buat ngemil." Ucap Mark menyetujui.


"Iya mumpung ada duit ahaha." Imbuh Chenle.


Mereka beramai-ramai pergi menuju minimarket. Saat hendak melangkah menuju pintu, seorang pria dengan pakaian lusuh keluar dari minimarket, pria itu berpapasan dengan Yeji, Yeji pun melemparkan senyuman pada pria itu namun tidak diberi respon apapun, pria tersebut menatap Yeji dengan dingin ditambah dengan wajah pucatnya. Sontak Yeji segera mengalihkan pandangannya, angin dingin menghembus tubuhnya, aura-aura aneh mulai terasa dan tiba-tiba ia merasa merinding.


Mereka mulai memilih-milih barang yang ingin mereka beli, kemudian menuju kasir untuk membayar. Jimin, Jungkook, Taehyung dan Jennie terlebih dahulu menghampiri petugas kasir lalu disusul dengan yang lain.


"Mba cantik banget sih, namanya siapa?" Rayu Jungkook pada wanita petugas kasir.


Jimin dan Taehyung spontan menatap Jungkook karena terkejut mendengar ucapan Jungkook, Jimin menyenggolkan tangannya mengenai tubuh Jungkook dan membisikkan, "Eh jangan ngerayu orang sembarangan!"


"Hahaha mas bisa aja, nama saya Rose." Jawab si petugas kasir.


"Ohh namanya juga cantik." Balas Jungkook kembali merayu Rose.


Mendengar rayuan Jungkook, kedua temannya yaitu Jimin dan Taehyung hanya bisa menepuk jidat mereka dengan telapak tangannya. Sedangkan Rose dibuat tersipu malu oleh Jungkook.


Sambil melayani para pembeli, Rose membicarakan sesuatu pada semua member, "Kalian hati-hati kalau ketemu sama orang aneh di kota ini!"


Para member mulai merasa bingung mendengar perkataan dari Rose, Jimin mulai penasaran dan melemparkan pertanyaan, "Ha? Kenapa? Orang aneh gimana?"


"Kalau ketemu orang aneh pakai baju kumuh sama mukanya pucat, jangan diajak bicara! Cukup disenyumin aja." Jelas Rose dengan hati-hati.


Yeji sedikit terkejut setelah mendengar ucapan Rose, karena baru saja ia berpapasan dengan orang yang ciri-cirinya sama seperti yang disebutkan.


"Emang kenapa?" Tanya Taehyung.


"Soalnya, penghuni di kota ini manusianya cuma dikit, sisanya... bukan manusia."


Para member saling memandangi wajah member lainnya, sebagian dari mereka mulai merasa takut.

__ADS_1


"Bukan manusia berarti maksudnya mereka han..." Wonyoung tiba-tiba berbicara namun Irene menghentikan pembicaraannya.


"Ssshhhttt!"


Dengan cepat Wonyoung langsung menutup mulutnya. Merasa hawanya tidak mengenakkan, Jennie menyudahi pembicaraan, "Oke Rose makasih ya! Kami mau pergi dulu, sampai jumpa!"


Kemudian diikuti member lainnya, mereka pergi meninggalkan minimarket tersebut dan langsung menuju villa.


"Yaudah guys! Kita langsung ke villa aja!" Seru Kun pada para member.


Beberapa lama setelah mereka berjalan melewati jalan yang sunyi, akhirnya mereka menemukan villa yang begitu indah, villa yang cukup besar, yang dihiasi dengan taman yang begitu indah dan diterangi dengan lampu bernuansa kuning keemasan. Villa itu terdiri dari tiga bangunan, di tengah halaman terdapat bangunan yang berisi ruang tamu, ruang keluarga, dan dapur. Kemudian di sisi sebelah kanan ada bangunan bertingkat berisi kamar untuk perempuan dan sebaliknya di sisi sebelah kiri ada bangunan bertingkat khusus untuk laki-laki.


