Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 109


__ADS_3

*********Jangan lupa like komen dan vote dan follow author ya biar kita para anthor makin semangat.


Happy reading*********


Dion merasa sangat senang bertemu dengan Andra yang terlihat begitu baik dan ramah. Selesai makan siang mereka mengobrol ringan sambil menunggu makanan penutup seperti yang dijanjikan Deni.


" Maaf pak Dion jika makanan penutup nya agak lama" kata Andra dengan perasaan sedikit bersalah.


" Santai aja Pak Andra lagian masalah bisnis kita sudah selesai jadi kita punya waktu sedikit untuk sekedar mengobrol.


" Maaf kami terlambat" kata seorang wanita yang suaranya berasal dari pintu ma


suk.


Andra , Dion dan yang lainnya menoleh ke asal arah tersebut dan betapa terkejutnya Dion dan juga Gio melihat sosok yang sedang berdiri dihadapannya.


" Ya Tuhan"


Dion berdiri dan menatap wanita yang berdiri tepat dihadapan nya dan wanita itupun tak kalah terkejutnya melihat sosok Dion ada di depan matanya.

__ADS_1


" Sa....sayang" kata Dion dengan terbata bata.


Dion melangkah perlahan dan mendekati Ana, ada rasa rindu menyeruak dihatinya. Jantung Dion berdegup kencang melihat sosok yang begitu dirindukan nya itu.


" Sayang" Dion menghambur dan memeluk Ana dengan erat namun Ana hanya diam saja seperti patung namun airmata mengalir di pipinya.


Andra yang melihat Dion memeluk Ana dengan erat langsung merasa emosi, kini ia tahu bahwa Dionkan laki laki yang sudah menyakiti Ana. Dengan cepat Andra menarik Ana dari pelukan Dion sehingga Dion langsung kaget.


" Maaf pak Dion apa anda mengenal nona Ana" kata Andra sambil memegang erat tangan Ana.


" Dia itu istri saya Pak Andra" kata Dion yang emosi melihat Andra menggenggam tangan Ana.


" Tapi dia itu calon istri saya , lihatlah cincin yang melingkar di jarinya itu bukti bahwa Ana dan saya akan segera menikah dengannya. Saya hanya menunggu Ana menceraikan anda" Kata Andra sinis.


" Brukkkk"


Dion segera mendarat kan pukulan ke arah wajah Dion membuat semua orang yang ada disana kaget bukan main. Dengan cepat Andra juga membalas pukulan Dion dengan mendaratkan tinju tepat di hidung Dion, Dion terbanting sampai ke lantai sampai sampai Hidung Dion mengeluarkan darah. Dion segera bangkit untuk membalas apa yang dilakukan Andra padanya


" CUKUP" suara Ana melengking membuat orang yang disana langsung melihat ke arahnya.

__ADS_1


Ana beranjak ke luar disusul oleh Lia, dia keluar dengan air mata yang membanjiri wajah cantiknya.


" Ana" kata Andra dan Dion bersamaan, Andra dan Dion saling bertatapan dengan tatapan yang sangat mengerikan.


" Saya akan membatalkan kontrak kerjasama dengan anda pak Andra" kata Dion dengan sinis


" Baiklah saya juga senang anda membatalkan kontrak karena saya tidak ingin bekerjasama dengan orang yang sudah menyakiti hati wanita sebaik nona Ana"


Dion emosi mendengar kata kata Andra, ia bergerak untuk menghajar Andra lagi namun Gio segera mencegah nya.


" Kenapa apakah anda tersinggung dengan perkataan saya, tapi itu kenyataan tuan Dion"


" Anda tahu betapa sulitnya Ana untuk tersenyum ketika anda melukai nya dan saya harap anda tidak egois untuk melepaskan Ana untuk saya" kata Andra lagi kemudian Andra pergi ke luar meninggalkan Dion yang mematung dengan tangan yang dikepal menandakan emosinya.


" Aku tidak akan melepaskan Ana untukmu, aku akan berjuang untuk mendapatkan hatinya kembali" bathin Dion sambil menatap kepergian Andra.See u to the next chapter


***Terimakasih buat yang sudah like,***komen ,vote dan follow AUHTOR ya. Vote yang banyak Agar author semangat up nya.


Maaf jika ada typo, author Sangat berterimakasih jika ada yang mengingatkan nya******.

__ADS_1


__ADS_2