
Maaf ya reades author udah up dari tadi siang tapi karena mengandung konten dewasa jadi reviewnya agak lama. Ini author up untuk yang ke dua.
jangan lupa like komen dan vote author ya para readers yang baik.
Jam sudah menunjukkan pukul 09. 00 pagi, Anapun bangun ketika cahaya sinar matahari masuk ke kamar hotel. Ana menggeliat dilihatnya tubuhnya dan Dion dalam keadaan polos tanpa mengenakan sehelai benangpun.
Ana mencoba untuk duduk namun ia merasakan seluruh tubuhnya sakit badannya seolah remuk akibat ulah Dion, Dion benar benar tidak bisa mengendalikan dirinya mereka bercinta sampai 3 episode ( kayak novel aja 3 episode πππ).
Ketika Ana mau berdiri untuk ke kamar mandi, dia merasakan nyeri yang luar biasa dia area sensitifnya.
" Awwww" Ana setengah menjerit karena merasakan nyeri yang luar biasa di area sensitifnya.
Dion yang mendengar suara istrinya seketika terbangun, dia melihat Ana meringis kesakitan.
" Ada apa sayang" kata Dion mendekati istrinya. Begitu melihat Dion bangun Ana segera menutupi tubuhnya dengan selimut.
" Ini mas,,,itu ,,, sakit" kata Ana bicara tidak jelas, namun Dion segera tahu maksud Ana.
" Sakit ya sayang" kata Dion, dia membuka selimut yang menutupi tubuh Ana, dia ingin melihat bagian yang sakit.
" Mas jangan Ana malu " kata Ana tidak mau melepaskan selimut yang menutupi tubuhnya.
__ADS_1
" Sayang kamu ngakk usah malu, kan mas udah liat semuanya semalam, mas udah tau setiap inci tubuh kamu jadi kamu ngakk usah malu" kata Dion membuat Ana semakin malu.
" Mas Ana mau ke kamar mandi, tolong bantu Ana, Ana ngakk bisa berdiri"
Dion pun segera menggendong Ana ke dalam kamar mandi, dengan perlahan Dion pun menurunkan Ana dengan hati hati.
" Mas keluar aja, Ana mau buang air kecil"
" Gak mas mau nemenin kamu disini"
" Mas tapi Ana malu dilihatin mas, ayo mas keluar sana"
Ketika Ana mau buang air kecil, Ana merasa kan nyeri dan perih yang luar biasa.
" Awwwww" Ana menjerit sambil memegang tangan Dion.
" Apa sakit sekali ya sayang" kata Dion sambil berjongkok di depan Ana, Dion sangat merasa kasihan melihat wajah Ana yang sangat terlihat menahan kesakitan. Dion pun melihat bagian sensitif Ana bengkak dan berwarna kemerahan.
" Maafin mas ya sayang udah buat kamu kesakitan" kata Dion dengan wajah yang begitu bersalah.
" Ga apa apa mas, ini hal yang wajar kok" kata Ana menghibur suaminya.
__ADS_1
" Kita ke dokter aja ya sayang, biar sakitnya hilang" kata Dion dengan polosnya.
" Ha...ha...mas bisa bisa dokternya ketawain kita, nanti Ana beliin obat penghilang nyeri biar Ana ngakk ngerasa sakit lagi, jadi mas ngakk usah khawatir ya"
" Benar???"
" Iya hubby sayang" kata Ana sambil mencubit pipi Dion dengan lembut, dia begitu gemas dengan tingka Dion yang begitu mengkhawatirkanya.
" Udah mas keluar aja, Ana mau mandi "
" Mas mau mandi juga kita bareng ya"
"Ih mas mesumnya kelewatan deh" kata Ana dengan sedikit nada sebal
" Mas janji kita cuman mandi, mas ngakk akan ngapa-ngapain kamu, Suer"
" Dasar suami keras kepala" kata Ana sambil menggelengkan kepalanya.
Sesuai dengan permintaan Dion akhirnya mau tidak mau diapun mandi dengan Dion.
( Author ngakk tau deh apa yang terjadi selanjutnyaπππππ)
__ADS_1