Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 194


__ADS_3

" Ah...aku begitu merindukan mu sayang" kata Dion sambil memandangi wajah Ana yang ada di dalam ponselnya.


Hari ini adalah hari kedua Dion berada di Bali,malam ini ia berada di room suite salah satu hotel ternama di Bali.Dion mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi Ana, karena seharian ini ia begitu sibuk sehingga ia tidak bisa menghubungi Ana sama sekali bahkan hanya sekedar Chatpun ia tidak sempat.


Dion mencoba menghubungi Ana selama beberapa kali namun Ana tidak menjawab ponselnya.


" Hmmmm apakah dia sudah tidur atau dia sedang marah karena satu hari ini aku tidak menghubungi nya"


Akhirnya Dion menyerah untuk menghubungi Ana, Dion merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil melemparkan hpnya di atas ranjang begitu saja.


" Aku berharap bisa mendengar suaramu sayang, rasa lelahku pasti akan hilang"


Dion memandang ranjang besar itu, ia bisa membayangkan betapa menyenangkannya jika Ana ada disampingnya saat ini.


" Sabar Dion..2- 3 hari lagi kamu akan bertemu dengan Ana"


" Sayang mengapa aku bisa sebucin ini padamu" khayal Dion.


Dion lalu beranjak dan menuju kamar mandi, ia ingin segera mandi dan segera istirahat agar besok bisa bekerja dengan tubuh yang fit.


Selesai mandi Dion kembali mengambil ponselnya yang ada di ranjang dan mencoba menghubungi Ana kembali dan betapa beruntungnya Dion karena kali ini Ana merespon panggilan darinya.


" Sayang...." kata Dion begitu berbinar karena melihat wajah Ana dilayar ponselnya.


" Jangan memanggilku sayang, aku sedang marah saat ini" kata Ana sambil cemberut dan Dion tahu penyebab istri cantiknya itu marah.


" Aku minta maaf sayang, karena satu hari ini mas benar benar sangat sibuk"

__ADS_1


" Mas bikin aku kesal aja, hanya sekedar chat saja mas ngakk bisa sempatkan waktu, berakli kali aku hubungi mas tapi tidak bisa tersambung. Mas benar benar menyebalkan"protes Ana dengan wajah yang masih cemberut.


" Maafin mas ya, besok besok pasti mas kabarin, oh ya sayang apa kamu sudah makan??"


" Ana malas makan mas, semenjak kamu ngakk ada Ana jadi ngakk nafsu makan"


" Jangan begini dong sayang, kamu harus jaga kesehatan kamu dan anak kita"


" Buruan makan gih, lihat ini usah hampir jam 9 malam, suruh bi Ina membuatkan sesuatu untuk kamu"


" Iya mas tapi kalau Ana makan mie instan boleh ya mas???"


" Sayang mi instan itu tidak baik buat kesehatan kalian berdua"


" Kali ini aja.... please" kata Ana dengan wajah memelas, ingin rasanya Dion mencubit pipi Ana dan mencium bibir indah itu.


" Siap biasa" kata Ana sambil menghormat suaminya


" Mas begitu merindukan mu sayang, sejujurnya mas ingin cepat pulang" kata Dion sambil memandang wajah Ana yang ada dilayar ponselnya.


" Ana juga mas, kira kira mas pulangnya kapan???"


" Mungkin 2 sampai 3 hari lagi sayang, kamu yang sabar ya!! Oh ya kalau pulang nanti kamu minta oleh oleh apa nanti mas beliin"


" Ngakk usah mas yang penting mas pulang dengan utuh dan selamat"


" Ha...ha. ...sayang kamu memang yang terakhir, ya udah mending kamu makan ya"

__ADS_1


Akhirnya Ana dan Dio mengakhiri perbincangan mereka yang ditutup dengan ciuman dari layar ponsel mereka masing masing.


Setelah mendengar suara Ana hati Dion menjadi tenang, ia merebahkan tubuhnya di atas ranjang king size tersebut, namun saat hendak menutup mata tiba tiba saja pintu Dion diketuk oleh seseorang dari luar dan Din pun segera membuka pintu kamarnya.


Begitu membuka pintu Dion terkejut karena yang datang adalah Pak Tobi yang merupakan rekan bisnis Dion di Bali namun yang membuat Dion terkejut adalah ketika Tobi datang dengan membawa perempuan cantik dan super sexi.


" Selamat malam pak Dion" kata Pak Tobi dengan ramah.


" Oh malam pak, kalau boleh tau ada perlu apa ya???" tanya Dion keheranan dan matanya masih jelalatan pada dua perempuan seksi yang digandeng oleh Tobi


" Aku ingin mengajak bapak untuk keluar sekedar mencari hiburan, anggap saja i i sebuah bonus dari kerja sama kita"


Dion menatap Tobi dan mengerti maksud dari rekan bisnisnya ini.


" Maaf pak Tobi bukannya saya menolak tapi saya ingin segera istirahat" kata Dion menolak dengan halus, tiba tiba saja gadis bergaun Hitam seksi itu mendekati Dion dan muali bersikap mesra.


" Ayolah tampan kamu pasti tidak akan menyesal" kata Wanita seksi dengan manja, tangannya bergerak mengelus pipi Dion dengan lembut.


" maaf Nona tapi saya benar benar tidak bisa dan saya harap pak Tobi menghargai keputusan saya" kata Dion dengan mata yang menatap tajam ke arah pak Tobi. Dion benar benar tidak suka dengan kedua wanita penggoda tersebut.


Melihat tatapan tidak suka dari Dion pak Tobi segera mengerti dan membawa 2 gadis seksi itu dari kamar Dion.Begitu Tobi dan kedua perempuan itu pergi Dion pun mengambil ponselnya dan menatap foto Ana.


" Aku tidak akan mengkhianati mu sayang, aku bersumpah akan menjaga keluarga kecil kita"


*Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian.Yang udah like,komen dan vote author terimakasih banyak ya beb..😁😁😁😁😁😁


See u to the next chapter*

__ADS_1


__ADS_2