Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 296


__ADS_3

" Mas aku agak sedikit mulas" kata Ana, dia sengaja membangun kan Dion Kate ia sudah merasakan mulas yang mulai teratur.


" Apa??" kata Dion yang langsung bangun dari tidurnya


" Apa rasanya sakit sekali?? kata Dion sambil memegang perut Ana


" Belum mas, tapi mulasnya sudah mulai teratur"


" Sekarang kita langsung ke rumah sakit" kata Dion yang langsung bangun dari tempat tidurnya.


Dion langsung berjalan kesana dan kemari, ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan.


" Mas" kata Ana sambil tersenyum, sungguh ia geli melihat tingkah laku Dion


" Sini"


" Aduh...apa yang harus kulakukan??" kata Dion bingung


" Cium aku" kata Ana sambil memanyunkan bibirnya , Dion malah menggaruk kepalanya namun ia tetap mencium Ana


" Sekarang kamu tenang dan kita pergi kerumah sakit sama sama dan itu" kata Ana sambil menunjukkan sebuah tas besar yang berisi segala keperluan dirinya dan juga bayinya


" Panggilkan Bi Ina, biar Bian dia yang jaga" kata Ana


Dion segera mengambil tas besar itu dan segera memanggil Bi Ina yang sudah tertidur


Setelah menyiapkan seluruh keperluan akhirnya Ana, Shanty dan bahkan Aldipun ikut serta untuk mengantarkan Ana ke rumah sakit.

__ADS_1


Selama diperjalanan Ana selalu menarik nafas panjang karena kontraksi yang ia rasakan semakin kuat dan durasinya semakin cepat.


" Sabar ya sayang" kaya Dion yang melihat keringat Ana yang sudah mulai menguncur di kening nya, Dion tahu kalau Ana sedang menahan kesakitan.


Begitu sampai di rumah sakit, Dion langsung membawa Ana keruang bersalin dan ternyata Dokter Elisa masih ada disana.


" Silahkan tunggu diluar, saya akan periksa kondisi ibu Ana dulu"


Dion dan yang lainnya keluar dari ruang periksa tersebut dan setelah hampir 15 menit, Dokter Elisa keluar menemui Dion dan keluarganya.


" bagaimana dok??" tanya Dion tidak sabaran


" Seperti nya kita harus segera melakukan operasi Caesar, karena kondisi bayi yang sungsang dan ditambah ibu Ana tidak lama melakukan operasi"


" Lakukan yang terbaik dok" kata Dion


Setelah Ana melakukan puasa, Dion pun dengan setia menemani Ana hingga Ana masuk keruangan operasi.


Setelah dibius para dokter pun melakukan tugasnya, sementara Dion dan keluarganya menunggu dengan perasaan khawatir.


Dion tak hentinya berdoa untuk keselamatan Ana dan bayinya, ia tidak ingin hal ini terjadi untuk ketiga kalinya.


" Tuhan selamat kan anak dan istriku" kata Dion, ia terus berdoa selama Ana ada diruang operasi.


Satu jam...dua jam... akhirnya Dion mendengar suara tangisan bayi yang terdengar dari ruang operasi.


Seketika Dion langsung terduduk dan mengucapkan syukur saat mendengar suara yang paling indah tersebut.

__ADS_1


Aldi dan Shanty juga langsung merasakan kelegaan dan kebahagiaan saat cucu kedua mereka lahir.


" Pa" kata Shanti sambil memeluk Aldi, ia bahkan menangis saat mendengar suara tangisan bayi itu.


Akhirnya dokter Elisa keluar dengan membawa beritahu yang membahagiakan.


" Selamat bayi dan ibu selamat" kata Dokter Elisa sambil tersenyum


" Syukurlah" kata Shanty dan Dion bersamaan


" Bayinya laki laki atau perempuan Dok??" tanya Shanti


" Selamat untuk bapak Dion , sekarang dia sudah memiliki seorang putri yang cantik"


Seketika Dion tak mampu membendung airmata nya, Tuhan telah mengganti putrinya dengan putri lainnya.


" Apa saya sudah boleh masuk?!" tanya Dion yang tidak sabaran melihat anak dan istrinya itu.


Mata Dion terkesima saat melihat bayi mungil yang begitu bercahaya ada ditangannya. Diapun segera menuju Ana dan memperlihatkan bayi kecil itu pada istrinya.


Keduanya pun terharu saat mendengar suara tangisan putri kecil mereka,


" Selamat untuk kita sayang, kini harapan kita telah terkabul" kata Dion sambil mencium putri dan istrinya itu.


Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.


Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u

__ADS_1


__ADS_2