"Uwaaaww." Semua terpana melihat keindahan yang ada di depan mata mereka.


Mereka langsung masuk dan menjelajahi tiap-tiap sudut bangunan, mereka juga menemukan kamar tidur yang diisi dengan sebuah kasur besar dan empuk yang dapat menampung tiga orang sekaligus, dan lemari besar yang sudah diisi dengan pakaian-pakaian untuk mereka pakai. Mereka sangat senang dan gembira, bahkan ada yang melompat-lompat di kasur.


Di kamar Taemin, Kai, dan Taeyong.


"Guys! Kayanya kita udah lama ga mandi deh." Ucap Kai pada teman sekamarnya.


"Yaudah mandi dulu gih!" Sahut Taemin menyuruh Kai untuk segera mandi.


Tidak hanya Kai, semua member pun juga menyadari bahwa mereka sudah lama tidak mandi, mereka pun bergantian untuk mandi. Dan akhirnya semua sudah selesai mandi dan mengenakan pakaian yang ada di lemari.


Penjelajahan villa masih berlanjut, sekarang mereka mulai melihat-lihat pemandangan taman dan ruang utama. Beberapa dari mereka khususnya laki-laki bersantai di halaman taman sambil menikmati pemandangan rembulan, ada juga yang berkumpul di ruang tamu, ada yang duduk di teras, sebagian besar para member perempuan berkumpul di ruang keluarga sambil menonton TV dan menikmati cemilan yang sudah mereka beli. Dan Jaemin, Kun, dan Taeyong sedang memasak di dapur.


"Anak-anak! Kalian mau makan apa?" Tanya Jaemin dari dapur dengan suara keras sehingga banyak member yang dapat mendengar ucapannya.


Para member berlomba-lomba mengusulkan makanan yang ingin mereka makan, ada yang berteriak "RAMYEON!!!" ada juga berteriak "TTEOKBOKKI! TTEOKBOKKI!" Ada pula "JJAJANGMYEON!!" dan ada "AKU MAU GOGI GUE!!!" dan "NASI GORENG!!!!!"


"Aiihh kita masak apanih?" Taeyong mulai kebingungan.


"Yaudah masak semuanya aja." Jawab Kun.


"Emang bahannya ada bang?" Tanya Jaemin.


Setelah diperiksa dan dikumpulkan, akhirnya semua bahan yang dibutuhkan sudah tersedia, dan mereka bertiga mulai memasak makanan yang diminta.


.


Di ruang tamu, para member laki-laki sedang berunding.


"Huh kenapasih kita harus ada di sini? Aku mau sekolah lagi." Ujar Yeonjun.


"Teman-teman kita sudah ada yang mati, sedih banget." Ucap Hyunjin.


"Ini semua gara-gara Mr. Money itu! Musuh utama kita adalah dia!!" Tegas Taemin.


"Iya! Setelah melewati tantangan-tantangan nanti, aku ingin membunuh pria keji itu!!!" Ucap Lucas.


"Santai aja kali bang! Kaya main drama aja." Sahut Chenle.


"Johnny, aku kesian sama bang Johnny." Ujar Jisung sambil menundukkan kepalanya.


"Aku kesian sama semua yang ga lolos." Sahut Taehyun.


.


Di ruang keluarga tempat para member perempuan berkumpul, semua member yang ada di sana sangat asyik menonton TV, tawa mereka menghiasi suasana menjadi damai. Tidak dengan Irene dan Miyeon, Irene terus memikirkan Suho, ia terus teringat tentang kejadian di gedung. Sedangkan Miyeon, ia terus melamun, momen saat ia bergelantungan dengan Taeyong selalu terbayang-bayang di benaknya.


"Ey Miyeon!" Ucap Yuqi mengejutkan Miyeon hingga tersadar dari lamunannya.


"Ya? Kenapa?" Tanya Miyeon salah tingkah.


