
Persiapan pernikahan Ray dan Elena akhirnya dimulai, setelah Ray berhasil meyakinkan Elena akhirnya dokter muda itu berhasil ditaklukkan oleh Ray
Seluruh keluarga Wiradmadja begitu sangat sibuk karena pernikahan akan dilaksanakan satu Minggu lagi. Ana dan Shanty adalah orang yang paling sibuk karena mereka harus mengurus gedung, chatering, dekorasi dan berbagai banyak hal lainnya.
Hal ini membuat Ana merasa sangat kelelahan, sia merasa kondisi tubuhnya sangat tidak fit, apalagi selama beberapa hari ini Ana kehilangan nafsu makannya.
Pagi ini Ana dan Shanty berencana untuk melihat atau memilih jenis jenis bunga yang akan menjadi dekorasi gedung. Ana yang biasanya bangun cepat, malah tidak bangun hingga menunjukkan pukul 07.00 pagi.
Dion yang bersiap siap ke kantor merasa heran yang melihat istrinya masih tergolek.
" Sayang" kata Dion sambil menghampiri Ana di ranjang mereka.
" Sayang" kata Dion lagi
Anapun sedikit menggeliat dan mulai membuat matanya. Dion bisa melihat wajah Ana yang begitu pucat, dia pun mengangkat dan memeluk wanitanya itu.
" Sayang...kamu sakit ya??" kata Dion sambil memegang kening Ana, dia ingin memastikan apakah tubuh Ana sedang panas
" Tidak panas"
Mata Ana akhirnya terbuka sempurna dan hal yang pertama ia cari adalah Bian.
" Bian mana mas??" tanya Ana yang sudah tidak melihat Bian di tempat tidurnya.
" Dia sudah bersama mama, mungkin sedang makan atau sedang main di taman"
__ADS_1
" Ya ampun ini udah jam berapa??"
Anapun melihat ke arah jam dinding dan melihat jam besar itu sudah menunjukkan hampir pukul 7 pagi. Ana kaget dan ia meloncat dari pelukan Dion
" Ya ampun " kata Ana
" Kok mas ngakk bangunin aku sih" omel Ana, iapun segera menyambar handuk dan segera pergi ke kamar mandi.
Wajah Ana kembali segar saat ia kembali dari kamar mandi, setelah selesai memakai baju dan memoles wajahnya sendiri sedikit bedak, Anapun segera keluar dan menghampirinya Dion serta keluarga lainnya yang sudah ada di meja makan.
"Bian mana??" tanya Ana saat tidak melihat putra semata wayangnya tersebut
" Itu dia lagi sama pengasuh nya di taman" kata Shanty
Ana melihat semua menu yang ada di atas meja mulai dari nasi goreng, roti , pancake dan beberapa jenis makanan lain nya.
" Ana tidak selera makan ma" kata Ana sambil mengelus perutnya, ia memilih makan sebuah jeruk yang ia ambil dari kulkas.
" Jangan jangan Ana hamil lagi" kata Dion dalam hati, sudah beberapa hari ini Ana tidak berselera makan dan hal ini membuat Dion sedikit khawatir.
Akhirnya Dion memutuskan untuk membawa Ana ke rumah sakit untuk bertemu dengan Dokter Elisa. Semula Ana memang menolak tapi karena Dion membujuknya maka mau tidak mau Ana terpaksa menuruti permintaan suaminya.
Sepertinya dugaan Dion, setelah dokter Elisa melakukan tes urin pada Ana ternyata hasilnya adalah positif.
" Selamat ibu Ana hamil lagi" kata Dokter Elisa sambil tersenyum.
__ADS_1
Spontan saja Dion langsung memeluk istrinya itu dengan erat dan bahkan ia mencium pipi Ana di depan dokter Elisa.
" Pasangan ini memang ahlinya bikin baper"
" Selamat dan saya harap kandungannya dijaga, jangan capek capek dan selalu memperhatikan makanan yang baik untuk ibu Ana"
Setelah menerima resep dari dokter, Ana dan Dion kembali ke mobil, namun Ana hanya diam saja, rupanya trauma kehilangan anak masih membekas di hatinya.
" Mas aku takut" kata Ana saat mereka berdua ada di dalam mobil.
Dion yang hendak menyalakannya mesin mobilnya langsung mengurungkan niatnya, dia menatap Ana yang memang kelihatan khawatir.
" Aku takut tidak bisa menjaganya" kata Ana sambil memegang perutnya, iapun menitikkan air mata.
" Sayang... kamu tidak perlu takut, aku dan seluruh keluarga akan selalu menjagamu dan anak anak kita"
Dion pun memeluk Ana dengan begitu erat, dia tau Ana masih trauma dengan kejadian yang dialaminya bahkan Ana harus kehilanganmu bayi sampai dua kali.
" Aku takut"kata Ana lagi, dan Isak tangisnya semakin pecah di pelukan Dion.
" Kita harus kuat sayang, aku yakin Tuhan akan melindungi kalian berdua" kata Dion sambil mengelus perut Ana yang masih rata.
" Percaya lah...."
Jangan lupa like,komen dan vote novel ini ya... karena dukungan kalian akan sangat berguna sekali bagi author
__ADS_1