Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 29 kencan# 2


__ADS_3

Lia memandang Dion dengan tatapan kagum, sampai air liurnya sampai menetes, Dion yang dipandangi begitu merasa tidak nyaman. Melihat ketidaknyamanan suaminya dengan segera Ana menyikut tangan Lia.


" Lia, kamu sampai segitunya mandangin laki gue" bisik Ana membuat Lia malu sendiri.


" Habisnya laki loh ganteng banget, buat aku aja ya" jawab Lia Setengah berbisik namun Dion bisa mendengar nya.


" Uhukkk" Dion pura pura batuk.


" Sayang kita masuk aja yuk, flimnya sah mau mulai" kata Dion.


" O ya... Lia kita masuk duluan ya, nanti kapan kapan kita ngobrol lagi.


" Iya Ana, bolehkan Aku minta nomor mu"


Ana pun segera memberikan nomornya pada sahabatnya tersebut dan merekapun masuk dalam bioskopnya.Mereka pun duduk di kursi yang sesuai dengan tiket Yeng dibeli Dion. Dion sengaja memilih flim genre romantis agar mereka dapat terbawa suasana.


Ana kelihatan sangat menikmati flim romantis yang mereka tonton.Flim romantis yang bercerita sedih membuat Ana benar benar baper, sampai sampai dia menangis melihat adegan perpisahan di flim tersebut.


" Kok kamu nangis sih sayang? kata Dion sambil mengusap air mata Ana.


" Iya nih mas, flim nya sedih banget Ana jadi baper deh" kata Ana sedih, Dion yang melihat Ana hanya tersenyum.


Raut wajah Ana menjadi tegang ketika dalam flim tersebut ada adegan ciuman,Ana dan Dion saling melirik ,Ana terlihat malu melihat adegan panas tersebut. Dion menggenggam tangan Ana dan mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Ana. Ana yang mengetahui maksud Dion segera menutup matanya, lalu dia merasakan dengan lembut bibir Dion mengulum bibir indahnya, namun Ana segera tersadar bahwa mereka dalam bioskop dengan cepat Ana melepaskan ciuman suaminya tersebut.

__ADS_1


" Mas, Ana malu dilihatin orang orang" kata An dengan wajah yang benar benar malu, orang disekitar mereka tersenyum senyum melihat mereka.


" Kenapa mesti malu, kamu kan istri mas, lagian orang orang ngakk kenal kita kok jadi santai aja" kata Dion dengan santainya. Ana yang gemas dengan jawaban Dion kembali mencubit perut Dion.


" Kok kamu nyubit mas sih, kan sakit kata Dion sambil mengelus perutnya yang kesakitan akibat ulah Ana. Ana hanya tersenyum melihat Dion, dia kemudian mengelus pipi Dion dengan lembut.


"Cup..cup... Ana minta maaf ya " kata Ana geli, seolah suaminya anak kecil. Dion yang merasa senang dengan elusan Ana menarik tangan istrinya dan menciumnya berulang kali. Ana hanya tersenyum bahagia,


Kedua pasangan itu benar benar sangat bahagia, seolah mereka telah melupakan masa lalu mereka, mereka tak ingat lagi bahwa mereka dulu adalah milik orang lain namun takdir mempertemukan mereka untuk bersama.


Selesai menonton, Ana pun memilih untuk pulang karena hari sudah senja.


" Kita pulang aja ya mas, udah mau malam" kata Ana.


" Kan bisa kapan kapan lagi mas, emang nya mas ngaak niat ngajak Ana jalan lagi, "


" Ya udahlah, tapi kita makan aja ya mas lapar" kata Dion yang merasa perutnya mulai lapar.


" Iya mas, terserah mas aja"


Lalu mereka pun masuk ke salah satu tempat makan di mall tersebut.


" Sayang kamu mau pesan apa??"tanya Dion

__ADS_1


" Terserah mas aja,"


" Mbak.." kata Dion memanggil waiters yang ada di restauran tersebut dan mbak waiters nya pun segera menghampiri mereka.


" Mau pesan pizza 2 sama jus jeruknya juga 2 ya mbak"


" Mau pizza rasa apa pak??"


" Yang rendang ada??? tanya Dion, dia Memeng sengaja memesan rasa khas Indonesia agar cocok di lidah Ana.


" Baiklah pak silahkan ditunggu sebentar ya"


Tak lama kemudian makanan yang dipesan Dion pun segera datang. Mereka pun segera memakan makanan yang makan.


" Wah...mas ini rasanya enak loh, Ana suka" kata Ana sambil melahap pizza tersebut.


" Kamu suka??" tanya Dion


"Iya mas, suka banget baru pertama Ana ciba yang rasa kayak gini"


" Ya udah nanti kita bungkusin buat di rumah, siapa tau nanti kita lapar lagi, jadi kamu ngakk perlu masak".


Dion pun memesan dua kotak pizza untuk dibawa pulang, lalu mereka pun segera menuju parkiran dan segera pulang ke rumah.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote ya untuk kelanjutan novel ini. Author butuh dukungan nih...Love you para readers ❤️❤️❤️❤️


__ADS_2