
Setelah merasa sedikit baikan, Sely keluar dari kamar mandi dengan perlahan Sely keluar dari kamar mandi. Dengan langkah sempoyongan Sely berusaha untuk berjalan meski tubuhnya merasa sangat lemah.
Karena merasa tidak kuat ia lalu menyenderkan tubuhnya di dinding di luar kamar mandi.
" Ada apa denganmu" Kkta Seseorang membuat Sely sangat terkejut, bahkan saat melihat wajah tersebut Sely rasanya ingin lari.
"Sely" Kata laki laki itu mendekat
" Sely hanya diam saja, dia bahkan tak berani menatap orang yang sedang mendekat kepada nya.
" Brukkkk"
Tubuh Sely ambruk, untungnya dengan cepat Andra segera menangkapnya kalau tidak Sely pasti sudah terbentur ke lantai.
" Sely. Sely"Andra mencoba memanggil sang pemelik nama berharap ia bisa sadar.
Akhirnya Andra mengangkat tubuh Sely dan membawanya dari pintu dapur agar tidak terjadi keributan.
" Ada apa dengannya??apa dia sakit?? wajahnya kelihatan pucat sekali??Apa yang sudah terjadi?? apa Sely begitu tertekan setelah kejadian itu??"
Andra segera membawa Sely ke klinik terdekat, dan segera mendapatkan perawatan dari tim medis. Sementara Sely masih mendapatkan perawatan Andra menunggu nya dengan sejuta pertanyaan.
Akhirnya dokter yang menangani Sely akhirnya keluar dan terjawab lah sudah segala rasa penasaran Andra.
" Bagaimana keadaan nya dokter???"
" Keadaan nya cukup lemah sehingga kami memberikan nya cairan agar tenaganya cepat kembali pulih"
__ADS_1
" Apa dia baik baik saja??"
" Ini tidak masalah, ini adalah masalah yang normal untuk ibu hamil apalagi dalam trimester pertama"
" Ha...ha. .mil"kata Andra dengan terkejut nya.
" Iya...pak apa anda tidak tau bahwa istri anda sedang hamil???"
" Be.. .be...Lum dok, mungkin karena kami sibuk dengan urusan masing-masing makanya kamu tidak menyadari bahwa dia sedang hamil"
" Baiklah kalau begitu, kalau dia sudah sadar sebaiknya berikan dia makan agar kondisi nya segera membaik"
"Baik terima kasih dokter"
Hati Andra merasa bimbang, dia tak tahu apakah dia harus bersedih atau bergembira dengan kabar ini.Dia mendekati ranjang tempat Sely dirawat, dipandanginya wajah yang begitu pucat itu, wajah itu tampak tenang dan damai.
Andra kemudian mengelus pipi Sely dengan lembut.
" Ah...ini terasa dingin" kata Andra
Perlahan mata Sely terbuka, dengan keadaan yang masih lemah ia berusaha membuka kelopak matanya yang sangat berat menurutnya.Ia memandang sekeliling
" Aku ada dimana?? "
Sely menoleh kesamping dan ia terperanjat saat melihat sosok Andra ada disampingnya. Ia segera berusaha duduk.
" Kamu jangan memaksakan diri * Kata Andra sambil mencoba menolong Sely untuk duduk.
__ADS_1
" A...ku bisa sendiri"
" Bagaimana aku ada disini??" kata Sely dengan wajah datar.
" Apa kamu tidak ingat kamu pingsan dan aku membawa kesini"
" Baiklah sekarang kamu bisa pulang" Kata Sely, dengan a benar benar tidak bisa menatap Andra, Sely kelihatan takut pada Andra
" Bagaimana kamu bisa menyembunyikan ini sendiri An??" tanya Andra.
" Menyembunyikan??Apa yang kau katakan??" kata Sely, dia tidak menyangka Andra telah mengetahui bahwa dirinya sedang hamil.
" Kenapa kau tidak datang untuk meminta pertanggungjawaban dariku??"..
" A...ku...tidak mengerti maksudmu??"
" Baiklah Sely kita akan segera menikah"
kata kata itu membuat Sely langsung terkejut bukan main.
" A...Apa??" Kata Sely yang masih Kelihatan tidak percaya dengan pendengaran nya.
" Aku minta maaf atas kejadian kemarin ya, sekarang aku tahu akulah yang salah,aku telah salah menunduhmu yang tidak tidak, aku minta maaf" Kata Andra sambil menatap Sely dengan wajah yang kelihatan nya benar benar menunjukkan penyesalan
Terimakasih untuk semua dukungan untuk novel " Menikahimu Takdirku"Author sangat mengucapkan terimakasih.
Sebelum baca jangan lupa like komen dan vote serta follow author ya...
__ADS_1