
Dion dan Ana berjalan menuju kantor, Dion tampak memegang tangan Ana, mereka menjadi pusat perhatian para karyawan. Ini pertama kali Dion menggandeng Ana masuk dalam ruangannya. Ana tampil elegan dengan gaun biru muda selutut sedangkan Dion dengan kemeja putih yang menjadi ciri khasnya.
Begitu sampai di ruangan Dion, Ana langsung merebahkan tubuhnya di atas sofa yang ada di ruangan Dion diaetesa agak lemas.
" Kamu lemas ya sayang" tanya Dion yang begitu prihatin dengan kondisi Ana.
" Iya mas, Ana ngantuk mau tidur"
Dion segera memencet tombol yang ada di dinding ruangannya, dengan seketika terbukalah sebuah ruangan kecil yang terdapat sebuah ranjang yang tidak terlalu besar.
" Kamu istirahat disini aja sayang"
" Ini ruangan apa sih mas? tanya Ana.
" Ini ruangan rahasia mas, kadang mas tidur disini untuk istirahat"
Ana pun segera merebahkan tubuhnya di atas kasur tersebut, Dion yang melihat istrinya terlentang mendekati istrinya dan mulai mencium keningnya dengan lembut.
" Apaan sih mas, sana kerja" kata Ana
__ADS_1
" Tenang saja sayang bentar aja kok" kata Dion yang mulai mencium leher Ana.
" Mas nanti ada orang yang memiliki kita loh" kata Ana mencoba mengelak.
Dion pun segera memencet tombol yang ada di dinding ruangan itu dan pintu kamar rahasia itupun tertutup. Dion pun mulai melancarkan aksinya, kali ini Ana tak dapat menolaknya. Lalu terdengar lah suara mendesah yang memenuhi kamar rahasia itu, untung saja ruangan itu kedap suara sehingga tidak ada yang mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh dua sejoli itu.
Selesai melakukan ritual suami istri Dion dan Ana pun kembali mengenakan baju mereka.Ana tampak begitu lemas, dia pun memejamkan matanya dan langsung tertidur pulas. Dion yang melihat Ana tertidur mencium keningnya dengan pelan.Dionpun kembali bekerja seperti biasa, sedangkan Ana tertidur lelap.
Jam sudah menunjukkan jam 12.00 siang, ini waktu nya makan siang, Dion segera menyuruh Jhoni membeli begitu banyak makanan mulai dari seafood, rendang, sate ayam dan kambing dan masih banyak lagi. Sampai sampai Jhoni keherenan.
Setelah Jhoni membeli semua makanan yang dipesan Dion tak lupa ia juga membeli beberapa buah dan berbagai macam kue. Jhoni menata semua makanan yang dibelinya diatas meja.
" Terima kasih pak, saya mohon pamit" kata Jhoni dengan begitu sopan.
Dion membuka kamar rahasia tempat Ana tidur, setelah pintunya terbuka ternyata Ana masih terlelap. Dion mengelus pipi Ana dengan penuh kasih sayang.
" Sayang" bisik Dion tepat di telinga Dion, Ana menggeliat dan mulai membuka matanya.
" Ayo kita makan sayang dari tadi pagi kamu belum makan apa-apa loh"
__ADS_1
" Tapi Ana ngakk lapar mas" kata Ana dengan mata yang masih mengantuk.
Tanpa banyak tanya Dion langsung menggendong Ana dan membawanya menuju meja yang sudah penuh dengan makanan. Mata Ana membelak saat melihat hidangan yang ada dihadapannya.
" Mas kok makanannya banyak banget sih"
" Ga apa apa sayang kamu makan apa saja yang kamu suka"
" Tapi Ana ngakk selera makan"
Tanpa banyak tanya Dion pun segera mengambil piring yang sudah berisi makanan dan mulai menyuapi Ana.
Ana tak dapat menolak suapan Dion dengan terpaksa Ana pun memakan makanan yang disuapkan Dion padanya.
Ketika Dion sedang asyik menyuapi Ana tiba tiba Dion dikagetkan oleh suara seksi seorang wanita modis.
" Mas"
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AUHTOR YA.
__ADS_1