Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 177


__ADS_3

" Aduh ternyata menikah sangat merepotkan" kata Lia sambil merungut. Ia kembali mencek daftar daftar persiapan pernikahan Andra dan Sely mulai dari Chatering, dekorasi, dan berbagai macam persiapan lainnya membuat Lia merasa sangat pusing.


" Butuh bantuan girl"kata Miko tiba tiba, Lia yang sedang bersandar di kursi menoleh ke arah sumber suara tersebut.


" Seperti nya tidak usah, aku takut bukan nya beres malah tambah kacau karena ulah kamu"


" Begitu banget sih, gini gini aku juga CEO dari sebuah perusahaan meskipun tak sehandal Andra tapi aku yakin kamu bisa mengandalkan ku"


" Ngapain sih berandal ini ada disini bikin kepala ku tambah pusing aja"..


Lia bermaksud pergi namun dengan cepat Miko menariknya dan kepala mereka saling berbenturan.


" Awwww" Lia mengaduh kesakitan sambil


mengelus jidatnya yang terkena benturan kepala Miko.


" Kamu apaan sih???"


" Maaf sakit ya" kata Miko


" Ngakk ini enak" kata Lia


" Pake nanya lagi, yang pasti ini sakitlah"


" Sini aku lihatin" kata Miko sambil mengelus kening dengan pelan, ia bahkan menipu niup kening Lia membuat Lia jadi salah tingkah.


" Kok aku salah tingkah begini, dasar; berandal sialan"..


" Sudah tidak apa apa kok" kata Lia menarik dirinya, ia tidak mau menjadi semakin salah tingkah di hadapan Miko.

__ADS_1


" Sekali lagi aku minta maaf girl, aku ngakk sengaja"


" Aku ngakk suka dipanggil girl panggil Lia saja"


" Loh emang kamu girl kan atau aku mau aku panggil kamu man"kata Miko mencoba bercanda.


" Itu lebih baik" kata Lia serius, sungguh saat melihat Miko pertama kali Lia memang terpesona dengan ketampanannya namun saat ia tau Miko seorang pecandu alkohol dan hoby mempermainkan wanita seketika rasa simpati Lia runtuh. Ia memandang Miko sebagai laki laki penghancur masa depan para wanita yang dikencani nya.


" Ha....ha...kamu memang pandai bercanda girl"


" Aku serius!!!aku tidak mau kamu panggil dengan sebutan itu, aku tidak suka!!"


" Iya tapi why, biasanya para wanita suka dengan panggilan itu"


" Tapi aku bukanlah dari kelompok wanita wanita bodoh itu, jadi kalau kamu ingin bicara denganku panggil nama saja kalau tidak aku tidak mau bicara denganmu"


" Oh ya???Aku berharap setiap wanita bisa berpikir lebih realistis tidak mudah tergoda oleh buaya seperti mu"kata Lia sambil membuang wajahnya karena dari tadi Miko memandangi nya dengan tatapan mautnya dan Lia tak ingin masuk kedalam nya.


" Ha....ha.....ha...kenapa kamu berkata seperti itu, seolah olah kamu mengenal diri dengan baik"


" Huh. kalau laki laki macam dirimu dari gaya berjalan pun aku bisa tau bahwa kamu adalah...."


" Adalah.....apa??? kau jangan membuat ku penasaran??"


" Sudah lah tak ada gunanya berdebat denganmu, lebih baik aku pergi saja banyak lagi yang harus kerjakan"


Lia kemudian beranjak pergi namun Mikopun mengikuti nya dari belakang.


" Kamu ngapai sih??" kata Lia sambil berbalik dan pada saat yang bersamaan Mora datang menghampiri Lia.

__ADS_1


" Lia apa kamu sudah cek semua persiapan gedungnya??" tanya Mora yang tiba tiba saja menghampiri Lia


" Eh...iya Tante ini Lia mau pergi"


" Iya Tante biar Miko yang antarin Lia, biar semuanya aman"


" Apa???" mata Lia melotot ke arah Miko, ingin rasanya Lia memakan laki laki itu hidup hidup.


" Enggak usah Lia bisa sendiri"


" Ngakk apa apa Lia, biar kamu diantar Miko supaya lebih aman"


" Hah?? Lebih aman??? malah sekarang aku merasa tidak aman"


Tanpa bisa menolak akhirnya Lia dan Miko pergi ke gedung pernikahan untuk memastikan semua dekorasi dan lainnya sesuai dengan pesanan keluarga Mora.


" Kamu ngapain sih ngikutin aku???" Kata Lia saat mereka ada didalam mobil.


" Loh memang nya kenapa???" Tanya Miko tanpa beban


" Emangnya kamu ngakk punya kerjaan lain, kamu benar benar merusak moodku saja"kata Lia sewot.


" Aku juga ingin membantu Andra bagaimana pun juga dia adalah sahabatku juga. Tapi kamu semakin cantik aja kalau marah marah, baru kali ini ada cewek yang berani marah marah sama aku selain mamaku"


Wajah Lia seketika bersemu merah campuran rasa malu dan marah bercampur menjadi satu karena ulah laki laki yang di samping nya.Lia mengalihkan 🐼 ke rah Miko denga. wajah yang merah padam, melihat hal itu Miko tidak berani berkata kata lagi sebelum Lia benar benar akan menelan nya.


Jangan lupa like komen dan vote serta follow author ya para readers sekalian.


Terima kasih telah mendukung novel ini, author sangat terharu dengan semua yang sudah mendukung novel ini.

__ADS_1


__ADS_2