Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 145


__ADS_3

Sebelum baca Author ingatkan ya jangan lupa like komen, folow.. dan vote Author sebanyak banyaknya ya....


Happy reading beb....


Andra terkejut dengan apa yang diucapkannya mamanya.


" Menikah dengan Sely??? kata Andra dengan terkejut, dia memandang ke arah Sely dengan pandangan tidak suka.


Sely yang mendengar perkataan Mora juga sangat terkejut.


" Ah...Tante Mora pasti bercanda kan???" kata Sely tak kalah terkejutnya.


" Enggak Sely Tante ingin kamu jadi menantu Tante, dan Tante ingin kamu dan Andra secepatnya menikah"


" Ta....ta.....Pi"kata Sely


" Ma.....mama jangan begini, mana mungkin Andra menikah dengan Sely!!"


" Memang nya kenapa???" Tidak ada yang salahkan???"kata Mora.


" Ma, aku masih ingin memperjuangkan Ana sekali lagi!!" kata Andra


" Apa???" kata Mora dengan terkejut


" Andra apa kamu sudah tidak waras, Ana itu istri orang lain, kamu harus bisa melupakan dia"


" Andra tidak mau ma" kata Andra sambil pergi.


" Andra...." kata Mora memanggil namun Andra tidak memperdulikan nya

__ADS_1


Mora dan Sely saling menatap, Sely bisa melihat kesedihan yang tergurat di wajahnya.


" Tante, ini adalah keputusan yang salah lebih baik Sely pergi saja dari sini, Sely ngakk ingin hubungan Andra dan Tante jadi rusak"


" Jangan nak aku sudah berjanji pada ibumu untuk menjagamu dan menikahkan mu dengan Andra"


" Apa???"


" Tapi Tante lihat sendiri bagaimana reaksi Andra, kami tidak mungkin menikah tanpa dasar cinta"


" Apa kamu tidak mau menikah dengan Andra???apa kamu sudah memiliki kekasih???"


" Tante, menikah itu bukanlah hal yang mudah dan Tante lihat bagaimana reaksi Andra, seperti nya keputusan Tante dan ibu adalah keputusan yang salah"


" Tapi Tante ingin Andra bisa bahagia dan Tante ingin kamu yang akan mendampingi Andra, kamu mau kan???"


Sely hanya terdiam, bagaimana mungkin ia menikah dengan orang yang baru saja dikenalnya.


Andra pulang lagi dalam keadaan mabuk, ia pulang dalam keadaan sempoyongan.Andra lalu naik lantai atas dan kali ini ia membuat kesalahan yang akan membuat kesalahan yang akan membuat seluruh hidupnya berubah.


Andra masuk ke dalam kamar, betapa terkejutnya ia ketika melihat wanita sedang berbaring di atasnya. Andra mendekat dan betapa terkejutnya ia melihat wajah Ana yang sedang berbaring di atas ranjang.


" A...ana" kata Andra sambil mendekat, sungguh ia merindukan wanita yang sudah membuat dirinya menderita.


Andra mendekat dan mulai membelai pipi wanita itu.


"A...aku begitu merindukanmu," kata Andra dengan suara serak.


Andra memberanikan diri mencium bibir wanita dengan lembut

__ADS_1


" Ah...... rasanya sungguh manis"kata Andra sambil mengelus bibir yang baru saja diciumnya.


" Kamu tau aku begitu merindukanmu Ana, kamu begitu membuat begitu tersiksa. I love u Ana..."


Andra tidak bisa lagi menahan dirinya, dia kembali mencium wanita, kali ini ciuman itu terasa lebih panas.


Wanita itu membuka matanya dan menunjukkan keterkejutan, dia berusaha mendorong dan melepaskan diri darinya namun kekuatan Andra telah mengukungnya.


" Jangan tolong... kumohon" wanita itu berteriak dengan kerasnya


" Tidak Ana aku tidak akan melepaskan mu" kata Andra dengan ganasnya


" Kamu telah membuat ku begitu menderita Ana, malam ini kamu akan menjadi milikku"kata Andra semakin ganas, ia terus menciumi leher dan meninggalkan Jejak kepemilikan disana"


" A...aku..Bu...ka..n" wanita itu terus menjerit namun Andra tidak perduli lagi, ia terus membungkam bibir wanita itu dengan ciuman panasnya.


" Ka...mu ..harus menjadi milikku" kata Andra.


Wanita itu terus saja menangis dan terus memberontak namun kekuatan nya tidaklah sebanding dengan kekuatan Andra apalagi Andra sedang dalam kondisi di bewah pengaruh alkohol.


" A...tidak" wanita menjerit ketika Andra mampu menembus liang pertahanan nya.


" Ya Tuhan mengapa terjadi padaku"


" Hu..... hu...hu...


Wanita itu hanya menangis tersedu sedu, ia merasakan sakit yang teramat karena ini baru pertama kali baginya. Andra benar benar tidak memperdulikan tangis wanita itu.


Andra tergeletak disamping wanita yang hanya menangis dari tadi, setelah melakukan pelepasan Andra sudah tidak bisa lagi membuka matanya, ua tertidur begitu lelapnya. Ia sudah tidak mendengar suara wanita yang terus saja menangis karena meratapi nasibnya

__ADS_1


*****Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian.Yang udah like,komen dan vote author terimakasih banyak ya beb..😁😁😁😁😁😁


See u to the next chapter*****


__ADS_2