
Ana dan Dion sedang dalam sebuah ruangan rumah sakit yang khusus untuk memeriksa kehamilan. Dion tampak begitu antusias dengan pemeriksaan tersebut.
Dokter muda yang memeriksa Ana pun segera melakukan USG untuk melihat keadaan bayi di kandungan Ana dan tampaklah sebuah lubang kecil yang ternyata adalah calon bayi mereka.
" Nah ini calon anak bapak dan ibu" kata dokter Clara menjelaskan sambil menunjuk monitor USG.
" Usia kandungan ibu masih berumur 6 Minggu"
" Apa bayinya baik baik dok?" tanya
" Untuk saat ini semuanya normal ngakk ada masalah"
" Bayinya perempuan atau laki laki dok?" tanya Dion dengan polosnya.
" Usia janinnya masih 6 Minggu pak, jadi belum menunjukkan kelamin si calon bayi"
Ana pun hanya tersenyum mendengarnya pertanyaan suaminya.
" Apa ibu ada keluhan selama kehamilan??"
" Iya dok istri saya sering mual pagi hari, ngakk nafsu makan dan bawaannya tidur" kata Dion yang menjelaskan kondisi Ana selama hamil.
" Itu hal yang biasa untuk kehamilan semester pertama, jadi ibu harus banyak istirahat dulu lalu harus banyak makan makanan bergizi perbanyak sayur dan buah agar perkembangan janin maksimal".
" Dengar tuh sayang mulai sekarang kamu ngakk boleh malas makan" kata Dion membuat Dokter Clara tersenyum.
__ADS_1
" Wah sepertinya anda beruntung ibu punya suami yang perhatian sama ibu, ngakk semua wanita loh seberuntung ibu" Kata dokter Clara memuji sikap Dion.
Setelah selesai pemeriksaan Dion dan Ana pun segera menuju rumah Shanty dan Aldi untuk memberitahu kabar kehamilan Ana. Begitu sampai dirumah keluarga Wiradmadja,Ana dan Dion disambut hangat keluarga itu.
" Sayang kalian datang kok ngakk bilang bilang" kata Shanty yang begitu bahagia dengan kedatangan anak dan menantunya itu.
" Iya ma kami rindu sama papa dan mama"kata Dion.
" Kok kamu agak kurusan sih sayang? " tanya Shanty yang melihat tubuh Ana yang sedikit kurusan.
" Iya nih ma, menantu kesayangannya mama ini malas makan belakangan ini"
" Kenapa sayang??Apa jangan jangan???Shanty sudah bisa menebak kehamilan Ana.
" Selamat ya sayang, terimakasih kehadiran kamu membawa banyak kebahagiaan untuk keluarga ini".
Aldi dan Ray yang mendengar kehebohan Shanty pun segera menghampiri mereka diruang tamu.
" Ada apa ma kok kegirangan gitu??kata Aldi yang terheran heran melihat Shanty.
" Ini loh pa, sebentar lagi kita akan jadi kakek dan nenek" kata Shanty dengan wajah yang berseri-seri.
" Wah yang benar nak??" tanya Aldi pada Dion.
Dion pun mengangguk pertanda iya.
__ADS_1
" Selamat ya kak bentar lagi kakak akan jadi ayah dan mudah mudahan anaknya mirip ibunya" kata Ray
Dionpun menatap tajam adiknya sedangkan Ana , Shantu dan Aldi hanya tersenyum melihat kakak dan adik itu.
" Ya udah jangan berantam terus, hari ini mama akan masak menu spesial untuk kita semua"
"SETUJU" kata Aldi, Dion dan Ray bersamaan.
" Ya udah kalian tunggu mama akan siapkan makanan spesial nya"kata Shanty bergerak menuju dapur.
" Ana bantuin ya ma"
" Ga usah sayang kamu istirahat di kamar biar mama yang siapkan, kehamilan kamu kan masih muda jadi ngakk boleh capek capek"
" Iya sayang kita istirahat dikamar aja" kata Dion.
" Modus tuh" kata Ray yang lagi lagi menggoda kakak nya.
" Tapi mas Ana pengen ikut masak boleh ya??" kata Ana dengan sedikit memohon.
" Ya udahlah biar Ana ikut mama, orang hamil permintaan nya tidak bisa ditolak, nanti cucu mama ileran"
" Ya udah tapi kamu ngakk boleh capek ya"kata Dion yang akhirnya mengalah.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AUHTOR.
__ADS_1