
Dion sangat pusing ketika Karin mendesaknya untuk menikah. Dion tak dapat mengelak lagi dengan permintaan Karin. Akhirnya hari ini Dion akan menikahi Karin tanpa dihadiri oleh keluarga nya. Pernikahan nya akan diselenggarakan di rumah kediaman Karin.
Karin tampak begitu cantik dihias oleh salah satu perias ternama . Bu Tina tampak begitu bahagia melihat putri semata wayangnya menikah. Meskipun hatinya kecewa mengetahui keluarga Dion tidak merestui pernikahan mereka.
Dion yang menunggu Karin di luar kamar tampak begitu sederhana saja, dia tidak begitu antusias menikah dengan Karin apalagi ingatannya tentang Ana perlahan lahan telah kembali. Ketika sedang menunggu di luar tiba tiba saja Dion mendengar percakapan yang sungguh mengejutkan.
" Wah kamu cantik sekali sayang" puji bu Tina yang bahagia melihat Karin.
" Makasih ya ma"
" Permisi mbak tunggu sebentar saya mau ke kamar mandi dulu, saya mau ganti pembalut"
" Loh bukannya??" kata Bu Tina keheranan karena sepengetahuan nya Karin sedang hamil.
" Syutttt mama diam aja deh" kata Karin
Begitu mendengar kata kata Ana, Dion segera masuk dan langsung marah.
" Oh..jadi selama ini kamu membohongi saya" kata Dion dengan emosi. Seketika Karin panik, dia tak tahu harus berbuat apa.
__ADS_1
" Mas...Bu.. bukannya gitu"
" Cukup Karin, kamu sudah keterlaluan, kamu itu wanita iblis. Gara gara kamu Ana sampai meninggal kan saya"
" Kita batalkan pernikahan ini" kata Dion dengan emosinya.
" Mas jangan egois gitu, aku melakukan ini semua hanya karena ingin bersamamu"
" Hah...udalah dulu waktu mas meminta kamu untuk menikah dengan mas kamu ngakk mau.Itu sebabnya mama menjodohkan saya dengan Ana"
" Mas udah ingat semua nya??" Mata Karin melotot, ia sangat terkejut melihat ingatan Dion telah kembali.
Semua yang ada diruangan itu terkejut dengan perkataan Dion bahkan Tina juga tidak bisa berkata apa-apa.
" Mas jangan batalkan pernikahan ini mas, aku mohon aku malu sama semua keluarga aku" kata Karin sambil memohon dengan kedua tangannya.
" Maaf Karin tapi cintaku hanya untuk Ana, mas ngakk bisa"
Dion akhirnya meninggal kan semua orang yang ada disitu, hatinya merasa lega karena tidak jadi menikahi Karin. Dion segera melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.Dalam hatinya sekarang ia punya satu tujuan yaitu mencari Ana wanita yang begitu dicintai dan dirindukan nya.
__ADS_1
" Ma gimana ini" kata Karin pada Tina.
" Ya udahlah nak, mungkin nak Dion bukanlah jodohmu"
" Tapi ma Karin sangat mencintai mas Dion"
" Sayang jadikan ini pelajaran buatmu, masih banyak laki laki yang akan tulus mencintaimu"
" Mama ngakk akan ngerti perasaan Karin" kata Karin sambil berlari ke kamar nya.
Tina hanya diam saja melihat kepergian Karin, dia tahu Karin membutuhkan waktu sendiri untuk mencerna semua kejadian ini. Begitu sampai di kamar Karin menumpahkan semua kesedihannya, dia membuka semua pakaiannya dan mencampakkan nya begitu saja, dia merusak semua riasan yang ada di wajah dan rambutnya.
Karin menatap cermin dan melihat diri nya begitu menyedihkan.
" Kenapa, kenapa mas apa kurang nya aku sehingga kamu lebih memilih wanita kampung itu dari pada aku" Karin berteriak sekeras kerasnya.
" Semua telah ku korbankan untukmu mas, kenapa mas memperlakukan aku seperti sampah"
Dia lalu mencampakkan semua barang yang ada di meja rias nya, dua menjadi seperti orang gila. Karin menghempas dirinya ke ranjang dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
__ADS_1
Ayo like, KOMEN DAN VOTE yang banyak ya biar authornya semangat.