Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 155


__ADS_3

Terimakasih untuk semua dukungan untuk novel " Menikahimu Takdirku"Author sangat mengucapkan terimakasih.


Sebelum baca jangan lupa like komen dan vote serta follow author ya...


Sely merasakan tubuhnya merasa tidak enak ditambah pekerjaan yang begitu menumpuk karena pembukaan cefe baru Stefen akan segera dilaksanakan besok.


" Aku pasti kecapean" Gumam Sely, ia lalu mengoleskan minyak kayu putih di seputaran perutnya lalu ia menghirup aromanya.


Tok...tok... terdengar suara ketukan darinpintu kamar Sely


" Vina" kata Sely kegirangan


" Kok tumben kamu malam malam begini datang??"


" Iya nih pak boss menyuruh ku untuk bantu bantu untuk acara besok"


" Oh..."


" Apa kamu akan membiarkanku diluar terus" kata Vani sambil cemberut


" Oh... iya..ayo silahkan masuk, gitu aja ngambek"


" Habis nya kamu kayaknya ngakk senang aku datang" kata Vani sambil merungut


" Hei...apa kamu dalam keadaan badmood???" tanya Sely keheranan.


" Iyalah pasti besok aku ketemu Fera si pelakor itu" kata Vani dengan bengis.


" Ha....ha. .... derita Lo" kata Sely sambil tertawa


" Bisa bisanya kamu tertawa diatas penderitaan sahabat sendiri"


" Maaf...." kata Sely lagi.


" Kok kamu pucat gitu Sel?? kamu sakit??"


" Ngakk kok, aku kecapean aja"


" Kamu udah makan belum??"

__ADS_1


Sely menggeleng kepalanya


" Beberapa hari ini aku tidak berselera makan Vin, mungkin kerena banyaknya pekerjaan"


" Begitulah jadi waiters memang banyak derita, semoga suatu saat nanti ada CEO tampan yang datang dan menikahi kita berdua sehingga kita tidak perlu hidup susah"


" Amin" Kata Sely


Tiba tiba saja Sely merasakan mual yang luar biasa membuat ia ingin segera muntah, ia lalu berlari ke kamar mandi dan memuntahkan cairan kekuningan yang sangat terasa pahit.


" Kamu kenapa Sely" kata Vina sambil bergidik karena merasa jijik.


" Kamu Kenapa Sel??"


" A...ku...Hoek...oekkk" Sely muntah tidak karuan karuan.


" Tolong ambilkan minyak kayu putih yang ada diatas ranjang" Pinta Sely dan Vina segera mengambilkannya dan menggosokkan minyak tersebut di area tengguk lehernya.


" Kamu habis makan apa sih??? kok bisa muntah muntah gini??"


" Aku tidak makan sama sekali Van,hari ini aku hanya minum teh hangat"


" Entahlah Van aku merasa tidak berselera makan"


" Apa jangan jangan??" Vani kembali bergidik


" Apa maksud kamu???"


" Kapan haid terakhir kamu??"


" Saya datang bulan setiap tanggal"....mata Sely membelak karena dia sudah telat 3 hari dari tanggal dia biasa datang tamu bulanan.


" Ya ampun bagaimana ini Van, aku sudah telat 3 hari dari tanggal biasanya" kata Sely dengan wajah panik


" Sekarang juga aku akan beli alat tes kehamilan, kamu tunggu disini"


" Tapi Van..." Sely mencegat tangan Vani agar tidak pergi.


" Kenapa Sel???"

__ADS_1


"Ehh...hmmm...Aku takut sekali" kata Sely


" Lalu sekarang apa yang akan kamu lakukan???"


" A...ku...aku tidak tahu"


" Sel berhenti bersikap bodoh, kamu harus segera tau apakah sekarang kamu sedang hamil atau belum??"


" Mungkin...a...ku hanya masuk angin saja" Kata Sely dengan gugup nya.


" Oh ayolah Sely,kamu itu perempuan terbodoh yang pernah menjadi sahabatku" Kata Vani dengan kesal


"Apapun yang kau katakan aku akan pergi membeli taspek dan kita akan segera mencoba nya malam ini" Kata Vani sambil beranjak keluar, sedangkan Sely tak bisa berkata apa-apa lagi.


Cukup hanya 10 menit, Vani sudah kembali dengan tidak sabaran, ia bahkan sampai tergesa gesa.


" Ini kamu harus mencobanya sekarang juga"


" Ta...ta...Pi" kata Sely yang sudah mulai berkeringat


Vani membuka alat tes tersebut dan mulai


membaca cara petunjuk nya.


" Nah sekarang kamu ke kamar mandi, bilkan sedikit air seni dan celupkan pada alat tes ini. Dalam 3 menit hasilnya akan keluar"


" 3 menit??? dalam 3 menit hidup ku akan hancur kalau benar benar aku hamil"


Dengan langkah lemas Sely beranjak ke kamar mandi dan kali ini Vani juga mengikutinya.


" Kamu disini saja??" kata Sely


" Ngakk aku akan melihat kamu melakukan nya dengan cara yang benar"


" Ta..Pi aku bisa sendiri"


" Sudahlah jangan banyak tingkah, kita akan melakukannya berdua.


Sely tidak bisa bicara apa apa lagi dengan lunglai ia berjalan ke kamar mandi diikuti Vani.Dengan gemetaran Sely memberikan gelas berisi air seninya dan menyerahkan pada Vani, ia melihat sangat gugup dan ketakutan.

__ADS_1


" Apa yang akan terjadi???"bisik Sely


__ADS_2