Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 136


__ADS_3

Sebelum baca Author ingatkan ya jangan lupa like komen, follow dan vote Author sebanyak banyaknya ya....


Happy reading beb......


Setelah hampir dua Minggu Ana dan Dion ada di Bali, akhirnya mereka segera pulang ke Jakarta. Sudah begitu banyak tugas kantor yang harus diselesaikan.


Sesampai di rumah Ana dan Dion ternyata Aldi, Shanty dan Ray sedang ada diruang makan untuk makan siang.


" Cie... yang baru pulang honeymoon" kata Ray.


" Kamu ini Ray bisanya godain kakak kamu" kata Aldi sambil menggelengkan kepala nya.


" Makanya kamu nikah biar tau rasanya" ejek Dion.


" Tenang Tahun depan aku bakalan nikah"


" Ha??? sama siapa??" Tanya Shanty penasaran.


" Sama kucing kali ma" kata Dion membuat seisi ruangan langsung tertawa.


"Lihat saja kalian akan terkejut"kata Ray lagi


" Sudah sudah...ayo kita sarapan, Dion, Ana kalian juga ikut kalian pasti lapar setelah melakukan perjalanan" Kata Aldi


" Gimana nak apa kalian bawa hadiah spesial untuk mama??"


" Ada ma, itu ada di koper Ana, Ana dan Dion membawa banyak buah tangan untuk mama"


" Maksud mama bukan barang atau semacamnya" kata Shanty.


" Maksud mama apa??"


" Itu loh, udah bawain mama calon cucu belum??'


Ana dam Dion saling pandang sampai saat ini Ana belum menunjukkan tanda tanda kehamilan.


" Doain ya ma, supaya kita cepat dikasih momongan"

__ADS_1


" Aminnnn" Kata Aldi dan Shanty bersamaan.


" Kalau belum berhasil buat lagi aja kak. hajar terus sampai goool" kata Ray dengan semangat nya, dan dengan cepat Dion langsung mengiyakan kepala adiknya tersebut.


" Awwww.. sakit kak" kata Ray


" Rasain kamu!!!" kata Dion dengan kesalnya.


Selesai sarapan Ana dan Dion langsung menuju kamar mereka. Begitu sampai di kamar Ana dia terduduk dengan wajah yang kelihatan murung.


" Kamu kenapa sayang??" kata Dion


" Mas aku kepikiran omongan mama??"


" Yang mana??"


" Mama ingin sekali menggendong cucu, bagaimana jika kita tidak bisa memberikan nya"


" Sayang semua itu kan butuh proses, Tuhan pasti akan memberikan jika waktu nya sudah tiba"


" Tapi entah kenapa aku sedikit khawatir mas, kehilangan Anak membuat ku trauma"


" Kalau beberapa bulan lagi kamu belum hamil, kita akan cek ke dokter"


" Mas jika Aku tidak bisa hamil lagi, apa mas akan menikah lagi??"tanya Ana.


" Sayang pertanyaan macam apa itu?? mas ngakk kepikiran seperti itu sayang, kamu adalah segalanya bahkan jika kita tidak bisa punya anak kita akan mengadopsinya"


Ana hanya terdiam mendengar kata kata suaminya.


" Udalah sayang kita ngakk usah ngomongin yang ngakk perlu. Hanya merusak suasana aja...


_________________________________________


Pagi ini Dion kembali ke aktivitasnya di kantor, sudah begitu banyak pekerjaan yang sudah menunggu nya.Ana yang sudah bangun sejak tadi mempersiapkan semua keperluan Dion.


" Mas ayo cepet mandinya, nanti kamu terlambat teriak Ana

__ADS_1


" Iya sayang ini mas udah siap"


" Hari ini kamu ikut mas ya sayang!!"


" Mas hari ini Ana mau di rumah Aja"


" Kok gitu sih sayang kamu ikut ya biar mas semangat kerjanya"


" Mas hari ini Aku dan mama akan keluar untuk belanja bulanan"


" Kalau begitu mas ikut ya??"


" Mas...jangan lebay deh..." Kata ana sambil mencubit pipi Dion.


" Pokoknya kamu harus ikut mas ke kantor"


" Mas jangan gitu dong, besok besok Ana ikut deh, Ana ngakk enak sama mama jika Ana ngakk ikut. Jarang jarang loh mas Ana oergi bareng mama"


Akhirnya dengan terpaksa Dion mengalah, dia berangkat tanpa didampingi Ana. Ana yang melihat suaminya berangkat dengan wajah cemberut hanya tersenyum.


Sesampai di kantor Dion benar benar kehilangan moodnya, Dion berusaha untuk fokus namun pikirannya tertuju pada Ana. Gio yang melihat tuannya hanya bisa menggelengkan kepalanya.


" Hmmm akibat kelamaan bulan madu, pak Dion seperti orang linglung" kata Gio dalam hati.


" Gio apa setelah makan siang akuada pertemuan penting??"


" Ada pak bapak akan kedatangan calon sekretaris baru"


" Apa??? sekretaris baru??"


" Iya mungkin sebentar lagi akan datang"


" Gio apa kamu sudah tidak waras aku tidak menginginkan sekretaris baru!!"


" Tapi pak .." belum selesai berbicara pintu ruangan Dion tiba tiba saja diketuk.


" Selamat siang pak??" kata Wanita itu dengan sopan,,mata Dion seketika membelak melihat wanita cantik dihapannya.

__ADS_1


*****Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian.Yang udah like,komen dan vote author terimakasih banyak ya beb..😁😁😁😁😁😁


See u to the next chapter*****


__ADS_2