
Jangan lupa like komen dan vote author ya. Vote yang banyak biar kami para Author Semangat.
Kita tinggal kan Dion dengan segala penyesalan nya, sekarang kita Lihat cerita hidupku Ana setelah pergi dari kehidupan Dion.
Sudah sebulan ini Ana dan Lia bekerja di toko kue milik Mora. Ia bisa sedikit terhibur karena memiliki kesibukan sehingga bisa mengalihkan sedikit perhatiannya dari masalah yang ia hadapi.
Malam ini Ana dan Lia sudah berada di kamar mereka, tak bisa dipungkiri bahwa Ana masih sangat merindukan Dion, dia lalu beranjak pergi ke balakang rumah besar itu, disana ada sebuah taman kecil yang cukup indah. Ana duduk disebuah kursi kayu sambil memandang ke arah langit.
" Mas kamu sudah pasti bahagia bersama Karin"batin Ana dalam hati.
Ana memandang ponselnya lalu membuka galeri foto, dia menatap wajah Dion yang tampak begitu sumringah di foto tersebut.
" Ya Tuhan bantu aku melupakan semua masa laluku"Airmata kembali menetes di pipinya. Tiba tiba ia dikagetkan olah suara yang berasal dari belakang nya.
" Hei ngapain kamu disini"
Ana menoleh suara itu dan ternyata itu adalah Andra dengan cepat ia menghapus air matanya.
" Maaf mas, saya hanya ingin duduk disini" Kata Ana sambil beranjak pergi namun dengan cepat Andra menarik tangannya.
" Kamu duduk disitu," kata Andra. Ana pun menuruti perintah Andra, ia lalu duduk pas di sebelah Andra namun ia sedikit menjauhkan posisinya dari laku laki berwajah tampan tersebut.
" Kamu masih merindukannya??" tanya Andra sambil melihat ekspresi Ana yang terkejut
" Maksud mas Andra??
__ADS_1
" Itu suami kamu yang brengsek itu??"
" Darimana mas tau??"
" ahhh pasti dari Lia" gumam Ana
Ana terdiam sambil tertunduk seolah menandakan ia masih sangat mencintai Dion.
" Kamu tahu ini adalah tempat favorit ku, aku sangat menyukai kesendirian makanya aku membuat taman ini untuk sekedar menikmati waktu"kata Andra
" Kamu suka tempat ini?? karena saya lihat hampir tiap malam kamu kesini"
" Kok mas tau saya sering kesini??"
" He dasar gadis bodoh gara gara kamu saya jadi ngakk bisa kesini"
" Emangnya saya melarang kamu kesini??"
" Tapi mas jadi terganggu karena saya"
" Saya juga pernah mengalami masa masa sulit seperti kamu"
" Maksud mas??"
" Apa kamu mau mendengarkan cerita saya"
__ADS_1
Ana mengangguk pertanda ia mau. Andra kemudian menceritakan kisah hidupnya. Dulu ia memiliki jekasi yang bernama Winda mereka menjalin kasih lebih 6 tahun. Namun saat akan melakukan lamaran ternyata Winda kecelakaan sampai merenggut nyawanya.Andra begitu syok dia bahkan sempat mendapat perawatan dari psikiater karena menderita halusinasi yang berlebih namun dengan dukungan keluarga Andra mencoba bangkit.
" Ahh" Andra merasa kan nafasnya sangat berat jika mengingat masa lalunya. Dia kemudian menoleh ke arah Ana
"Semua orang pasti pernah melalui masa masa sulit"
" Benar mas " kata Ana sambil melihat ka arah langit.
" Tapi mas yakin kamu wanita kuat, kamu akan mampu melewati setiap masalah dalam hidupmu" kata Andra sambil tersenyum.
Ana tersenyum sambil melihat ke arah Andra, dia tampak begitu manis sampai jantung Andra berdegup kencang melihat senyum Ana yang begitu indah.
Merekapun mengobrol seputar masalah kehidupan mereka sampai sampai mereka tidak menyadari keberadaan Lia yang datang ke arah mereka.
" Cie yang udah dekat aja" kata Lia sambil tersenyum senyum melihat kedekatan mereka.
" Lia kamu ini, ayo duduk sini"kata Ana sambil menepuk kursi disebelahnya
" Ngakk ganggu nih" kata Lia sambil nyengir
" Kamu ini ya enggak lah"
"Lagi ngomongin apaan??"
" Ngobrol biasa aja, kamu ini dasar bawel" kata Andra sambil memberantakin rambut Lia
__ADS_1
" Mas kebiasaan deh" sungut Lia dengan wajah manyun
Ana tersenyum melihat dua saudara ini, lagi lagi jantung Andra berdegup kencang melihat Ana tersenyum.