Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 171


__ADS_3

" Massss" kata Ana sambil berteriak dan secepat kilat Dion langsung lari ke lantai atas mendengar suara teriakan istrinya


" Apa yang terjadi sayang??"


Pagi ini Ana sedang bersiap untuk pergi ke Bandung, dia sengaja bangun lebih awal untuk mempersiapkan semua keperluan selama disana.


Saat semua sudah selesai Ana merasakan kram dibagian perutnya disertai rasa mulas.


Mata Ana melotot saat melihat darah menguncir dari bagian sensitif nya.Karena dilanda kepanikan Ana langsung berteriak memanggil Dion.


"Ada apa sayang??" kata Dion yang juga kelihatan super panik.


" Mas lihat ada darah.." kata Ana menunjuk ke arah bagian sensitif nya yang sudah mengelupas banyak darah


" Ya Tuhan kenapa bisa terjadi??"


" Mas aku takut..." Kata Ana sambil menangis


Dengan sigap Dion segera menggendong Ana dan berlari menuju mobil dan segera melarikan Ana dengan cepat ke rumah sakit.


" Kamu jangan nangis terus sayang, nanti darahnya semakin banyak"kata Dion dengan panik


" Mas...aku sangat ketakutan..Aku tidak mau kehilangan bayi kita" kata Ana sambil menutup matanya, bayangan kehilangan bayi kembali lagi terngiang di kepalanya. Ia mengelus perutnya dengan air mata yang terus membanjiri wajahnya.

__ADS_1


" Sayang...kamu harus kuat sayang,,,,kamu tidak boleh pergi" kata Ana sambil terus menangis sambil memegang perutnya


Melihat pemandangan itu, sungguh hati Dion bagai ditusuk ribuan pisau, dia menggenggam tangan Ana dengan kuat seolah ia ingin memberikan kekuatan pada Ana.


Begitu sampai dirumah sakit, Ana langsung ditangani langsung oleh Dokter Elisa.Swlama pemeriksaan Dion menunggu diluar dengan kecemasan yang tidak bisa digambarkan, dia berjalan mondar-mandir bahkan sesekali dia mengintip ke ruang pemeriksaan namun ia tidak bisa melihat apa apa.


" Tuhan tolong selamatkan istri dan anakku, aku berjanji akan selalu menjaga mereka. Tuhan aku mohon jangan biarkan hal ini terjadi untuk kedua kali nya"


Begitu melihat Dokter Elisa keluar dari ruangan Ana diperiksa, Dion langsung menghampirinya.


" Dokter bagaimana keadaan istri saya" kata Dion dengan cemas


" Ikut ke ruangan saya "kata Elisa menuju ruangannya diikuti Dion .


" Bagaimana dok, semua baik baik sajakan??"


Dokter Elisa menarik nafas, ia sungguh tidak yakin Dion akan kuat mendengar tentang keadaan Ana.


" Saya harap pak Dion bersiap untuk mendengar apapun yang terjadi dengan kondisi ibu Ana"


Mendengar penjelasan Dokter Elisa raut wajah Dion bertambah tegang.


" Apa yang terjadi Dok???"

__ADS_1


" Pendarahan yang dialami oleh ibu Ana cukup serius, hal ini bisa disebabkan banyak faktor bisa karena kecapekan, atau berhubungan badan terlalu kuat sehingga janin terguncang atau mungkin disebabkan banyak pikiran"


Dion ingat selama beberapa hari ini, dia selalu meminta Ana untuk melayaninya. Sungguh Dion merasa sangat bersalah saat ini.


" A... Apa keadaan bayinya baik baik saja dok??"


" Beruntungnya janin masih bisa diselamatkan"kata dokter Elisa


" Apa anda sering melakukan hubungan dengan ibu Ana??"kata dokter Elisa membuat Dion merasa malu dan bersalah


" Iya dok selama beberapa hati belakangan ini kami sering melakukan nya" kata Dion dengan tertunduk seolah ia melakukan perbuatan kriminal terhadap istrinya


" Sudah kuduga"


"'Mungkin hal itulah yang membuat ibu Ana pendarahan apalagi ibu Ana mempunyai riwayat keguguran sebelumnya membuat janin itu rentan terhadap pendarahan"


" Saya harap bapak bisa menjaga ibu Ana dengan baik, dan anda harus berpuasa selama kehamilan semester pertama ini untuk keselamatan Sanga bayi dan pastikan ibu Ana tidak mengalami kelelahan dan cukup mengkonsumsi makanan yang sehat untuk asupan gizi pada ibu dan bayi"


" Baik dok, saya akan lakukan yang terbaik untuk istri saya"


" Baiklah untuk saat ini ibu Ana sangat memerlukan istirahat, mungkin ibu Ana akan dirawat selama beberapa hari sampai pendarahan yang dialami berhenti dan keadaan kembali stabil"


****Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian.Yang udah like,komen dan vote author terimakasih banyak ya beb..😁😁😁😁😁😁

__ADS_1


See u to the next chapter****


__ADS_2