"Kenapa? Daritadi ngelamun terus."


"Ohh nggak apa-apa."


.

__ADS_1


Di teras, Mark sedang melamun memandangi bintang-bintang yang ada di langit. Dengan terpincang-pincang Yeri datang menghampiri Mark.


"Mark," Panggil Yeri.


Mark terkejut dan tersadar dari lamunannya, "Hah? Oh Yeri, kenapa?"


Dengan malu-malu Yeri mengucapkan, "Makasih ya! Tadi kamu udah nolongin."


"O ohh" Mark merasa canggung, bibirnya tersenyum sendiri dan ia memalingkan wajahnya.


Terjadi keheningan diantara keduanya, Yeri juga ikut memandangi langit malam. Tiba-tiba suara seseorang dari dapur memecah keheningan mereka.


"SEMUANYA!!! MAKANAN SUDAH SIAP!" Teriak Taeyong memanggil para member untuk segera makan.


Mark langsung hendak menuju dapur, ia hampir lupa bahwa Yeri ada di dekatnya, kemudian ia tersadar dan berbalik menghampiri Yeri yang sedang berusaha untuk berjalan.


"Ah Yeri maaf aku lupa, sini biar kubantu."


"Hah gausah, gapapa kok."


Walaupun Yeri menolak Mark tetap membantunya berjalan hingga ke dapur. Saat melihat Mark dan Yeri datang, Wendy langsung berdiri menyambut Yeri dan membantunya duduk di kursi.


"Makasih." Ucap Yeri sambil menatap ke arah Wendy dan Mark. Mark langsung mengalihkan pandangannya dan duduk di antara Chenle dan Jisung.


"Cieee Mark modus hihihi." Bisik Chenle pada Mark.


"Cieee~" Tambah Jisung.


"Udah kalian bocah gausah ikut campur!" Sanggah Mark.


Chenle dan Jisung berusaha menahan tawanya.


Berbagai hidangan makanan sudah disajikan di atas meja, semua mulai memakan makanan dengan lahap.


Kai dan Jennie dengan posisi berhadapan di meja sama-sama ingin mengambil tisu, tanpa sengaja tangan mereka bersentuhan, Kai maupun Jennie menjadi salah tingkah, sedangkan Krystal menatap keduanya dengan kesal.


Sedangkan Irene masih memasang raut wajah yang sama. Jennie pun menanyakannya pada Irene, "Kak Irene, kenapa?"


Irene hanya menggelengkan kepalanya, lalu Wendy mengeluarkan suaranya, "Hari ini kan kita kehilangan beberapa teman kita, setiap orang yang kehilangan pasti merasa sedih, dan Irene merasakan kesedihan itu."


Semua menunduk, mereka mulai merenungkan teman-teman mereka yang telah tiada, tidak mustahil beberapa diantara mereka pun mengeluarkan air mata.


Setelah selesai merenung, dan makanan sudah habis, mereka membereskan dapur bersama-sama, dan akhirnya selesai.


"Eh ini udah jam berapa?" Tanya Ten.


Yuta mengecek jam tangannya, "Hah?! Udah jam 3!"


"Wah ga kerasa udah jam 3." Ungkap Soobin.


"Okeee!! Saatnya kita tidur! Semuanya langsung tidur ya!" Seru Taeyong.


"Hoaamm ngantuk." Ucap semuanya secara bergantian.


Mereka memasuki kamar mereka masing-masing dan tidur.


Apa yang mereka alami selanjutnya?


.


.


.


Karya ini hanya karangan saya semata, tokoh dalam cerita tidak menggambarkan karakter dari siapapun, saya tidak pernah bermaksud untuk menyinggung siapapun.


Gomawo sudah baca! Jangan lupa beri like👍 dan komennya ya! Mohon dukungannya😘


IG: @zahrauliyani_

__ADS_1


__ADS_2