Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 228


__ADS_3

Belum 5 menit Miko duduk diruangannya ia sudah dikagetkan dengan kedatangan Anthoni. Dengan rasa percaya diri yang cukup tinggi ia langsung duduk dihadapan Miko.


" Pagi" Kata Anthoni dengan senyum sumringah, ia kemudian menyulut rokok dan menghisapnya di depan Miko


" Maaf tua Anthoni diruangan ini tidak diperbolehkan merokok jika anda ingin merokok maka silahkan diluar" kata Miko yang kesal dengan sikap tidak sopan Anthoni.


" Maaf Miko aku pikir tidak ada larangan, tapi yang saya dengar kamu adalah orangnya sedikit urakan maka dari itu saya berpikir kamu tidak keberatan jika saya merokok" kata Anthoni sambil mematikan api rokoknya


" Iya itu memang benar tapi saya urakan ditempat yang sesuai" kata Miko


" Sok sekali kamu seandainya aku tidak butuh bantuan kamu aku tidak sudi berada di sini"


" Baiklah pak Miko saya kesini untuk menagih janji anda" kata Anthoni


" Maaf janji yang mana ya!!" kata Miko


" Ha...ha....kau pintar sekali membuat diriku tegang" kata Anthoni tapi dia sudah mulai panik


" Aku serius pak Anthoni aku tidak pernah mambuat janji dengan anda"


" Apa maksud anda bicara begitu tuan Miko, saya masih ingat betul bahwa saya datang ke kantor ini untuk membahas masalah semalam" kata Anthoni yang sudah naik darah


" Iya itu memang betul tapi saya tidak pernah menjanjikan apa apa pada anda jadi anda jangan membebani pikiran saya"


Anthoni menarik nafas dalam-dalam untuk mengurangi emosi yang sudah mulai bergejolak didalam hatinya.


" Sabar... sabar Anthoni"


" Baiklah Miko, sekarang aku bicara dengan baik baik, bagaimana keputusan kamu dengan permintaan saya dan saya pastikan anda tidak akan menyesal kerja sama dengan saya" kata Anthoni


" Tapi aku minta maaf aku benar benar tidak bisa pak Anthoni" kata Miko dengan tegas membuat Anthoni seketika terkejut karena dari awal ia sangat yakin Miko akan bisa mempermudah jalannya

__ADS_1


" Tapi kenapa???"


" Baiklah akan saya jelaskan yang pertama aku bukanlah orang yang paling berkuasa atas hal ini, dalam hal ini papa saya adalah orang yang paling tepat untuk memutuskan hal ini dan aku sangat yakin beliau tidak bisa mengambil tindakan tanpa ada sebab pasti"


" Tapi alasan jelas pak Miko"


" Alasan apa?? itu hanyalah alasan pribadi!!"jawab Miko


" Aku tahu anda pasti tau rasanya ditinggalkan oleh orang yang kita cintai"kata Anthoni memberikan alasan


" Iya saya mengerti tapi bukan berarti kita berhak menghancurkan kebahagiaan nya jika memang cinta anda sejati maka anda akan membiarkan nya untuk bahagia" kata Miko lagi


Anthoni menjadi terdiam mendengar kata kata Miko dalam hati itu bertentangan denga. keputusan nya.


" Sudahlah tuan Anthoni belajar lah untuk menerima kenyataan bahwa Ana sudah menjadi milik orang lain"


" Jadi kau membelanya, kau tidak tahu apa yang sudah dilakukan Dion padaku dia..dia sudah menghancurkan masa depanku"


" Sudah lah lupakan masalah yang sudah terjadi lebih baik kamu mengambil positif nya saja, bahkan Dion sudah menebus kesalahannya dengan membebaskan mu dari tuntutan atas penculikan istrinya


" Bagaimana kamu bisa tau kalau aku menculik Ana padahal aku tidak menceritakan hal itu padamu" kata Anthoni keheranan


" Aku tau semua tentang dirimu dan bahkan tentang Dion" kata Miko dengan santai


" Apa jangan jangan kau adalah teman Dion"


" Itu benar tuan Anthoni" kata Dion yang tiba-tiba datang dari arah pintu dan datang menghampiri mereka


" Ka....kau" kata Anthoni dengan mata terbelalak melihat kehadiran Dion dan Andra


" A...apa yang kalian rencanakan??"

__ADS_1


" Aku tidak menyangka Anthoni kau bahkan berpikir untuk menghacurkan perusahaan ku, apa kau benar benar tidak berpikir bagaimana nasib para karyawanku"


" Itu bukan urusan ku" kata Anthoni sinis


" Dengar Anthoni dulu sebelum kau menjadi CEO seperti sekarang ini kau adalah salah satu dari mereka, bagaimana kau tega melakukan hal itu" kata Dion lagi


" Kau jangan lupa daratan Anthoni jangan seperti kacang lupa kulitnya" kata Andra


" Aku tidak perduli, kalian adalah manusia manusia munafik padahal yang kalian lakukan semua hanya untuk mendapatkan uang, apa salahnya aku juga begitu"


Miko, Dion dan Andra hanya mampu geleng geleng kepala mendengar Anthoni yang begitu sombong, arogan dan egois.


" Sekarang aku tahu aku datang ke tempat yang salah" kata Anthoni


" Kau memang benar kau salah karena kamu bukanlah orang serakah seperti dirimu, seharusnya kamu bersyukur aku tidak menuntutmu Anthoni, kalau bukan karena permintaan Ana maka aku akan membuat mu busuk didalam penjara"


" Ha...ha...itu tandanya Ana masih mencintaiku" kata Anthoni dengan nada kemenangan


" Jika Ana memang mencintai mu aku rasa dia tidak akan menolak untuk menikahi mu" kata Dion dengan nada mengejek


" Aku rasa ini bukanlah tempat yang tepat untuk melawak tuan Anthon anda sudah lihatkan bahkan Ana tidak bisa anda beli dengan semua kekayaan yang anda punyai, kata Andra


Telinga Anthoni sudah tidak ingin mendengar kata kata mereka bahkan tubuhnya menjadi tidak nyaman duduk dihadapan Miko,


" Apa kalian sudah merencanakan semua ini?? Apa kalian akan menghancurkan ku"


" Kamu tenang saja kami bukanlah orang seperti dirimu, jika kau ingin kita bisa bersaing secara jujur" kata Dion


" Cih...kau bukanlah levelku sekarang Farma grup lebih terkenal dari Wiradmaja grup"


Terima kasih sudah mampir dan membaca novel ini. Author sangat mengharapkan Like, komen dan vote serta Follow karya ini ya

__ADS_1


__ADS_2